KABARIKA.ID, MALINO — Kegiatan Kemah Bakti yang digelar oleh Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya dan Sastra Universitas Hasanuddin (IKA FIBRA Unhas) di Batu Lapisi, Malino, Gowa, selama tiga hari, Jumat-Minggu (23-25/05/2025), juga diisi dengan bakti sosial (Baksos).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan Baksos yang dilaksanakan itu menyasar masyarakat kurang beruntung alias berpenghasilan rendah.
Pembagian paket natura kepada masyarakat kurang mampu melalui Baksos tersebut menyasar dua kelompok masyarakat, dengan cara yang berbeda.
Cara pertama dengan mendatangi masyarakat calon penerima bantuan, dan cara kedua adalah dengan mengundang calon penerima paket ke lokasi perkemahan.
Warga masyarakat yang didatangi sebanyak 70 orang, mereka beralamat di RT 1 dan 2 Kampung Baru Talasa’, Lingkungan Batu Lapisi, Kalurahan Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa.
Pembagian paket natura di Lingkungan Batu Lapisi itu dilakukan oleh Ketua IKA FIBRA Unhas, A. Waris Halid, SS, MM beserta pengurus yang lainnya, Sabtu sore (24/05/2025).
Menurut Darwis, pengelola destinasi pariwisata Batu Lapisi, para penerima paket bantuan natura di alamat tersebut kebanyakan berprofesi sebagai petani.
Sedangkan kelompok masyarakat kedua yang menerima paket bantuan natura dari IKA FIBRA Unhas, berasal dari Lingkungan Mali, Kasilolo, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa.
Mereka diundang khusus ke aula Batu Lapisi sebanyak 25 orang. Mereka sempat mendengarkan sambutan Ketua IKA FIBRA Unhas sebelum pembagian paket natura tersebut.

Darwis menjelaskan, mereka yang diundang ke aula Batu Lapisi untuk menerima paket bantuan berasal dari profesi yang berbeda, yakni petani, buruh bangunan, dan tukang parkir.
Menurut A. Waris, paket bantuan natura yang dibagikan ini merupakan wujud kontribusi sosial dari para alumni FIBRA Unhas.
“Ini kan bakti sosial (Baksos) melalui Kemah Bakti IKA FIBRA Unhas, membantu masyarakat sekitar yang memang membutuhkan bantuan. Yang kita datangi ada beberapa orang yang berada pada kategori ekonomi lemah. Tujuan kita bukan hanya kemah saja, tetapi lebih pada nilai sosial untuk membantu masyarakat,” ujar A. Waris.
Harapannya,lanjut A. Waris, supaya melalui wadah IKA FIBRA ini para alumni tetap bersatu dan dapat memberikan kontribusi terhadap sesama alumni, terhadap fakultas, dan lebih-lebih kepada masyarakat. (rus)
