KABARIKA.ID, JAKARTA — Pupuk kandang merupakan salah satu jenis pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan, seperti sapi, kambing, ayam, atau kerbau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pupuk ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah karena mengandung unsur hara alami yang dibutuhkan tanaman.

Manfaat Pupuk Kandang

Pupuk kandang memiliki berbagai manfaat, di antaranya:
– Menyuburkan tanah secara alami
– Meningkatkan struktur tanah
– Menambah kandungan mikroorganisme baik
– Ramah lingkungan dan aman untuk tanaman

Bahan yang Dibutuhkan

Untuk membuat pupuk kandang, siapkan bahan berikut:

– Kotoran hewan (sapi, kambing, atau ayam)
– Jerami atau sekam padi
– Air secukupnya
– Aktivator (opsional, seperti EM4 untuk mempercepat fermentasi)

Langkah-langkah Pembuatan

– Kumpulkan Kotoran Hewan
– Ambil kotoran hewan yang masih segar, lalu pisahkan dari benda asing seperti plastik atau batu.
– Campur dengan Bahan Tambahan
– Campurkan kotoran dengan jerami atau sekam padi. Perbandingan ideal sekitar 3:1 (kotoran : bahan kering).
– Tambahkan Air
– Siram campuran dengan air hingga lembap, tetapi tidak terlalu basah.

Proses Fermentasi

Tumpuk bahan di tempat yang teduh, lalu tutup dengan terpal. Jika menggunakan aktivator, larutkan terlebih dahulu dengan air lalu siramkan ke campuran.

Pembalikan Rutin

Balik tumpukan setiap 5–7 hari agar proses fermentasi merata dan tidak berbau menyengat.
Pematangan

Setelah 3–4 minggu, pupuk akan matang. Ciri-cirinya berwarna cokelat kehitaman, tidak berbau, dan teksturnya remah.

Tips Agar Pupuk Berkualitas

– Gunakan kotoran hewan yang sehat
– Jangan terlalu basah agar tidak membusuk
– Simpan di tempat yang tidak terkena hujan langsung
– Pastikan pupuk sudah matang sebelum digunakan

Membuat pupuk kandang sendiri adalah langkah sederhana namun sangat bermanfaat untuk pertanian berkelanjutan. Selain menghemat biaya, cara ini juga membantu menjaga lingkungan tetap sehat. (*)