KABARIKA.ID, JAKARTA- Sejumlah kalangan alumni muda Universitas Hasanuddin (Unhas) di wilayah Jabodetabek, khususnya anggota Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Ikafe) mengusulkan wacana dalam pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) IKAFE yang dijadwalkan tahun ini menggunakan aplikasi e-voting untuk pemilihan ketua umumnya mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap dalam Mubes Ikafe tahun ini bisa digunakan pemilihan dengan sistem e-voting agar bisa menjadi role model bagi IKA Fakultas yang lain, bahkan PP IKA Unhas sekalipun, karena lebih murah, simpel dan melibatkan partisipasi alumni lebih banyak,” kata Ady Suriadi, alumni jurusan manajemen FEB Unhas tahun 2005 dalam bincang ringan bersama alumni muda Unhas lainnya di kedai kopi bilangan Tebet, Jakarta Selatan.
Hal tersebut sangat mungkin dilakukan, lanjutnya, karena sebelumnya sistem tersebut sudah pernah diaplikasikan beberapa waktu lalu dalam kontestasi pemilihan Ketua IKA jurusan Manajemen FEB Unhas, meskipun itu dalam ruang lingkup yang lebih kecil.
Menurut putra Wajo ini, diharapkan Mubes Ikafe mendatang bisa menjadi pelopor dan role model bagi pengurus IKA Fakultas ataupun IKA Wilayah Unhas lainnya.
“Sudah saatnya para alumni Unhas meninggalkan cara-cara dan metode lama yang sudah usang dan ketinggalan jaman dalam melaksanakan proses pemilihan ketua dan pengurusnya,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ryan Saputra Alam, alumni muda Ikafe lainnya. Menurut dia, organisasi alumni harus melakukan transformasi agar tidak ketinggalan dengan menerapkan sstem manajemen kegiatan yang adaptif dengan perkembangan teknologi yang bergerak dengan cepat.
“Pengelolaan kegiatan organisasi alumni yang lebih modern selain sebuah keniscayaan juga memberikan ruang yang luas bagi partisipasi para alumni yang tersebar di berbagai wilayah di tanah air. Sehingga diharapkan menimbulkan rasa memiliki dan ada manfaat bagi mereka dalam ber-IKA,” ujar Ryan yang juga Ketua Kontingen Ikafe dalam Mubes IKA Unhas pada 1-3 Mei 2026 di Makassar. (*)
