<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Olahraga Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/kategori/olahraga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/kategori/olahraga/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Oct 2026 06:42:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Olahraga Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/kategori/olahraga/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Adu Penalti Dramatis, Indonesia Tumbangkan Thailand 4-2 dan Juara ASEAN Cup 2026</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/10/06/adu-penalti-dramatis-indonesia-tumbangkan-thailand-4-2-dan-juara-asean-cup-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 06:42:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[#juara]]></category>
		<category><![CDATA[#Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Adu Penalti Dramatis]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN Cup 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=58695</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Sejarah tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam, 5 Oktober 2026. Tim Nasional Indonesia berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 edisi perdana setelah menumbangkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2. Pertandingan berlangsung sengit dan dramatis hingga 120 menit. Kedua tim menunjukkan permainan penuh determinasi dan harus [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/10/06/adu-penalti-dramatis-indonesia-tumbangkan-thailand-4-2-dan-juara-asean-cup-2026/">Adu Penalti Dramatis, Indonesia Tumbangkan Thailand 4-2 dan Juara ASEAN Cup 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Sejarah tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam, 5 Oktober 2026.</p>
<p>Tim Nasional Indonesia berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 edisi perdana setelah menumbangkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2.</p>
<p>Pertandingan berlangsung sengit dan dramatis hingga 120 menit. Kedua tim menunjukkan permainan penuh determinasi dan harus mengakhiri waktu normal serta babak tambahan dengan skor imbang 2-2.</p>
<p>Indonesia lebih dulu membuka keunggulan melalui tendangan bebas Dean James pada menit ke-84.</p>
<p>Thailand kemudian mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-87 melalui Ikhlas Saron. Memasuki babak tambahan, Thailand berbalik unggul 2-1 melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-110.<br />
Namun, Garuda tidak menyerah. Elkan Baggott tampil sebagai penyelamat setelah mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-116. Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui drama adu penalti.</p>
<p>Empat eksekutor Indonesia tampil sempurna. Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugasnya dengan baik dari titik putih.</p>
<p>Kiper Emil Audero Mulyadi kemudian menjadi pahlawan Indonesia setelah berhasil menggagalkan tendangan penalti terakhir Thailand yang dieksekusi Nattapon Satriya.</p>
<p>Sementara satu penendang Thailand lainnya, Serah Yooyen, gagal setelah tendangannya membentur mistar gawang.</p>
<p>Kemenangan tersebut mengantarkan Indonesia meraih gelar juara ASEAN Cup 2026 sekaligus mengakhiri penantian panjang 35 tahun tanpa gelar bagi Timnas senior, sejak SEA Games 1991. Indonesia juara. Garuda terbang tinggi.(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/10/06/adu-penalti-dramatis-indonesia-tumbangkan-thailand-4-2-dan-juara-asean-cup-2026/">Adu Penalti Dramatis, Indonesia Tumbangkan Thailand 4-2 dan Juara ASEAN Cup 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sayu Bella Sukma Dewi Raih Perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/09/24/sayu-bella-sukma-dewi-raih-perunggu-asian-games-aichi-nagoya-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 12:05:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[Sayu Bella Sukma Dewi]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda gunung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=58201</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA — Pembalap sepeda gunung putri Indonesia, Sayu Bella Sukma Dewi, berhasil meraih medali perunggu pada nomor cross-country putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sayu Bella merebut posisi ketiga dalam perlombaan yang digelar Kamis. Ia menyelesaikan balapan dengan catatan waktu sekitar 1 jam 28 menit. Medali emas diraih pembalap China, Xhifan Wu. Ia finis sebagai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/24/sayu-bella-sukma-dewi-raih-perunggu-asian-games-aichi-nagoya-2026/">Sayu Bella Sukma Dewi Raih Perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA —</strong> Pembalap sepeda gunung putri Indonesia, Sayu Bella Sukma Dewi, berhasil meraih medali perunggu pada nomor cross-country putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026.</p>
<p>Sayu Bella merebut posisi ketiga dalam perlombaan yang digelar Kamis. Ia menyelesaikan balapan dengan catatan waktu sekitar 1 jam 28 menit.</p>
<p>Medali emas diraih pembalap China, Xhifan Wu. Ia finis sebagai yang tercepat dengan keunggulan 1 menit 46 detik atas Sayu Bella.</p>
<p>Sementara itu, pembalap China lainnya, Zhenglan Liang, menempati posisi kedua dengan catatan waktu 1 jam 27 menit 05 detik.</p>
<p>Sayu Bella sebenarnya menunjukkan performa menjanjikan sejak awal perlombaan. Pembalap Indonesia tersebut langsung tampil agresif dan sempat berada di posisi terdepan pada putaran pertama.</p>
<p>Ia bahkan tercatat menempati posisi pertama di tiga titik waktu sebelum menyelesaikan putaran pembuka.</p>
<p>Sayu Bella kemudian menuntaskan putaran pertama dengan catatan waktu 12 menit 57 detik.</p>
<p>Persaingan semakin ketat pada putaran-putaran berikutnya. Sayu Bella harus beradu cepat dengan para pembalap papan atas Asia hingga akhirnya mampu mempertahankan posisinya di tiga besar.</p>
<p>Hasil tersebut memastikan Indonesia membawa pulang medali perunggu dari nomor cross-country putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026.</p>
<p>Bagi Sayu Bella Sukma Dewi, medali ini menjadi tambahan prestasi penting di ajang olahraga multi-event terbesar di Asia. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/24/sayu-bella-sukma-dewi-raih-perunggu-asian-games-aichi-nagoya-2026/">Sayu Bella Sukma Dewi Raih Perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur! Taklukkan Sidrap Lewat Drama Adu Penalti</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/09/21/bone-beramal-fc-juara-piala-gubernur-taklukkan-sidrap-lewat-drama-adu-penalti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 11:14:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[bone]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Gubernur Sulsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=58031</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, BONE — Bone BerAmal FC keluar sebagai juara Piala Gubernur setelah melewati laga final dramatis menghadapi Sidrap, Senin 21 September 2026. Bermain di Stadion Gelora Bj Habibie, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal. Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif dan saling jual beli serangan. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/21/bone-beramal-fc-juara-piala-gubernur-taklukkan-sidrap-lewat-drama-adu-penalti/">Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur! Taklukkan Sidrap Lewat Drama Adu Penalti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, BONE —</strong> Bone BerAmal FC keluar sebagai juara Piala Gubernur setelah melewati laga final dramatis menghadapi Sidrap, Senin 21 September 2026.</p>
