KABARIKA.ID MAKASSAR – Pengalaman panjang Universitas Hasanuddin (UNHAS) dalam mengarungi dinamika sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) menjadi hal yang berharga bagi Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan studi tiru, Unhas secara terbuka membagikan strategi, instrumen hukum, hingga tantangan yang dihadapi untuk memacu percepatan tata kelola yang lebih baik di Unesa.

UNHAS melalui Biro Hukum dan Kelembagaan menerima kunjungan kerja studi tiru dari tim Direktorat Hukum, Ketatalaksanaan, dan Reformasi Birokrasi Unesa.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat A, Lantai 4 Gedung Rektorat UNHAS, Kampus Tamalanrea, Makassar, Jumat (3/10/2025).

Pertemuan dipimpin oleh Sekretaris Universitas Hasanuddin, Prof. Sumbangan Baja. Dalam sambutannya, ia dengan jujur menegaskan bahwa perjalanan Unhas sebagai PTNBH bukanlah hal yang mudah dan penuh tantangan.

“Dalam perjalanan sebagai PTNBH, banyak instrumen hukum yang harus kita siapkan untuk mendukung tata kelola yang transparan, akuntabel, sekaligus adaptif terhadap perubahan. Proses ini terus berkembang, dan hingga saat ini Unhas masih berupaya melengkapi berbagai instrumen penting agar dapat diterapkan secara menyeluruh di semua lini. Hal ini menjadi komitmen kami agar tata kelola PTNBH semakin solid dan berkesinambungan,” urai Prof. Sumbangan.

Rombongan dari Unesa dipimpin oleh Direktur Hukum, Ketatalaksanaan, dan Reformasi Birokrasi, Dr. Sulaksono. Ia menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk menggali pengalaman langsung dari Unhas yang telah memiliki rekam jejak panjang lebih dari 10 tahun.

“Produk hukum yang dimiliki Unhas sudah teruji dan terbukti efektif dalam mendukung tata kelola universitas. Kami berharap bisa menjadikannya sebagai rujukan, khususnya dalam penyusunan peraturan rektor yang berkaitan dengan hierarki hukum di Unesa. Dengan demikian, proses transisi menuju tata kelola yang lebih baik dapat berjalan terarah,” ujar Dr. Sulaksono.

Diskusi kemudian berfokus pada topik-topik strategis yang krusial dalam tata kelola PTNBH, seperti Kebijakan dan Disiplin Pegawai Non ASN serta mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa.

Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan unit strategis UNHAS yang terkait, menandakan keseriusan dalam berbagi pengetahuan secara komprehensif.