KABARIKA.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (UNHAS) bersiap memasuki babak baru dengan visi transformatif menuju Sociopreneurship University yang berkarakter, berdampak, dan bereputasi internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed., bakal calon rektor Unhas periode 2026–2030, mengusung lima pilar strategi pengembangan yang dirancang menjawab tantangan global di era Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA).
Visi Kerja Utama (VKU) yang diusung adalah “Menjadikan Unhas sebagai Sociopreneurship University yang Berkarakter, Berdampak, dan Mengglobal”.
Visi ini disusun dengan memperhatikan RPJM Nasional 2025–2029, Renstra Dikti, status Unhas sebagai PTNBH, serta Rencana Pembangunan Unhas 2030.
Berikut adalah lima program kerja utama yang akan dijalankan:
1. UNHAS BERKARAKTER
– Penguatan lima pilar kemahasiswaan.
– Revitalisasi kurikulum dengan penekanan pada pendidikan karakter dan nilai kebangsaan.
– Pengembangan *hard skill* dan *soft skill* mahasiswa.
2. UNHAS BERDAMPAK
– Pengembangan laboratorium riset modern untuk meningkatkan publikasi ilmiah.
– Kerjasama riset internasional berbasis isu sosial-budaya.
– Penguatan *Publication Management Center* (PMC) dan integritas riset.
– Program hibah *non-competitive* bagi peneliti unggul.
3. UNHAS MENGGLOBAL
– Ekspansi kerjasama internasional melalui student-faculty exchange, sabbatical course joint research, dan joint degree.
– Peningkatan daya saing akademik dan jejaring global.
4. UNHAS BERWIRAUSAHA
– Menciptakan bisnis baru dan merevitalisasi unit usaha yang ada (seperti RS Unhas, Hotel Unhas).
– Kemitraan dengan industri dan masyarakat untuk hilirisasi hasil riset.
– Peningkatan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan.
5. UNHAS MENATA
– Penerapan Good University Governance
(GUG).
– Pemekaran fakultas dan transformasi digital melalui Integrated Operation Center.
– Penataan fisik dan non-fisik kampus, termasuk konsep Green Metric University.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Unhas tidak hanya berorientasi pada kemajuan internal, tetapi juga siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa di tengah arus globalisasi. (*)
