KABARIKA.ID, MAKASSAR — Minat menghafal Al-Qur’an di kalangan Generasi Z maupun Generasi Alpha terus tumbuh, seiring dengan tuntutan pengetahuan keislaman dan keinginan untuk mendalami isi dan kandungan Al-Qur’an.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna menyediakan wadah yang tepat dengan suasana belajar yang nyaman bagi calon penghafal Al-Qur’an, Andi Amran Sulaiman Foundation (AAS Foundation) meneken perjanjian kerja sama dengan Yayasan Institut Quantum Akhyar tentang Program Pembentukan Penghafal Al-Qur’an.

Implementasi dari kerja sama ini, AAS Foundation bertindak sebagai penyedia calon penghafal Al-Qu’ran yang selanjutnya dididik, dibimbing, dan dibina oleh Yayasan Institut Quantum Akhyar melalui At-Taisir Learning Center (ALC).

AAS Foundation adalah sebuah Yayasan yang bergerak di bidang sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan dan keagamaan.

Sedangkan ALC adalah pusat bimbingan dan kajian Islam yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dan petunjuk dalam menjalani kehidupan serta penerapan nilai-nilainya dalam aktivitas sehari-hari, melalui program membaca, mengkaji, menghafal, dan memahami Al-Qur’an dengan cara yang mudah, cepat, dan solutif.

ALC akan memberikan bimbingan dan pendampingan khusus kepada para peserta agar memperoleh percepatan hafalan, peningkatan kualitas hafalan, dan istiqamah dengan kebiasaan yang telah dibangun selama masa program, sehingga menjadi generasi muslim yang berakhlakul karimah.

Peserta program per kelompok (batch) sebanyak 30 orang dengan lama pendidikan 40 hari.

Para peserta dikarantina selama program berlangsung. Target program adalah setiap peserta atau santri dapat menghafal Al-Qur’an 30 juz selama karantina.

Rumah karantinanya berada di Jatiluhur, Bekasi, Jawa Barat.

Para peserta akan dibimbing oleh musyrif sebanyak 5 orang, ditambah satu orang sebagai supervisor program. Sedangkan petugas karantina berjumlah dua orang.

Untuk mendaftar silakan klik link pendaftaran di sini:

Selama program ini berlangsung para peserta tidak dikenakan biaya apapun. (rus)