KABARIKA.ID, MAKASSAR – Prof. Jamaluddin Jompa (JJ), bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026-2030, yang merupakan rektor petahana, memaparkan sejumlah capaian signifikan dan rencana strategisnya untuk memajukan kampus tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemaparannya menitikberatkan pada penguatan reputasi global, transformasi digital, kesejahteraan sivitas akademika, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam visinya, UNHAS ditargetkan menjadi “Pusat unggulan dalam pengembangan insani, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya berbasis Benua Maritim Indonesia (BMI)”.
Untuk jangka menengah 2025-2029, UNHAS bervisi menjadi perguruan tinggi yang “mandiri dan modern berbasis Benua Maritim Indonesia”.
Prof. JJ menegaskan bahwa fondasi menuju visi tersebut telah kuat dibangun. Beberapa pencapaian yang ditonjolkan antara lain:
1. Peningkatan Reputasi Global: Peringkat UNHAS terus meroket dalam berbagai pemeringkatan internasional seperti QS World University Rankings (peringkat 12 Nasional, top 1000 dunia) dan Times Higher Education. Pencapaian tertinggi diraih pada THE Impact Rankings 2025 untuk SDG 14 (Life Below Water) di peringkat 52 dunia.
2. Kinerja Unggul Nasional: UNHAS konsisten berada di peringkat 3 terbaik nasional dalam liga IKU Kementerian Pendidikan, serta meraih peringkat 1 dalam pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025.
3. Transformasi Digital: Infrastruktur digital kampus mengalami lompatan signifikan, dengan peningkatan bandwidth dari 2,3 Gb (2022) menjadi 9 Gb (2025), serta implementasi berbagai sistem terintegrasi seperti e-Office, SKPI digital, dan sistem manajemen pendidikan terbaru.
4. Kesejahteraan Dosen & Tenaga Kependidikan (Tendik): Terjadi peningkatan insentif hingga 53% dan konversi status bagi 139 NPTI menjadi NPT, dengan 545 orang lagi dalam proses. Layanan kesehatan gratis juga diberikan kepada seluruh dosen, tendik, dan pasangannya.
5. Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel: UNHAS berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 15 kali berturut-turut, membuktikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.
Memandang ke depan, Prof. JJ merancang delapan pilar utama kinerja yang akan ditingkatkan:
1. Pendidikan Berkarakter dan Berdaya Saing Global: Memperkuat kurikulum K-23 dan K-24, mengembangkan work integrated learning, membangun ekosistem pembelajaran berbasis Kecerdasan Artifisial (AI), dan memperbanyak program double/joint degree dengan universitas top dunia.
2. Riset dan Inovasi Bereputasi Internasional: Mengembangkan Thematic Research Group (TRG), memperkuat Pusat Unggulan Iptek (PUI), dan memperluas jejaring riset kolaboratif internasional.
3. Kampus Berdampak bagi Masyarakat: Mendirikan Science Techno Park (STP), mengembangkan ekosistem startup, serta mendampingi desa binaan menuju _one village one product_ (OVOP) untuk kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.
4. SDM Unggul dan Berjejaring: Meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan dosen & tendik, menyederhanakan administrasi kenaikan pangkat, serta mendukung dosen muda untuk menyelesaikan studi S3.
5. Infrastruktur Modern dan Ramah Lingkungan: Mengembangkan konsep multi-kampus dan memperkuat sarana prasarana pendidikan serta akses internet berkualitas tinggi.
6. Reputasi di Panggung Global: Meningkatkan jumlah mahasiswa dan dosen asing, akreditasi internasional, serta partisipasi dalam event-event bergengsi dunia.
7. Kemandirian Keuangan: Mengoptimalkan Badan Usaha Milik UNHAS (BUMU) seperti PT Hadin Metavisi Akademika, BPR UNHAS, dan PT Inomar, serta mengembangkan dana abadi/wakaf.
8. Tata Kelola Modern dan Akuntabel: Melanjutkan digitalisasi tata kelola, memperkuat pengawasan internal, dan memelihara sinergi harmonis antara Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, dan Rektorat.
Pemaparan ini juga menyoroti karya nyata UNHAS, seperti peluncuran UNHAS Explorer I & II kapal riset dan patroli maritim pertama milik kampus serta Drone Pertanian dan Engi-Move dari Fakultas Teknik.
Inovasi ini menjadi simbol komitmen UNHAS sebagai pelopor teknologi terapan yang berdampak langsung bagi industri dan bangsa.
Dengan fondasi yang kuat dan peta jalan yang jelas, Prof. Jamaluddin Jompa optimis dapat membawa UNHAS mencapai tahap kemandirian dan kemodernan yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat kontribusinya bagi pembangunan nasional, khususnya dalam menguasai dan memanfaatkan potensi Benua Maritim Indonesia. (*)