<p>Bermain di Stadion Gelora Bj Habibie, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal.</p>
<p>Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif dan saling jual beli serangan. Bone BerAmal FC menunjukkan permainan impresif meski harus menjalani pertandingan dengan 10 pemain.</p>
<p>Kondisi tersebut tidak membuat skuad Bone kehilangan semangat. Para pemain justru mampu menjaga konsentrasi hingga peluit panjang berbunyi dengan skor tetap 1-1.</p>
<p>Drama kemudian berlanjut ke babak adu penalti. Dalam situasi penuh tekanan tersebut, Bone BerAmal FC mampu tampil lebih tenang dan memastikan kemenangan atas Sidrap.</p>
<p>Salah satu sosok penting dalam keberhasilan Bone BerAmal FC adalah penjaga gawangnya. Tampil gemilang sepanjang laga, sang kiper menjadi tembok terakhir Bone dan dinobatkan sebagai Man of the Match.</p>
<p>Penampilan apik sang penjaga gawang semakin terasa pada babak adu penalti. Berbagai tekanan berhasil dihadapi dengan tenang hingga membantu Bone BerAmal FC mengamankan gelar juara.</p>
<p>Gelar Piala Gubernur ini menjadi buah dari perjuangan para pemain Bone BerAmal FC yang mampu menjaga mental bertanding hingga detik terakhir, bahkan ketika harus bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap.</p>
<p>Bone BerAmal FC pun berpesta. Trofi Piala Gubernur resmi dibawa pulang ke Bone setelah melewati final penuh drama melawan Sidrap.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, Bone juara Piala Gubernur. Tentu ini menjadi kebanggan seluruh Masyarakat Bone,&#8221; ucap Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman.</p>
<p>Manajer BerAmal FC, Edy Saputra Syam juga terlihat bahagia dengan prestasi yang diraih timnya.</p>
<p>Edy juga tak kuasa menahan haru saat kemenangan Bone ditentukan lewat Adu penalti.</p>
<p>&#8220;Terima kasih semua tim telah bekerja keras, disiplin dalam bermain dan tentunya kemenangan ini menjaga kebahagian seluruh masyarakat Bone,&#8221; tutupnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/21/bone-beramal-fc-juara-piala-gubernur-taklukkan-sidrap-lewat-drama-adu-penalti/">Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur! Taklukkan Sidrap Lewat Drama Adu Penalti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2-2 di Waktu Normal, Bone Beramal FC Tumbangkan Jeneponto FC Lewat Adu Penalti</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/09/21/2-2-di-waktu-normal-bone-beramal-fc-tumbangkan-jeneponto-fc-lewat-adu-penalti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 23:52:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Adu Penalti]]></category>
		<category><![CDATA[Bone Beramal FC]]></category>
		<category><![CDATA[jeneponto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=57989</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, PAREPARE — Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, Minggu (20/9/2026), berubah menjadi lautan dukungan untuk Bone Beramal FC. Dari tribun stadion, suara yel-yel dan sorakan ribuan suporter asal Bone terus menggema. Mereka datang dari berbagai penjuru untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaan daerahnya yang menghadapi Jeneponto FC pada babak semifinal Piala Gubernur Sulawesi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/21/2-2-di-waktu-normal-bone-beramal-fc-tumbangkan-jeneponto-fc-lewat-adu-penalti/">2-2 di Waktu Normal, Bone Beramal FC Tumbangkan Jeneponto FC Lewat Adu Penalti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, PAREPARE</strong> — Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, Minggu (20/9/2026), berubah menjadi lautan dukungan untuk Bone Beramal FC.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-57991" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260921-WA0008.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260921-WA0008.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260921-WA0008-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260921-WA0008-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260921-WA0008-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260921-WA0008-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260921-WA0008-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Dari tribun stadion, suara yel-yel dan sorakan ribuan suporter asal Bone terus menggema.</p>
<p>Mereka datang dari berbagai penjuru untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaan daerahnya yang menghadapi Jeneponto FC pada babak semifinal Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026.</p>
<p>Di tengah riuhnya tribun, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman turut hadir menyaksikan perjuangan timnya. Bersama ribuan masyarakat Bone, ia menjadi saksi bagaimana Bone Beramal FC harus melewati pertandingan penuh ketegangan sebelum akhirnya memastikan tiket ke partai final.</p>
<p>Sejumlah tokoh turut hadir menyaksikan laga tersebut, di antaranya Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Parepare Tasming Hamid.</p>
<p>Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan sejumlah peluang.<br />
Dukungan dari tribun seolah menjadi energi tambahan bagi para pemain Bone Beramal FC.</p>
<p>Setiap serangan disambut sorakan, sementara setiap peluang di depan gawang membuat ribuan suporter berdiri dari tempat duduknya.</p>
<p>Pertandingan semakin menegangkan ketika kedua tim sama-sama mampu mencetak gol.</p>
<p>Bone Beramal FC mencetak dua gol melalui Safar, pemain bernomor punggung 26, dan Fahri dengan nomor punggung 10.</p>
<p>Namun, Jeneponto FC mampu memberikan perlawanan hingga kedudukan bertahan 2-2 sampai waktu normal berakhir.</p>
<p>Pemenang pun harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.<br />
Di titik inilah ketegangan semakin memuncak.</p>
<p>Penjaga gawang Bone Beramal FC, Muh. Nasrullah nomor punggung 2 yang akrab disapa Ucok, tampil gemilang. Ia berhasil menggagalkan dua tendangan pemain Jeneponto FC.<br />
Sementara itu, empat eksekutor Bone Beramal FC menjalankan tugas dengan sempurna.</p>
<p>Vebry nomor punggung 6, Rifaldi nomor 25, Romario nomor 20, dan Fahri nomor 10 sukses menceploskan bola ke gawang dari titik putih.</p>
<p>Sorak kemenangan pun pecah.<br />
Bone Beramal FC akhirnya memastikan kemenangan atas Jeneponto FC dan melaju ke partai final Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026.</p>
<p>Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman yang menyaksikan langsung pertandingan tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan Bone Beramal FC.</p>
<p>“Alhamdulillah Bone Beramal FC berhasil lolos ke final,” ujar Andi Asman.</p>
<p>Ia mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang tetap tampil maksimal hingga detik terakhir pertandingan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bone yang rela datang ke Parepare untuk memberikan dukungan langsung.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran ribuan suporter menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para pemain untuk terus berjuang hingga pertandingan berakhir.<br />
Kini, perjuangan Bone Beramal FC belum selesai.</p>
<p>Satu pertandingan lagi menanti di partai puncak. Bone Beramal FC akan menghadapi Sidrap FC pada final Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026.<br />
Setelah melewati pertarungan sengit hingga drama adu penalti di semifinal, langkah Bone Beramal FC kini menuju panggung terakhir.</p>
