KABARIKA.ID, MAKASSAR – Proses seleksi Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026-2030 memasuki babak baru. Panitia Pemilihan Rektor (PPR) UNHAS mencatat enam nama bakal calon yang mendaftar sebelum penutupan pendaftaran Senin (1/9/2025) pukul 16.00 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan pendaftar terakhir dinyatakan telah memenuhi semua persyaratan administrasi, meski sempat kekurangan empat berkas dari 13 berkas yang menjadi syarat pendaftar bakal calon Raktor UNHAS .

Proses pendaftaran sendiri, berlangsung sejak 11 Agustus 2025 ini akhirnya diikuti oleh enam nama yang akan bersaing memperebutkan posisi puncak di universitas terkemuka di Kawasan Timur Indonesia (KTI) tersebut.

Berikut adalah daftar lengkap keenam bakal calon rektor UNHAS beserta profil singkatnya:
• Prof. Jamaluddin Jompa: Merupakan Rektor UNHAS periode 2022–2026 (incumbent). Ia tercatat sebagai pendaftar pertama pada Senin, 11 Agustus 2025.
• Prof. Budu: Dekan Fakultas Pascasarjana Unhas. Persaingannya dengan Prof. Jamaluddin Jompa kembali terulang setelah keduanya bertarung pada Pilrek periode 2022–2026. Ia mendaftar pada Jumat, 22 Agustus 2025.
• dr. Marhaen Hardjo: Mendaftar pada Kamis, 28 Agustus 2025.
• Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad: Kepala Pusat Kajian ASEAN pada LP2M UNHAS. Mendaftar pada hari yang sama dengan dr. Marhaen Hardjo, Kamis, 28 Agustus 2025.
• Sukardi Weda: Mantan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2020-2022. Mendaftar pada Jumat, 29 Agustus 2025.
• Dr. Ir. Zulfajri Basri Hasanuddin, M.T.: Melengkapi daftar pendaftar dengan melengkapi semua berkasnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat UNHAS, Ishaq Rahman, membenarkan bahwa seluruh berkas dari keenam kandidat telah lengkap dan memenuhi syarat. “Semuanya berkasnya lengkap dan memenuhi syarat,” katanya.

Ketua PPR UNHAS, Prof. Hasanuddin Tahir, menyatakan kepuasan atas proses pendaftaran dan mengonfirmasi bahwa ada calon dari luar Unhas.

“Alhamdulillah semua sudah resmi mendaftar. Ini akan kami verifikasi ulang berkas-berkas yang masuk, termasuk sebelumnya ada yang belum lengkap, semua sudah lengkap,” sebutnya.

Seluruh bakal calon akan melalui rangkaian proses seleksi ketat. PPR akan mengumumkan secara resmi daftar final peserta yang lolos administrasi pada 4 September 2025.

Tahapan selanjutnya yang telah dipersiapkan adalah:
• Pemeriksaan Kesehatan dan NAPZA: Direncanakan digelar pada 9-10 September 2025 di Rumah Sakit Unhas.
• Tes Psikologi: Akan dilaksanakan oleh lembaga psikologi dari UGM di Makassar. Tanggal dan tempat pastinya masih dalam koordinasi akhir dengan lembaga terkait.

Tidak seperti pemilihan rektor Unhas sebelumnya, proses kali ini diwarnai oleh satu catatan, tidak ada satupun bakal calon rektor perempuan yang mendaftar. “Semua sudah kita undang, tapi memang, tidak ada satupun perempuan yang daftar,” pungkas Prof. Hasanuddin. (*)