KABARIKA.ID, MAKASSAR — Hari Internasional untuk Mengakhiri Fistula Obstetri diperingati setiap tahun pada 23 Mei.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hari peringatan ini merupakan hari libur internasional untuk mengumpulkan dukungan dan menyebarkan kesadaran tentang fistula obstetrik, cedera terkait persalinan yang sebagian besar memengaruhi wanita di wilayah ekonomi miskin.
Secara medis, fistula obstetrik digambarkan sebagai lubang di jalan lahir yang terjadi akibat persalinan yang lama tanpa intervensi medis dan faktor lain selama persalinan.
Menurut Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA), fistula obstetri adalah salah satu cedera paling parah dan tragis yang dapat terjadi selama persalinan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pertama kali memperingati hari libur ini pada tahun 2013.
Sejarah Hari Internasional untuk Mengakhiri Fistula Obstetri
Sejarah Hari Internasional untuk Mengakhiri Fistula Obstetri dapat ditelusuri hingga tahun 2003 ketika UNFPA meluncurkan ‘Kampanye untuk Mengakhiri Fistula.’
Pada tahun 2013, Perserikatan Bangsa-Bangsa mulai memperingati Hari Internasional untuk Mengakhiri Fistula Obstetri, menjadikannya sebagai kampanye tahunan.
Fistula obstetri adalah cedera terkait persalinan yang memengaruhi wanita, terutama mereka yang tinggal di daerah ekonomi miskin. Fistula obstetri disebabkan oleh persalinan yang terhambat, sehingga membuat lubang di jalan lahir.

Persalinan biasanya dilakukan di rumah, dengan bantuan bidan selama proses persalinan.
Baru pada 1920-an persalinan di rumah sakit menjadi lebih umum di AS. Namun, proses tersebut melibatkan metode yang dipertanyakan, seperti menggunakan forsep dan anestesi.
Dalam bukunya yang berjudul Childbirth Without Fear, yang diterbitkan pada tahun 1942, seorang dokter bernama Dr. Grantly Dick-Read menguraikan manfaat melahirkan tanpa alat atau anestesi tersebut.
Pada tahun 1970-an, tren baru mulai diperkenalkan. Para suami kini diizinkan untuk menemani istri mereka di ruang bersalin, tindakan yang sebelumnya dianggap tabu.
Selain itu, obat pereda nyeri seperti epidural semakin populer. Melahirkan di dalam air dan latihan pernapasan juga menjadi populer.
Kemudian, sekitar awal tahun 2000-an, operasi caesar menjadi alternatif untuk melahirkan normal dan mencakup sepertiga dari semua kelahiran.
Kini, melahirkan tidak lagi mengancam jiwa dan lebih aman, berkat kemajuan dalam bidang kedokteran.
Meskipun demikian, masalah seperti fistula obstetrik masih perlu ditangani dan dihilangkan melalui peningkatan kesadaran dan layanan kesehatan universal.
Lini Masa Hari Internasional untuk Mengakhiri Fistula Obstetri
Perhatian terhadap masalah persalinan sudah mulai muncul sejak 1853. Dalam perkembangannya kemudian kasus fistula obstetri menjadi perhatian global, seperti digambarakan dalam diagram berikut.

Pertanyaan yang Sering Muncul terkait Fistula Obstetri
Apa saja tiga jenis fistula obstetrik?
Menurut International Continence Society (ICS), ada lima jenis fistula:
Antara kandung kemih dan vagina, antara uretra dan vagina, antara rektum dan vagina, antara saluran ginjal dan vagina, dan antara kandung kemih dan rahim.
Di mana fistula obstetri paling umum?
Kejadian fistula obstetri yang paling umum terjadi di negara-negara miskin, seperti Afrika dan Asia.
Bagaimana cara menghentikan fistula obstetri?
Ada beberapa hal yang akan membantu menghentikan fistula obstetri di seluruh dunia, termasuk memastikan akses ke layanan kesehatan reproduksi, menghilangkan ketidakadilan berbasis gender (secara sosial dan ekonomi), mencegah pernikahan anak dan anak memiliki anak, dan mempromosikan pendidikan dan hak asasi manusia.
Lima Fakta Penting tentang Bayi
1. Tidak ada lagi air mata
Bayi tidak dapat menghasilkan air mata sampai mereka berusia dua minggu. Namun, beberapa bayi membutuhkan waktu lebih lama untuk menghasilkan air mata sungguhan.
2. Bayi tidak memiliki tempurung lutut
Bayi tidak memiliki tempurung lutut yang sebenarnya sampai mereka berusia sekitar enam bulan.
3. Bayi memiliki lebih banyak tulang dibandingkan orang dewasa
Bayi yang baru lahir memiliki 300 tulang, yang kemudian bergabung menjadi 206, sama jumlahnya yang dimiliki orang dewasa.
4. Bayi mengenali ibunya
Begitu bayi lahir, dia dapat mengenali suara dan bau ibunya.
5. Tanggal jatuh tempo
Secara statistik, hanya 5 persen bayi yang lahir pada tanggal yang seharusnya, 50 persen lahir dalam waktu seminggu dari tanggal yang seharusnya, dan 90 persen lahir dalam waktu dua minggu dari tanggal yang seharusnya.
Arti Penting Peringatan Hari Internasional untuk Mengakhiri Fistula Obstetri
1. Menciptakan kesadaran
Fistula obstetri merupakan kondisi yang belum banyak dipublikasikan. Hari Internasional untuk Mengakhiri Fistula Obstetrik adalah hari untuk meningkatkan kesadaran dan menghilangkan kesalahpahaman tentang penyebab dan dampak fistula obstetri.
2. Menumbuhkan simpati
Wanita dengan fistula obstetri sering kali distigmatisasi dan dipermalukan. Namun, kesadaran yang lebih besar kemungkinan akan menumbuhkan simpati bagi para korban.
3. Meningkatkan dukungan
Melalui hari internasional ini masyarakat diajak untuk berdonasi dan mendukung orang-orang yang menderita fistula obstetri. Dengan demikian, bantuan keuangan diberikan untuk membantu para korban mendapatkan perawatan yang tepat. (rus)