<p>Dan sekali lagi, suara dukungan masyarakat Bone akan menjadi bagian dari perjalanan mereka di partai final. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/21/2-2-di-waktu-normal-bone-beramal-fc-tumbangkan-jeneponto-fc-lewat-adu-penalti/">2-2 di Waktu Normal, Bone Beramal FC Tumbangkan Jeneponto FC Lewat Adu Penalti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aktif Support Kejuaraan SSB di Jabodetabek, Dany Irawan Klarifikasi Tudingan Kurang Peduli Pembinaan Sepakbola Usia Muda di Makassar</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/09/08/aktif-support-kejuaraan-ssb-di-jabodetabek-dany-irawan-klarifikasi-tudingan-kurang-peduli-pembinaan-sepakbola-usia-muda-di-makassar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 04:42:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Dany Irawan]]></category>
		<category><![CDATA[Jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[Kejuaraan SSB]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Pembinaan Sepakbola Usia Muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=57433</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Eks pemain dan legenda PSM Makassar, Dany Irawan memberikan support dan motivasi kepada puluhan pemain usia muda pada kejuaraan SSB U15 dan U17 se- Jabodetabek di arena soccer field Auri Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2026). Seluruh pemain muda dinilainya punya peluang berkembang hingga level tertinggi, termasuk menjadi pemain timnas, asalkan mereka dibina [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/08/aktif-support-kejuaraan-ssb-di-jabodetabek-dany-irawan-klarifikasi-tudingan-kurang-peduli-pembinaan-sepakbola-usia-muda-di-makassar/">Aktif Support Kejuaraan SSB di Jabodetabek, Dany Irawan Klarifikasi Tudingan Kurang Peduli Pembinaan Sepakbola Usia Muda di Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211;</strong> Eks pemain dan legenda PSM Makassar, Dany Irawan memberikan support dan motivasi kepada puluhan pemain usia muda pada kejuaraan SSB U15 dan U17 se- Jabodetabek di arena soccer field Auri Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2026).</p>
<p>Seluruh pemain muda dinilainya punya peluang berkembang hingga level tertinggi, termasuk menjadi pemain timnas, asalkan mereka dibina dengan kurikulum, metode yang tepat serta dukungan infrastruktur latihan yang memadai.</p>
<p>&#8220;Semua anak punya peluang jadi pemain timnas. Tinggal bagaimana pembinaan dilakukan dengan baik supaya perkembangan permainan mereka maksimal,&#8221; ujar Dany Irawan. Hadir pula pada kesempatan itu jurnalis senior Toro dan beberapa legenda pemain Timnas Indonesia seperti Toyo Haryanto, Yudo Hardianto, Tias Tono Taufik,Maman Suryaman, Berti Tutuarima, Patar Tambunan, Gatot Prasetyo, Yon Moeis, dan Rully Nere.</p>
<p>Menurut Dany, pembinaan usia muda tidak hanya terfokus pada kemampuan bermain sepakbola, tetapi juga pendidikan karakter dan mental yang mesti ditanamkan sejak dini.</p>
<p>&#8220;Mengapa faktor itu sangat penting dalam pembinaan usia muda karena mereka mesti diajari nilai-nilai disiplin, berani, punya tanggung jawab dan tidak mudah menyerah dan frustasi,” katanya.</p>
<p>Selain itu, dia juga mengapresiasi komitmen beberapa pengelola SSB di Jabodetabek yang berencana membangun dan membenahi fasiitas sarana sport center dan lapangan berstandar tinggi dan modern untuk pembinaan pemain muda mereka.</p>
<p>Sementara itu, atensi yang diberikan Dany Irawan kepada akvitas kejuaraan atau turnamen sepabola usia muda di Jabodetabek tersebut meninggalkan persepsi dan tudingan miring terhadap dirinya. Ia dianggap tidak lagi memiliki rasa kepedulian terhadap pembinaan anak-anak SSB di kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan.</p>
<p>“Pandangan ini yang ingin sekaligus saya luruskan. Tidak benar saya tak lagi peduli dengan pembinaan dan aktivitas sepakbola usia muda di Makassar,” ujarnya.</p>
<p>Hanya saja, lanjutnya, harus diakui sistem dan arah pembinaan usia muda di Makassar belum ditunjang ekosistem dan infrastruktur penunjang yang memadai. Selain itu frekuensi event kejuaraan ataupun turnamen kelompok umur belum semarak dan reguler seperti di Jabodetaek.</p>
<p>Olahraga sepakbola, lanjut Dany, melibatkan banyak orang dan pihak terkait yang sifatnya kompleks.</p>
<p>&#8220;Karena itu dibutuhkan kolaborasi dan penyediaan sarana pendukung yang memadai, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara anak-anak usia muda, lanjutnya, mereka harus ditempa melalui proses panjang dengan ditunjang infrastruktur lapangan latihan yang memenuhi standar.</p>
<p>&#8220;Dibanyak daerah mohon maaf termasuk Makassar masih kesulitan mencari lapangan latihan bola. Kalaupun ada kondisinya yang belummemenuhi standar, &#8221; tandasnya. ***</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/08/aktif-support-kejuaraan-ssb-di-jabodetabek-dany-irawan-klarifikasi-tudingan-kurang-peduli-pembinaan-sepakbola-usia-muda-di-makassar/">Aktif Support Kejuaraan SSB di Jabodetabek, Dany Irawan Klarifikasi Tudingan Kurang Peduli Pembinaan Sepakbola Usia Muda di Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Isi Lengkap Surat Perpisahan Lionel Messi yang Pensiun dari Timnas Argentina</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/09/06/isi-lengkap-surat-perpisahan-lionel-messi-yang-pensiun-dari-timnas-argentina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 06:20:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[#argentina]]></category>
		<category><![CDATA[legenda sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=57366</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Lionel Messi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional bersama Timnas Argentina pada usia 39 tahun. Keputusan tersebut disampaikan Messi melalui unggahan di Instagram setelah mempertimbangkan kembali masa depannya bersama Albiceleste. Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Argentina setelah tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Ia membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/06/isi-lengkap-surat-perpisahan-lionel-messi-yang-pensiun-dari-timnas-argentina/">Isi Lengkap Surat Perpisahan Lionel Messi yang Pensiun dari Timnas Argentina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA</strong> &#8212; Lionel Messi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional bersama Timnas Argentina pada usia 39 tahun. Keputusan tersebut disampaikan Messi melalui unggahan di Instagram setelah mempertimbangkan kembali masa depannya bersama Albiceleste.</p>
<p>Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Argentina setelah tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Ia membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar dan kembali mengantarkan negaranya ke final Piala Dunia 2026 sebelum kalah dari Spanyol.</p>
<p>Dalam unggahannya sebagaimana dikutip pada Minggu (6/9/2026), Messi mengungkapkan bahwa keputusan tersebut terasa sangat menyakitkan.</p>
<p>Ia juga menyebut kepergian sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal dunia pada 8 Agustus dalam usia 68 tahun, membuatnya semakin yakin dengan keputusan tersebut.</p>
<p>Messi meninggalkan Timnas Argentina sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan penampilan terbanyak. Ia mencatat 125 gol dalam 207 pertandingan dan menjadi pemain dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Amerika Selatan.</p>
<p>Messi mengaku keputusan meninggalkan Timnas Argentina bukan sesuatu yang mudah. Setelah bertahun-tahun membela negaranya, ia merasa waktunya telah tiba untuk menutup salah satu babak terpenting dalam perjalanan kariernya.</p>
<p>Berikut isi lengkap surat perpisahan Lionel Messi, yang pensiun dari timnas Argentina. Ia tulis 2 hari setelah final Piala Dunia 2026.</p>
<p>&#8220;Setelah waktu yang berlalu sejak final, setelah banyak memikirkannya, saya ingin menyampaikan kepada kalian semua bahwa saya memutuskan untuk pensiun dari Tim Nasional…</p>
