KABARIKA.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (UNHAS) mengawali babak baru tata kelola dan kepemimpinan dengan melantik 47 pejabat baru dari berbagai level, Senin (9/2/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam upacara khidmat di Gedung Rektorat, Rektor Prof. Jamaluddin Jompa (Prof JJ) menekankan bahwa setiap jabatan adalah amanah, bukan hadiah, yang harus dipertanggungjawabkan dengan integritas tinggi.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi akademik melalui pengukuhan 23 guru besar dan penyambutan kembali 10 dosen bergelar doktor.
Sebagai strategi percepatan menuju universitas kelas dunia, Universitas Hasanuddin (UNHAS) secara resmi melakukan transformasi kepemimpinan dan penguatan kapasitas akademik melalui Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan, Senin (9/2/2026).
Acara yang berlangsung pukul 14.00 Wita di Gedung Rektorat Kampus Tamalanrea ini dipimpin langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, dan dihadiri pimpinan universitas serta keluarga para pejabat.
Dalam sambutannya, Prof JJ menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pejabat lama atas dedikasi dan capaiannya. Ia menegaskan, pelantikan ini adalah proses pergantian peran, bukan sekadar jabatan, dalam satu kesatuan tujuan memajukan UNHAS.
“Kita tetap satu kesatuan. Apa yang telah berjalan baik harus dilanjutkan, dan yang belum optimal harus kita perbaiki bersama. Alih pengetahuan dari pejabat senior kepada yang baru adalah kunci keberlanjutan kepemimpinan kita,” tegas Prof JJ.
Pesan integritas menjadi inti dari amanat rektor. Prof JJ mengingatkan bahwa sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas adalah komitmen moral yang tak boleh dilanggar.
“Jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara profesional dan berintegritas. Di pundak Bapak/Ibu, ada nama baik dan masa depan UNHAS,” ucap Prof JJ mengingatkan para pejabat baru.
Ditegaskannya, posisi UNHAS yang semakin diperhitungkan di tingkat nasional dan global menuntut semua elemen, terutama para pemimpin, untuk terus bergerak maju tanpa berpuas diri.
Selain pelantikan pejabat, acara ini juga menjadi momen penting penguatan akademik. Sebanyak 23 dosen secara resmi dikukuhkan dalam Surat Keputusan Jabatan Profesor (Guru Besar).
Prof JJ berpesan, gelar profesor adalah awal dari tanggung jawab akademik yang lebih besar untuk memajukan ilmu pengetahuan.
Sementara itu, 10 dosen yang telah menyelesaikan Program Doktor (S3) juga disambut kembali secara resmi. Kehadiran mereka diharapkan menjadi motor penggerak baru dalam meningkatkan kapasitas riset dan akademik Unhas.
Dengan struktur kepemimpinan baru yang diperkuat oleh puluhan guru besar dan doktor, UNHAS menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi, menjaga kualitas, dan memperkuat daya saing di kancah global.
Langkah ini sekaligus menunjukkan kesiapan institusi dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa depan. (*)
