KABARIKA.ID, BANTEN — Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) Wilayah Banten bersama Kerukunan Keluarga Besar Soppeng (KKBS) Wilayah Banten menggelar acara bertajuk “Semarak Senam Massal Bola Raga dan Seni Budaya Masyarakat Sulsel”, Minggu pagi (23/11) di Alun-Alun Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi diaspora adal Sulawesi Selatan (Sulsel) di perantauan.

Untuk melengkapi nuansa budaya Sulsel sekaligus mengobati rasa rindu kampung halaman, kegiatan ini juga menampilkan beragam kuliner khas, pagelaran budaya daerah, hingga lomba olahraga tradisional pa’raga.

Ketua IKA Unhas Banten, Barawaja Ramli, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sengaja digagas untuk mempererat hubungan komunitas Sulsel sekaligus memperkuat kebersamaan dengan masyarakat Banten.

“Dengan tujuan menciptakan ruang kebersamaan yang meriah agar masyarakat bisa sama-sama menikmati kegiatan senam bola raga yg berasal dari Sulsel yang dikenal meriah sebagai Pa’raga (seni bola takrow),” ujar Barawaja.

Panitia pelaksana hanya menargetkan 1.000 orang peserta, namun warga perantau yang hadir melebihi target, yakni mencapai sekitar 1.500 orang.

Mewadahi antusiasme peserta tersebut, Panpel bergerak cepat menambah bola takrow termasuk kaos yang dibagi gratis ke seluruh peserta senam.

Karena besarnya minat warga asal Sulsel mengikuti kegiatan ini, panitia telah berkoordinasi untuk mengajukan kegiatan ini sebagai kandidat pemecahan rekor aktivitas olahraga tradisional oleh komunitas perantau Sulsel dengan peserta terbanyak.

Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan guna lebih mempererat persaudaraan sesama warga perantau. Kegiatan berikutnya akan dilaksanakan di wilayah Banten lainnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, memberikan apresiasi kepada IKA Unhas Wilayah Banten atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Pilar menilai kegiatan ini membuktikan kekompakan masyarakat Sulsel di Tangerang Selatan dan kontribusinya bagi kota.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kota membuka akses bagi masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas umum milik Pemkot Tangsel demi kegiatan sosial dan budaya.

Sekjen PP IKA Unhas, Prof Yusran Jusuf dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini menjadi momentum dalam memperkuat kolaborasi, antara pemerintah daerah dan masyarakat Sulsel di Tangerang Selatan.

Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari legislatif Kota Tangerang Selatan. Ketua DPRD Kota Tangsel, H. Abdul Rasyid juga hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan mendukung acara yang menampilkan kolaborasi budaya Sulsel dan Banten.

Ketua Umum KKTP H. Hasanudin Tisi Dg. Lewa mengatakan kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi keberagaman di Kota Tangerang Selatan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BPW KKSS Banten Ir. Andi Djalal Latief mengapresiasi penyelenggara yang telah membawa budaya Bugis-Makassar hadir di tengah masyarakat Banten, sekaligus memperkuat harmoni lintas daerah.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus kalau sering dilakukan oleh masyarakat dari luar daerah yang tinggal di Tangsel. Bisa saling mengenal dan mempererat persaudaraan. Selain senam bola raga, Panpel juga menampilkan tradisi angngaru dihadapkan tamu VIP (Forkopinda), Tari Paduppa, dan Ganrang Bulo,” ujar Andi Djalal. (rus)