<p>Ini keputusan yang berat dan masih terasa begitu dalam di hati, tetapi saya memahami bahwa inilah waktunya. Saya bersumpah, saya selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan semuanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan seluruh kemampuan saya untuk jersey ini, untuk memberi kalian kebahagiaan dan membuat kalian merasa bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola.</p>
<p>Waktu yang tersisa tinggal sedikit dan satu per satu tahapan mulai ditutup, dan ini adalah salah satu yang sangat berat bagi saya. Saya mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai kesempatan bermain untuk Tim Nasional. Saya sudah memberikan seluruh diri saya, saya tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan. Selain itu, ada anak-anak muda luar biasa yang datang dan mereka layak mendapatkan tempat.</p>
<p>Terima kasih atas seluruh kasih sayang yang kalian berikan selama 20 tahun ini. Saya akan sangat merindukan mendengar suara kalian dari dalam lapangan. Sekarang saya akan menjadi salah satu dari kalian, selalu mendukung dan menyemangati dari luar (di saat baik maupun buruk, terlebih lagi di saat buruk).</p>
<p>Terima kasih kepada keluarga saya yang selalu ada, yang menemani saya dalam perjalanan yang begitu indah tetapi juga penuh tantangan ini. Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan setim, dan para pengurus yang pernah bekerja bersama saya. Saya membawa pulang kenangan dan momen-momen yang tak akan pernah terlupakan.</p>
<p>Saya pergi dengan ketenangan dan kebanggaan karena telah memberikan, bersama rekan-rekan setim saya, momen-momen yang selama ini hanya bisa diimpikan. Sungguh gila bisa menjalani semua ini bersama kalian. Saya mencintai kalian!</p>
<p>Terima kasih Tuhan karena telah menjadikan saya seorang Argentina.</p>
<p>Vamos Argentina!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/06/isi-lengkap-surat-perpisahan-lionel-messi-yang-pensiun-dari-timnas-argentina/">Isi Lengkap Surat Perpisahan Lionel Messi yang Pensiun dari Timnas Argentina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dilantik Pimpin PERGATSI Sulsel, Hasbi Syamsu Ali Dorong Gateball Jadi Olahraga Pembentuk Karakter</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/09/06/dilantik-pimpin-pergatsi-sulsel-hasbi-syamsu-ali-dorong-gateball-jadi-olahraga-pembentuk-karakter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 00:04:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Gateball]]></category>
		<category><![CDATA[Hasbi Syamsu Ali]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[PERGATSI Sulsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=57362</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR — Hasbi Syamsu Ali resmi memimpin Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Sulawesi Selatan masa bakti 2025-2029. Hasbi bersama jajaran pengurus dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar PERGATSI masa bakti 2024-2028, Diana Kusumastuti, di Hotel Claro Makassar, Jumat (4/9/2026) malam. Diana Kusumastuti diketahui juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/06/dilantik-pimpin-pergatsi-sulsel-hasbi-syamsu-ali-dorong-gateball-jadi-olahraga-pembentuk-karakter/">Dilantik Pimpin PERGATSI Sulsel, Hasbi Syamsu Ali Dorong Gateball Jadi Olahraga Pembentuk Karakter</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR —</strong> Hasbi Syamsu Ali resmi memimpin Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Sulawesi Selatan masa bakti 2025-2029.</p>
<p>Hasbi bersama jajaran pengurus dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar PERGATSI masa bakti 2024-2028, Diana Kusumastuti, di Hotel Claro Makassar, Jumat (4/9/2026) malam.</p>
<p>Diana Kusumastuti diketahui juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-57364" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260906-WA0004-1.jpg" alt="" width="1200" height="900" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260906-WA0004-1.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260906-WA0004-1-768x576.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260906-WA0004-1-24x18.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260906-WA0004-1-36x27.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260906-WA0004-1-48x36.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IV PERGATSI Sulsel Tahun 2026.</p>
<p>Bagi Hasbi, pergantian kepengurusan bukan sekadar perubahan struktur organisasi. Momentum tersebut harus menjadi titik awal untuk memperkuat ekosistem gateball di Sulawesi Selatan secara lebih terencana dan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Prestasi tentu penting. Kita ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membawa nama Sulawesi Selatan ke tingkat nasional bahkan internasional,&#8221; kata Hasbi.</p>
<p>Namun, ia menegaskan bahwa pengembangan gateball tidak boleh berhenti pada orientasi prestasi pertandingan.</p>
<p>Menurutnya, gateball juga memiliki potensi besar sebagai medium untuk membangun karakter, memperkuat persahabatan dan kebersamaan, sekaligus mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat.</p>
<p>*Tak Sekadar Olahraga Memukul Bola*</p>
<p>Pandangan Hasbi terhadap gateball tidak berhenti pada aspek teknis permainan.</p>
<p>Ia melihat olahraga yang berasal dari Jepang tersebut memiliki filosofi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari tentang bagaimana seseorang membaca situasi, menentukan arah, mengendalikan diri dan mengambil keputusan.</p>
<p>&#8220;Gateball lahir dari kesederhanaan. Ia bukan permainan yang membutuhkan fasilitas mewah atau kekuatan fisik yang luar biasa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Hasbi, gateball pertama kali diciptakan di Jepang pada 1947. Permainan tersebut terinspirasi dari olahraga croquet dan kemudian berkembang menjadi olahraga yang dapat dimainkan lintas usia.</p>
<p>Gateball selanjutnya menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Di Tanah Air, olahraga ini mulai dikenal sekitar 1994 di Bali.</p>
<p>PERGATSI kemudian dideklarasikan pada 2011 sebagai wadah nasional olahraga gateball. Dua tahun kemudian, gateball tercatat sebagai cabang olahraga prestasi dan menjadi anggota KONI.</p>
<p>Bagi Hasbi, daya tarik gateball justru terletak pada karakter permainannya yang menggabungkan ketepatan, strategi dan pengambilan keputusan.</p>
<p>Seorang pemain tidak bisa sekadar memukul bola. Sebelum menentukan pukulan, pemain harus membaca situasi permainan, memperhitungkan posisi bola sendiri dan lawan, menentukan arah, sekaligus mengukur risiko.</p>
<p>&#8220;Yang lebih penting adalah kemampuan menentukan arah dan mengambil keputusan yang tepat,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Hasbi, satu pukulan dapat memengaruhi keseluruhan jalannya pertandingan. Kesalahan dalam menentukan arah dapat menghasilkan konsekuensi yang panjang.</p>
<p>&#8220;Setiap keputusan memiliki konsekuensi. Maka kita harus belajar tenang, berpikir sebelum bertindak, membaca keadaan dan menentukan momentum,&#8221; tuturnya.</p>
<p>*Belajar Mengendalikan Ego*</p>
<p>Filosofi tersebut, kata Hasbi, juga terlihat dalam permainan beregu. Kemenangan tidak selalu ditentukan oleh pemain yang paling menonjol. Dalam situasi tertentu, seorang pemain justru harus mengambil keputusan yang memberikan ruang bagi rekannya untuk menciptakan peluang.</p>
<p>&#8220;Kadang-kadang kita harus mengambil peran yang tidak terlihat, tetapi justru menentukan keberhasilan tim,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Karena itu, gateball menurut Hasbi juga mengajarkan pentingnya mengendalikan ego. Setiap pemain memiliki peran dan setiap keputusan harus ditempatkan dalam kepentingan tim. Kemampuan bekerja sama menjadi bagian penting dari strategi untuk mencapai kemenangan.</p>
