KABARIKA.ID, MAKASSAR – Dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D., resmi mendaftar sebagai bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode 2026-2030.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dokumen visi misi yang diajukan mengusung tema besar “Unhas Unggul, Mendunia dan Berdampak Nyata”, dilengkapi dengan peta jalan (roadmap) strategis yang detail untuk membawa Unhas menuju peringkat universitas kelas dunia (World Class University/WCU).
Kertas kerja setebal 24 halaman itu memaparkan rencana transformatif yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada kesejahteraan civitas akademika, tata kelola yang modern, dan dampak nyata bagi masyarakat.
Dr. Marhaen merancang strategi pembangunan Unhas ke depan berdasarkan lima pilar utama:
1. Pilar Akademik: Modernisasi kurikulum dan internasionalisasi program studi.
2. Pilar Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat: Penguatan riset unggulan transdisipliner untuk menjawab tantangan global.
3. Pilar Tata Kelola dan Digitalisasi: Implementasi sistem tata kelola berbasis data yang transparan dan akuntabel.
4. Pilar Kemitraan Strategis: Perluasan jejaring kolaborasi nasional dan internasional.
5. Pilar Kesejahteraan Sivitas Akademika: Peningkatan kesejahteraan dosen, tendik, dan mahasiswa sebagai fondasi produktivitas.
Yang menonjol dari proposal ini adalah pendekatannya yang partisipatif. Dr. Marhaen menyajikan analisis dan solusi pemecahan masalah yang dirancang berdasarkan penjaringan aspirasi dari lima zona fakultas di Unhas:
* Zona A (Pascasarjana, MIPA, Vokasi): Fokus pada penguatan publikasi internasional (Q1/Q2), percepatan menuju WCU untuk vokasi, dan efisiensi tata kelola fakultas.
* Zona B (Pertanian, Kelautan, Kehutanan): Mengusung strategi “Kampus Berdampak” dengan hilirisasi riset, kemandirian keuangan melalui eco-eduwisata, dan penguatan agroforestri.
* Zona C (Kedokteran dan Kesehatan): Berkomitmen mengoptimalkan layanan RSGM dan FKG, serta mereformasi tata kelola keuangan yang transparan.
* Zona D (Ekonomi, Hukum, Sosial Humaniora): Mengusulkan formulasi “Visi Unhas 2045”, pendirian Pusat Kajian Pasifik, dan revitalisasi KKN Kebangsaan.
* Zona E (Teknik): Menekankan konsistensi green campus, penjenjangan karir tenaga laboran, dan dukungan dana perawatan infrastruktur.
Untuk mewujudkan visinya, Dr. Marhaen menyusun roadmap pelaksanaan yang jelas selama empat tahun:
* Tahun 2026: Konsolidasi strategi dan penguatan jejaring.
* Tahun 2027: Implementasi program prioritas dan peningkatan kompetensi SDM.
* Tahun 2028: Penguatan reputasi melalui riset unggul dan publikasi internasional.
* Tahun 2029: Internasionalisasi Unhas dan peningkatan kesejahteraan menyeluruh.
Target yang dicanangkan pun terukur, seperti penurunan angka DO (Drop Out) hingga 0% karena faktor ekonomi, peningkatan publikasi Q1/Q2 sebesar ≥25% per tahun, dan peningkatan daya saing global sesuai indikator QS World University Rankings.
Tidak kalah penting, kertas kerja ini menegaskan komitmen untuk memperkuat Zona Integritas (ZI) dan Zona Reformasi Birokrasi (ZRB) di lingkungan Unhas.
Hal ini akan diwujudkan melalui tata kelola yang transparan, prosedur layanan yang efisien, dan pembangunan budaya antikorupsi.
Dengan visi yang komprehensif, solusi yang berbasis aspirasi, dan peta jalan yang terstruktur, Dr. Marhaen Hardjo menawarkan diri untuk memimpin transformasi Unhas menuju universitas yang tidak hanya unggul dan mendunia, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa. (*)
