KABARIKA.ID, MAKASSAR — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai acara penutup dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-69 Unhas, berlangsung sukses dan meriah di panggung gedung Ipteks tepi Danau Unhas Kampus Tamalanrea Makassar, Ahad siang (14/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam acara tersebut, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa yang didampingi nyonya, beserta para Wakil Rektor (Warek), yakni Warek Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Muhammad Ruslin; Warek Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan, Prof. Subehan; Warek Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni, dan Sistem Informasi, Prof. Farida Patittingi, dan Warek Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis, Prof. Adi Maulana.

Dari unsur IKA Unhas, hadir antara lain Direktur Eksekurit (Direks) PP IKA Unhas, Salahuddin Alam yang sekaligus penggagas Maulid Tepi Danau ini, beserta sejumlah anggota PP IKA Unhas. Ketua IKA FISIP Unhas, Dr. H. Andi Fahsar M. Padjalangi, dan Ketua IKA Kedokteran Gigi yang juga Ketua DPRD Provinsi Sulsel. Juga hadir Ketua IKA FIB/Sastra yang juga anggota DPD RI, Andi Abd. Waris Halid, SS, MM.

Maulid Tepi Danau Unhas ini berlangsung sukses dan meriah, bukan hanya karena jumlah peserta yang membludak dan melebihi kapasitas daya tampung tempat duduk di panggung Tepi Danau yang berada di samping gedung IPTEKS, tetapi juga karena ornamen seninya yang memberi nuansa lain yang tidak pernah ditemui pada peringatan Maulid lainnya.

Direktur Eksekutif PP IKA Unhas, Salahuddin Alam (kanan) bersama Direktur Hubungan Alumni Unhas, Prof. Muhammad Yusuf alias Prof Uchu, saat memberi laporan tentang kegiatan Maulid ini, Ahad siang (14/09/2025) di panggung gedung Ipteks tepi Danau Unhas Kampus Tamalanrea Makassar. Ia mengatakan bahwa setelah berdiskusi dengan Prof Uchu, muncullah ide pelaksanaan Maulid ala Pesisir yang kemudian mencoba mengadopsi tradisi Maudu’ Lompoa di Cikoang, Takalar. (Foto: Ist.)

Sebelum uraian hikmah Maulid disampaikan oleh ustad Agung Wirawan yang juga merupakan alumni FISIP Unhas, terlebih dahului disajikan pementasan seni bertajuk “Madduppa Pammase”.

Koreografer tari yang akrab dipanggil Kak Cucut ini, juga merupakan alumni Fakultas Ekonomi Unhas.

Tari “Maddupa Pammase” ini menggambarkan ketekunan petani (pallaongruma) Sulawesi Selatan bekerja tekun untuk menghasilkan bahan pangan, guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang merepresentasikan kesejahteraan dan ketahanan pangan.

Rektor Unhas menyambut gembira atas terlaksananya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang penuh keindahan ini, dalam momentum perayaan Dies Natalis ke-69 Unhas.

“Hari ini kita merayakan Maulid dalam nuasan keindahan, keindahan tarian, kaindahan tempat dan keindahan tepi danau. Tadi ada ungkapan Maulid Tepi Danau, ini pertama saya dengar. Inovasi ini luar biasa. Ide ini saya harus akui dari Petta Sala [sebutan untuk Direks PP IKA Unhas, Salahuddin Alam],” ujar Rektor Unhas dalam sambutannya.

Keindahan lainnya yang mendukung penamaan Maulid Tepi Danau ini, adalah hadirnya 33 rakit bambu hias di sepajang tepi danau tempat kegiatan ini berlangsung.

Tari “Madduppa Pammase” yang turut memberi spektrum keidahan seni pada pelaksanaan Maulid Tepi Danau, Ahad siang (14/09/2025) di panggung gedung Ipteks tepi Danau Unhas Kampus Tamalanrea Makassar. (Foto: M. Ruslan/kabarika)

Sepekan sebelum acara puncak peringatan Maulid ini terlaksana, rakit-rakit bambu yang telah ada di tepi Danau Unhas itu telah dihias dengan kain warna warni, yang mengingatkan kita akan tradisi dan semangat Maudu’ Lompoa di Cikoang, Takalar.

Kain berwarna-warni yang terpasang di tiang rakit-rakit itu, tidak hanya mendatangkan nuasan keindahan tetapi juga memadukan nilai spiritual.

Sebab, di setiap rakit ada tiga bendera Asmaul Husna (Nama-nama Allah yang indah) yang terpasang (berwarna putih).

Dengan demikian ada 99 Asmaul Husna berkibar di tepi Danau, seolah memberi payung kebekahan dari langit untuk kegiatan Maulid ini dan seluruh rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-69 Unhas yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Pengalam Rektor Unhas Naik Rakit Bambu

Setelah rangkaian acara peringatan Maulid ditutup, dilanjutkan dengan naik rakit bambu mengitari Danau Unhas. Kegiatan ini untuk membuktikan bahwa rakit bambu yang dihadirkan di Danau Unhas untuk meramaikan momen peringatan Maulid, bukan sekadar hiasan dan pajangan semata.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa yang didampingi oleh Warek Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan, Prof. Subehan; Warek Bidang SDM, Alumni, dan Sistem informasi, Prof Farida Patittingi, dan Dekan Farmasi, Abdul Rahim, S.Si, M.Si, Ph.D. Apt. Juga ikut Pemred kabarika.id, Suwardi Tahir, M.Kom (baju putih, pegang HP) dan Ketua IKA FISIP Unhas, Dr. H. Andi Fahsar M. Padjalangi, berlayar mengitari Danau Unhas sembari menikmati keindahan Danau Unhas sekaligus merasakan sensasi naik rakit bambu. (Foto: M. Ruslan/kabarika)

Di atas satu rakit, ada Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa yang didampingi oleh Warek Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan, Prof. Subehan; Warek Bidang SDM, Alumni, dan Sistem informasi, Prof Farida Patittingi, dan Dekan Farmasi, Abdul Rahim, S.Si, M.Si, Ph.D. Apt. Juga ikut Pemred kabarika.id, Suwardi Tahir, M.Kom (baju putih, pegang HP).

Setelah kembali ke darat usai menjajal rakit bambu, Rektor Unhas mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan Danau Unhas.

Mengenai pengalamannya naik rakit bambu untuk pertama kalinya di Danau Unhas, Prof JJ (sapaan akrab Rektor Unhas) mengaku tak mampu mengungkapkannya dengan kata-kata.

“Tidak semua yang indah harus diungkapkan dengan-kata,” ucapnya. (rus)