<p>Filosofi tersebut ingin dibawa Hasbi ke dalam kepengurusan PERGATSI Sulsel. Ia berharap organisasi tidak hanya menghasilkan atlet yang mampu memenangkan pertandingan, tetapi juga membangun lingkungan olahraga yang menumbuhkan karakter, sportivitas, persahabatan dan kebersamaan.</p>
<p>*Perkuat Pembinaan dan Kompetisi*</p>
<p>Untuk mewujudkan target tersebut, Hasbi menyiapkan sejumlah agenda penguatan organisasi selama periode kepengurusannya.</p>
<p>Pembinaan atlet menjadi salah satu fokus utama. Di saat yang sama, kapasitas pelatih dan wasit juga akan diperkuat.</p>
<p>Pengembangan gateball di daerah serta peningkatan kualitas kompetisi menjadi agenda lain yang dinilai penting untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih sehat.</p>
<p>&#8220;Kita ingin organisasi ini bekerja dengan perencanaan yang jelas,&#8221; katanya.</p>
<p>Hasbi juga ingin memperluas pengenalan gateball kepada kelompok masyarakat yang lebih beragam, termasuk generasi muda.</p>
<p>Ia menilai masih ada persepsi bahwa gateball merupakan olahraga yang identik dengan kelompok usia tertentu. Persepsi tersebut menurutnya perlu diubah.</p>
<p>&#8220;Gateball jangan hanya dipersepsikan sebagai olahraga untuk kelompok usia tertentu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Hasbi, gateball dapat dimainkan anak muda maupun orang tua, laki-laki maupun perempuan.<br />
&#8220;Di situlah kekuatan gateball sebagai olahraga yang inklusif,&#8221; katanya.</p>
<p>*Dari Pengalaman Organisasi ke PERGATSI*</p>
<p>Hasbi sendiri bukan sosok baru dalam dunia organisasi olahraga maupun profesi di Sulawesi Selatan.</p>
<p>Pria kelahiran 26 November 1964, itu merupakan lulusan Teknik Sipil Universitas Hasanuddin. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di universitas yang sama pada 2012.</p>
<p>Pengalaman profesional dan organisasinya banyak bersentuhan dengan dunia konstruksi dan profesi keinsinyuran.</p>
<p>Hasbi yang saat ini menjabat Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan ini, pernah memimpin Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi Sulsel periode 2016-2020.</p>
<p>Ia juga aktif dalam sejumlah organisasi profesi dan dunia usaha, antara lain Persatuan Insinyur Indonesia Sulsel, GAPENSI, KADIN Sulawesi Selatan dan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia.</p>
<p>Di PERGATSI Sulsel, Hasbi sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua sejak 2017.</p>
<p>Pengalaman panjang tersebut kini menjadi modal untuk membawa PERGATSI Sulsel memasuki periode kepengurusan baru dengan program yang lebih terukur.</p>
<p>Ia berharap organisasi dapat berjalan tidak hanya dengan rutinitas, tetapi memiliki arah pembinaan yang jelas dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.</p>
<p>*&#8221;Tidak Harus Memukul Keras&#8221;*</p>
<p>Pada akhirnya, Hasbi melihat filosofi gateball sebagai sesuatu yang jauh lebih luas daripada permainan di atas lapangan.</p>
<p>Baginya, olahraga tersebut mengajarkan manusia untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan, membaca keadaan, menentukan arah, mengendalikan ego dan memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi.</p>
<p>&#8220;Dalam gateball, kita tidak dituntut untuk selalu memukul bola dengan keras. Kita dituntut untuk memukul dengan tepat,&#8221; ujar Hasbi.</p>
<p>Filosofi itu, menurutnya, juga relevan dalam kehidupan. Ketepatan dalam menentukan arah, kemampuan membaca situasi, keberanian mengambil keputusan dan kesediaan bekerja bersama menjadi rangkaian yang menentukan keberhasilan.</p>
<p>&#8220;Kemenangan adalah hasil dari rangkaian keputusan yang tepat,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/06/dilantik-pimpin-pergatsi-sulsel-hasbi-syamsu-ali-dorong-gateball-jadi-olahraga-pembentuk-karakter/">Dilantik Pimpin PERGATSI Sulsel, Hasbi Syamsu Ali Dorong Gateball Jadi Olahraga Pembentuk Karakter</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Pelantikan dan Rakerprov, Hasbi Syamsu Ali Ungkap Filosofi Gateball dan Arah Baru PERGATSI Sulsel</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/09/04/jelang-pelantikan-dan-rakerprov-hasbi-syamsu-ali-ungkap-filosofi-gateball-dan-arah-baru-pergatsi-sulsel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 22:17:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Gateball]]></category>
		<category><![CDATA[Hasbi Syamsu Ali]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan dan Rakerprov]]></category>
		<category><![CDATA[PERGATSI Sulsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=57269</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR — Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Sulawesi Selatan Masa Bakti 2025–2029 dijadwalkan dilantik dan dikukuhkan pada Jumat, 4 September 2026. Pelantikan tersebut akan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IV PERGATSI Sulsel Tahun 2026, yang digelar di Mahoni Hall Lantai 2, Hotel Claro Makassar, mulai pukul 18.00 WITA hingga selesai. Kepengurusan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/04/jelang-pelantikan-dan-rakerprov-hasbi-syamsu-ali-ungkap-filosofi-gateball-dan-arah-baru-pergatsi-sulsel/">Jelang Pelantikan dan Rakerprov, Hasbi Syamsu Ali Ungkap Filosofi Gateball dan Arah Baru PERGATSI Sulsel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR —</strong> Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Sulawesi Selatan Masa Bakti 2025–2029 dijadwalkan dilantik dan dikukuhkan pada Jumat, 4 September 2026.</p>
<p>Pelantikan tersebut akan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IV PERGATSI Sulsel Tahun 2026, yang digelar di Mahoni Hall Lantai 2, Hotel Claro Makassar, mulai pukul 18.00 WITA hingga selesai.</p>
<p>Kepengurusan baru tersebut dipimpin Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM sebagai Ketua Umum, bersama jajaran pengurus yang mencakup unsur organisasi, usaha dan pendanaan, perwasitan, pembinaan prestasi dan pelatihan, pengembangan daerah, perlengkapan, humas dan promosi, serta Komisi Disiplin.</p>
<p>Bagi Hasbi, pelantikan bukan semata-mata pergantian atau pengukuhan struktur organisasi. Momentum tersebut menjadi titik awal untuk membangun ekosistem gateball Sulawesi Selatan secara lebih terarah, mulai dari penguatan organisasi, pembinaan atlet, pengembangan daerah hingga peningkatan kualitas pertandingan.</p>
<p>Namun, di balik agenda organisasi tersebut, Hasbi melihat gateball memiliki nilai yang jauh lebih luas daripada sekadar olahraga.</p>
<p>*Dari Permainan Sederhana Menjadi Olahraga Dunia*</p>
<p>Menurut Hasbi, gateball memiliki sejarah yang menarik karena lahir dari situasi yang sangat sederhana.<br />
Gateball pertama kali diciptakan di Jepang pada 1947 oleh Eiji Suzuki (Kazunobu Suzuki) di Hokkaido.</p>
<p>Permainan tersebut terinspirasi dari olahraga croquet dan pada awalnya dirancang sebagai permainan sederhana bagi anak-anak pada masa sulit setelah Perang Dunia II.</p>
<p>&#8220;Gateball lahir dari kesederhanaan. Ia bukan permainan yang membutuhkan fasilitas mewah atau kekuatan fisik yang luar biasa. Justru dari keterbatasan itu lahir sebuah permainan yang mengajarkan bagaimana manusia menggunakan kecerdasan, ketepatan, kesabaran dan kerja sama,&#8221; kata Hasbi dalam keterangan tertulis kepada awak media, Kamis (3/9/2026).</p>
<p>Seiring waktu, gateball berkembang menjadi olahraga yang dapat dimainkan lintas usia dan jenis kelamin. Pada 1984, Japan Gateball Union dibentuk untuk mengembangkan dan mengatur olahraga tersebut, sementara setahun kemudian World Gateball Union (WGU) berdiri sebagai organisasi internasional. Kejuaraan Dunia Gateball pertama kemudian digelar di Hokkaido pada 1986.</p>
<p>Di Indonesia, gateball mulai dikenal sekitar 1994 di Bali, sebelum kemudian berkembang ke berbagai daerah. Pada 2011, Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) dideklarasikan dan dikukuhkan sebagai wadah nasional. Gateball kemudian tercatat sebagai cabang olahraga prestasi dan anggota KONI pada 2013.</p>
<p>*Bukan Sekadar Memukul Bola*</p>
<p>Hasbi mengatakan, salah satu hal yang membuat gateball menarik adalah filosofi yang terkandung dalam setiap gerak permainannya.<br />
Dalam gateball, pemain tidak cukup hanya memiliki kemampuan memukul bola.</p>
<p>Pemain harus mampu membaca situasi, memperhitungkan posisi bola sendiri dan lawan, menentukan arah pukulan, mengukur risiko serta memikirkan konsekuensi dari setiap keputusan.</p>
<p>&#8220;Karena itu saya melihat gateball sebagai olahraga yang sangat filosofis. Kita belajar bahwa hidup tidak selalu membutuhkan kekuatan yang besar. Yang lebih penting adalah kemampuan menentukan arah dan mengambil keputusan yang tepat,&#8221; ujar pengusaha konstruksi nasional itu.</p>
<p>Menurut Hasbi, satu pukulan yang terlihat sederhana dapat memengaruhi keseluruhan jalannya permainan.</p>
<p>&#8220;Kalau kita salah menentukan arah, konsekuensinya bisa panjang. Begitu juga dalam kehidupan dan kepemimpinan. Setiap keputusan memiliki konsekuensi. Maka kita harus belajar tenang, berpikir sebelum bertindak, membaca keadaan dan menentukan momentum,&#8221; katanya.</p>
<p>Filosofi lainnya, lanjut Hasbi, adalah kerja sama. Gateball merupakan olahraga tim. Keberhasilan seorang pemain tidak selalu berarti harus mencetak poin sendiri. Dalam situasi tertentu, pemain justru harus mengambil keputusan yang membuka peluang bagi anggota tim lainnya.</p>
<p>&#8220;Di sinilah kita belajar bahwa kemenangan tidak selalu tentang siapa yang paling menonjol. Kadang-kadang kita harus mengambil peran yang tidak terlihat, tetapi justru menentukan keberhasilan tim,&#8221; tuturnya.</p>
<p>*Ajarkan Kepemimpinan dan Karakter*</p>
<p>Hasbi juga melihat gateball sebagai olahraga yang dapat menjadi medium pembentukan karakter.</p>
<p>Menurut dia, permainan ini mengajarkan disiplin, kepatuhan terhadap aturan, sportivitas, kemampuan mengendalikan ego dan penghormatan terhadap lawan.</p>
<p>Bahkan dalam permainan beregu, terdapat pembagian peran yang menuntut kepemimpinan dan komunikasi.</p>
<p>&#8220;Gateball mengajarkan bahwa dalam sebuah tim setiap orang memiliki peran. Ada pemain, ada kapten, ada pelatih, ada wasit. Semuanya memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling melengkapi. Ini sebenarnya adalah gambaran kecil tentang bagaimana sebuah organisasi dan kehidupan sosial bekerja,&#8221; kata Hasbi.</p>
<p>Karakter gateball sebagai olahraga yang menggabungkan unsur tim, strategi intelektual dan keterbukaan bagi berbagai kelompok usia juga menjadi salah satu daya tariknya. WGU menyebut tiga karakter tersebut sebagai salah satu kekuatan utama gateball dalam perkembangannya di dunia.</p>
<p>Karena itu, Hasbi ingin pengembangan gateball di Sulawesi Selatan tidak berhenti pada pencapaian prestasi pertandingan.</p>
<p>&#8220;Prestasi tentu penting. Kita ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membawa nama Sulawesi Selatan ke tingkat nasional bahkan internasional. Tetapi lebih dari itu, kita ingin gateball menjadi ruang untuk membangun karakter, persahabatan, kebersamaan dan kesehatan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>*Momentum Pelantikan dan Rakerprov*</p>
<p>Karena itu, Hasbi berharap pelantikan dan Rakerprov IV PERGATSI Sulsel tidak berhenti sebagai agenda administratif organisasi.</p>
<p>Rapat kerja diharapkan menjadi ruang untuk menyusun langkah konkret pengembangan gateball Sulsel dalam periode kepengurusan 2025–2029.</p>
<p>&#8220;Kita ingin organisasi ini bekerja dengan perencanaan yang jelas. Pembinaan atlet harus berjalan, kapasitas pelatih dan wasit harus diperkuat, pengembangan daerah harus diperluas dan kompetisi harus semakin berkualitas,&#8221; kata Hasbi.</p>
<p>Ia menambahkan, perlu ada upaya memperkenalkan gateball kepada kelompok masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda.</p>
<p>&#8220;Gateball jangan hanya dipersepsikan sebagai olahraga untuk kelompok usia tertentu. Ini olahraga yang bisa dimainkan lintas generasi. Anak muda bisa bermain, orang tua bisa bermain, laki-laki dan perempuan bisa bermain. Di situlah kekuatan gateball sebagai olahraga yang inklusif,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada akhirnya, Hasbi berharap filosofi gateball dapat menjadi semangat bagi seluruh jajaran PERGATSI Sulsel dalam menjalankan amanah organisasi.</p>
<p>&#8220;Dalam gateball, kita tidak dituntut untuk selalu memukul bola dengan keras. Kita dituntut untuk memukul dengan tepat. Karena itu, bagi saya, filosofi gateball adalah tentang bagaimana menentukan arah, membaca keadaan, mengendalikan ego, bekerja bersama dan berani mengambil keputusan. Kemenangan adalah hasil dari rangkaian keputusan yang tepat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Dengan semangat tersebut, Pelantikan dan Rakerprov IV PERGATSI Sulsel diharapkan menjadi awal dari babak baru pembinaan gateball di Sulawesi Selatan—bukan hanya mengejar kemenangan di lapangan, tetapi juga membangun manusia dan kebersamaan melalui olahraga. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/04/jelang-pelantikan-dan-rakerprov-hasbi-syamsu-ali-ungkap-filosofi-gateball-dan-arah-baru-pergatsi-sulsel/">Jelang Pelantikan dan Rakerprov, Hasbi Syamsu Ali Ungkap Filosofi Gateball dan Arah Baru PERGATSI Sulsel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Singkirkan Wakil Korea, Sabar-Reza Melaju ke Babak 16 Besar China Masters 2026</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/09/03/singkirkan-wakil-korea-sabar-reza-melaju-ke-babak-16-besar-china-masters-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 08:37:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bulutangkis]]></category>
		<category><![CDATA[China Masters 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Ganda Putra Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=57255</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melaju ke babak 16 besar China Masters 2026 usai pulangkan pasangan Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju di Shenzhen, China, Rabu (2/9/26). Sabar/Reza yang menjadi unggulan keenam menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-16. Mereka mampu menjaga pola permainan dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/03/singkirkan-wakil-korea-sabar-reza-melaju-ke-babak-16-besar-china-masters-2026/">Singkirkan Wakil Korea, Sabar-Reza Melaju ke Babak 16 Besar China Masters 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212;</strong> Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melaju ke babak 16 besar China Masters 2026 usai pulangkan pasangan Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju di Shenzhen, China, Rabu (2/9/26).</p>
<p>Sabar/Reza yang menjadi unggulan keenam menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-16. Mereka mampu menjaga pola permainan dan konsistensi sejak awal hingga akhir pertandingan.</p>
<p>Sabar mengatakan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kemampuan mereka mempertahankan fokus sepanjang laga. Pertemuan kali ini merupakan duel kedua kedua pasangan.</p>
<p>“Alhamdulillah bisa diberikan kelancaran di pertandingan pertama China Masters ini. Ini kedua kalinya kami bertemu mereka dan tadi mencoba terus konsisten dengan pola main dari awal sampai akhir. Fokusnya terus dijaga,” ujar Sabar.</p>
<p>Sabar/Reza juga sudah mengantisipasi kemampuan bertahan Kang/Ki yang sulit ditembus. Karena itu, pasangan Indonesia memilih bermain lebih sabar ketika membangun serangan. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/09/03/singkirkan-wakil-korea-sabar-reza-melaju-ke-babak-16-besar-china-masters-2026/">Singkirkan Wakil Korea, Sabar-Reza Melaju ke Babak 16 Besar China Masters 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Messi Cetak Brace, Inter Miami Bangkit Kalahkan Atletico San Luis di Leagues Cup 2026</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/08/06/messi-cetak-brace-inter-miami-bangkit-kalahkan-atletico-san-luis-di-leagues-cup-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Miami]]></category>
		<category><![CDATA[Leagues Cup 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=56069</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211;&#8211; Inter Miami membuka kiprahnya di Leagues Cup 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah menundukkan Atletico San Luis 4-2 di Chase Stadium, Kamis (6/8/2026). Sempat tertinggal lebih dulu, tim asuhan Guillermo Hoyos mampu bangkit dan membalikkan keadaan berkat penampilan gemilang Lionel Messi. Kapten Timnas Argentina itu mencetak dua gol dan menyumbang satu assist untuk [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/08/06/messi-cetak-brace-inter-miami-bangkit-kalahkan-atletico-san-luis-di-leagues-cup-2026/">Messi Cetak Brace, Inter Miami Bangkit Kalahkan Atletico San Luis di Leagues Cup 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211;</strong>&#8211; Inter Miami membuka kiprahnya di Leagues Cup 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah menundukkan Atletico San Luis 4-2 di Chase Stadium, Kamis (6/8/2026).</p>
<p>Sempat tertinggal lebih dulu, tim asuhan Guillermo Hoyos mampu bangkit dan membalikkan keadaan berkat penampilan gemilang Lionel Messi. Kapten Timnas Argentina itu mencetak dua gol dan menyumbang satu assist untuk memastikan Inter Miami mengawali turnamen dengan tiga poin.</p>
<p>Laga tersebut menjadi penampilan perdana Messi sebagai starter setelah kembali dari Piala Dunia 2026. Dua gol yang dicetaknya sekaligus menjadi gol pertamanya sejak turnamen tersebut berakhir.</p>
<p>Kemenangan Inter Miami terasa semakin istimewa karena diraih tanpa kehadiran Luis Suarez. Penyerang asal Uruguay itu harus absen setelah menjalani hukuman larangan bermain enam pertandingan.</p>
<p>Selain membawa timnya meraih kemenangan, Messi juga mengukir sejarah baru di Leagues Cup. Dengan tambahan dua gol tersebut, La Pulga kini mengoleksi 14 gol dan resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Leagues Cup sejak format baru diperkenalkan pada 2023, melampaui torehan Denis Bouanga.</p>
<p>Inter Miami sendiri datang ke Leagues Cup 2026 dengan status sebagai salah satu tim unggulan MLS. Klub asal Florida itu pernah menjuarai Leagues Cup edisi 2023, menjadi runner-up pada 2025, serta memiliki rekor 14 kemenangan dan tiga kekalahan dalam sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi tersebut sebelum laga melawan Atletico San Luis.</p>
<p>Musim ini, skuad Inter Miami juga diperkuat sejumlah nama besar seperti Lionel Messi, Rodrigo De Paul, Casemiro, dan Luis Suarez. Kehadiran para pemain berpengalaman tersebut membuat The Herons kembali difavoritkan untuk bersaing memperebutkan gelar Leagues Cup 2026.</p>
<p>Berkat kemenangan ini, Inter Miami memulai perjalanan mereka di fase grup dengan hasil positif dan meningkatkan peluang lolos ke babak berikutnya. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/08/06/messi-cetak-brace-inter-miami-bangkit-kalahkan-atletico-san-luis-di-leagues-cup-2026/">Messi Cetak Brace, Inter Miami Bangkit Kalahkan Atletico San Luis di Leagues Cup 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Donald Trump dan Gianni Infantino Dicemooh Sebelum Presiden AS itu Mencoba Menyusup ke Tim Spanyol yang Rayakan Kemenangan</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/07/20/donald-trump-dan-gianni-infantino-dicemooh-sebelum-presiden-as-itu-mencoba-menyusup-ke-tim-spanyol-yang-rayakan-kemenangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 05:18:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55405</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, NEW YORK CITY &#8212; Presiden Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino dicemooh saat mereka memasuki lapangan untuk upacara penyerahan trofi, sesaat sebelum Presiden AS itu mencoba menyusup ke pesta kemenangan Spanyol. Presiden Trump tiba di stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, menggunakan Marine One. Helikopter kepresidenan itu sempat terbang melintasi stadion sekitar 45 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/20/donald-trump-dan-gianni-infantino-dicemooh-sebelum-presiden-as-itu-mencoba-menyusup-ke-tim-spanyol-yang-rayakan-kemenangan/">Donald Trump dan Gianni Infantino Dicemooh Sebelum Presiden AS itu Mencoba Menyusup ke Tim Spanyol yang Rayakan Kemenangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, NEW YORK CITY</strong> &#8212; Presiden Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino dicemooh saat mereka memasuki lapangan untuk upacara penyerahan trofi, sesaat sebelum Presiden AS itu mencoba menyusup ke pesta kemenangan Spanyol.</p>
<p>Presiden Trump tiba di stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, menggunakan Marine One. Helikopter kepresidenan itu sempat terbang melintasi stadion sekitar 45 menit sebelum pertandingan dimulai.</p>
<p>Trump menyaksikan pertandingan dari area tempat duduk mewah berdinding kaca bersama Infantino.</p>
<p>Para pejabat tinggi dan mantan pemain lainnya duduk di dekat mereka, termasuk Raja Spanyol Felipe VI, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.</p>
<p>Sosok Trump sempat muncul di layar video stadion setelah lagu kebangsaan AS dikumandangkan.</p>
<p>Saat itu terdengar cemoohan sporadis dari sebagian penonton, namun tidak separah sambutan bermusuhan yang pernah ia terima di acara olahraga lain selama masa kepresidenannya.</p>
<p>Akan tetapi, saat presiden AS dan Infantino memasuki lapangan untuk upacara penyerahan trofi setelah Spanyol memastikan kemenangan, suara cemoohan membahana di seluruh stadion.</p>
<p>Laporan dari tim peliput Gedung Putih menyebutkan bahwa tingkat kebisingan penonton, yang sebelumnya berada di kisaran 78 desibel sebelum mereka diperkenalkan, meningkat menjadi 84 desibel saat Trump memasuki lapangan.</p>
<p>Kemudian, setelah Trump menyerahkan trofi Piala Dunia kepada Spanyol, ia mencoba berdiri di samping tim di sisi podium saat mereka merayakan kemenangan, sebelum Infantino diam-diam mengarahkannya untuk pergi.</p>
<figure id="attachment_55407" aria-describedby="caption-attachment-55407" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-55407" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-14.jpg" alt="" width="1200" height="826" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-14.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-14-768x529.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-14-24x17.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-14-36x25.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-14-48x33.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55407" class="wp-caption-text">Bintang Argentina Lionel Messi menerima medali <em>runner-up</em> dari Donald Trump. (Foto: theguardian)</figcaption></figure>
<p>Kejadian ini merupakan pengulangan dari momen di Piala Dunia Antarklub musim panas lalu di stadion yang sama, ketika Trump menyerahkan trofi kepada juara Chelsea dan mencoba ikut serta dalam perayaan, yang membuat para pemain kebingungan.</p>
<p>Presiden Trump telah beberapa kali hadir di acara olahraga sejak terpilih kembali. Tahun lalu, ia menghadiri Super Bowl, turnamen tenis US Open, Daytona 500, dan turnamen golf Ryder Cup.</p>
<p>Tahun ini, ia telah menghadiri beberapa acara golf, pertandingan kejuaraan nasional sepak bola perguruan tinggi, dan pertandingan ke-3 final NBA, di mana ia disambut dengan sorakan cemoohan dari penonton tuan rumah New York Knicks.</p>
<p>Kehadiran Trump ini merupakan kali pertama ia menyaksikan pertandingan di Piala Dunia musim panas ini, yang diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.</p>
<p>Pada final Piala Dunia 2022, Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, mendampingi Infantino untuk menyerahkan trofi kepada Lionel Messi dan rekan-rekan setimnya di Argentina.</p>
<p>Vladimir Putin menyerahkan trofi tersebut kepada Kylian Mbappé dan tim Prancis setelah kemenangan mereka di Piala Dunia 2018 di Rusia.</p>
<p>Trump adalah presiden AS pertama yang masih menjabat yang menghadiri pertandingan final Piala Dunia di tanah airnya sendiri.</p>
<p>Saat AS menjadi tuan rumah turnamen tersebut pada tahun 1994, pendahulu Trump, Bill Clinton, tidak menghadiri pertandingan itu. Trofi tersebut diserahkan oleh wakil presiden Clinton, Al Gore.</p>
<p>Trump memiliki hubungan dekat dengan Infantino dan sempat menelepon presiden FIFA tersebut untuk melobi peninjauan kembali sanksi kartu merah kontroversial yang diterima bintang AS, Folarin Balogun, menjelang pertandingan babak 16 besar.</p>
<p>FIFA memang membatalkan sanksi Balogun, namun drama politik tersebut memberikan dampak negatif bagi tim AS, yang akhirnya tersingkir dari Piala Dunia, yang sebelumnya tampak menjanjikan, setelah kalah dari Belgia. (rus)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/20/donald-trump-dan-gianni-infantino-dicemooh-sebelum-presiden-as-itu-mencoba-menyusup-ke-tim-spanyol-yang-rayakan-kemenangan/">Donald Trump dan Gianni Infantino Dicemooh Sebelum Presiden AS itu Mencoba Menyusup ke Tim Spanyol yang Rayakan Kemenangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina: Pemain Kunci, Pertarungan Taktik, serta Perbandingan Prediksi Shawk dan Superkomputer</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/07/20/final-piala-dunia-2026-spanyol-vs-argentina-pemain-kunci-pertarungan-taktik-serta-perbandingan-prediksi-shawk-dan-superkomputer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 16:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55368</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, NEW JERSEY &#8212; Turnamen sepak bola terbesar di dunia ini bermuara pada satu pertandingan penentu yang ditunggu oleh para pencinta bola sejagat: Final Piala Dunia malam ini. Prediksi model superkomputer untuk fase gugur mengunggulkan Argentina, namun momentum kini beralih ke Spanyol. Juara bertahan Argentina akan menghadapi juara Eropa, Spanyol, dalam laga final Piala Dunia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/20/final-piala-dunia-2026-spanyol-vs-argentina-pemain-kunci-pertarungan-taktik-serta-perbandingan-prediksi-shawk-dan-superkomputer/">Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina: Pemain Kunci, Pertarungan Taktik, serta Perbandingan Prediksi Shawk dan Superkomputer</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, NEW JERSEY</strong> &#8212; Turnamen sepak bola terbesar di dunia ini bermuara pada satu pertandingan penentu yang ditunggu oleh para pencinta bola sejagat: Final Piala Dunia malam ini.</p>
<p>Prediksi model superkomputer untuk fase gugur mengunggulkan Argentina, namun momentum kini beralih ke Spanyol.</p>
<p>Juara bertahan Argentina akan menghadapi juara Eropa, Spanyol, dalam laga final Piala Dunia FIFA 2026 pada hari Minggu (20/07/2026) di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, AS.</p>
<p>Pertandingan ini menjadi penutup turnamen selama satu bulan yang melibatkan rekor 48 tim dan 104 pertandingan.</p>
<p>Bagi Lionel Messi, ini bisa menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia dalam karier internasional yang gemilang, sekaligus kesempatan untuk membawa Argentina meraih gelar juara secara berturut-turut, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi lagi sejak keberhasilan legendaris Brasil menjuarai turnamen ini dua kali berturut-turut pada tahun 1958 dan 1962.</p>
<p>Sementara itu, Spanyol berambisi meraih gelar juara Piala Dunia kedua mereka setelah sebelumnya mengangkat trofi tersebut di Afrika Selatan pada tahun 2010.</p>
<h2>Jadwal Pertandingan di Sejumlah Negara</h2>
<p>Karena perbedaan waktu, maka jadwal pertandingan tidak sama pada negara atau kawasan yang berbeda. Berikut jadwal pertandingan Final Piala Dunia 2026 di sejumlah negara.</p>
<p>Indonesia &#8212; Senin (20/07/2026) pukul 02:00 WIB<br />
AS (New York) &#8212; Minggu (19/07/2026) pukul 15.00 EDT (Eastern Daylight Time)<br />
Argentina &#8212; Minggu (19/07/2026) pukul 16.00 ART (Argentina Time)<br />
Spanyol &#8212; Minggu (19/07/2026) pukul 21.00 CEST (Central European Summer Time)<br />
India &#8212; Senin (20/07/2026) pukul 00.30 IST (India Standard Time)<br />
UEA &#8212; Minggu (19/07/2026) pukul 23.00 GST (Gulf Standard Time)<br />
Inggris &#8212; Minggu (19/07/2026) pukul 20.00 BST (British Summer Time)</p>
<h2>MetLife Stadium Menjadi Pusat Perhatian</h2>
<p>Pertandingan final akan digelar di MetLife Stadium di East Rutherford, New Jersey, stadion yang secara resmi disebut sebagai New York New Jersey Stadium oleh FIFA selama turnamen berlangsung.</p>
<figure id="attachment_55370" aria-describedby="caption-attachment-55370" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55370" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-MetLife-Stadium.jpg" alt="" width="1200" height="887" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-MetLife-Stadium.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-MetLife-Stadium-768x568.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-MetLife-Stadium-24x18.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-MetLife-Stadium-36x27.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-MetLife-Stadium-48x35.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55370" class="wp-caption-text">MetLife Stadium di East Rutherford, New Jersey, stadion yang secara resmi disebut sebagai New York New Jersey Stadium oleh FIFA selama turnamen berlangsung, akan menjadi saksi sejarah perebutan Juara Piala Dunia FIFA 2026. (Foto: theguardian)</figcaption></figure>
<p>Sebagai kandang bagi tim NFL New York Giants dan New York Jets, stadion ini mampu menampung lebih dari 82.000 penonton dan merupakan salah satu stadion terbesar di Amerika Utara.</p>
<p>Stadion ini telah menjadi tuan rumah bagi sejumlah pertandingan sepanjang turnamen sebelum akhirnya menggelar laga terbesar dalam dunia sepak bola.</p>
<p>Stadion ini juga dijadwalkan menjadi lokasi upacara penutupan Piala Dunia FIFA 2026 sebelum kedua finalis bertanding di lapangan.</p>
<h2>Jalan Menuju Final</h2>
<p>Spanyol bisa dibilang merupakan tim yang paling dominan dan bermain dengan pola paling terukur dalam turnamen ini.</p>
<p>Tim asuhan Luis de la Fuente melaju ke final setelah mengalahkan Austria, Portugal, Belgia, dan Prancis.</p>
<figure id="attachment_55371" aria-describedby="caption-attachment-55371" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55371" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-3-Trofi-FIFA.jpg" alt="" width="1200" height="1115" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-3-Trofi-FIFA.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-3-Trofi-FIFA-768x714.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-3-Trofi-FIFA-24x22.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-3-Trofi-FIFA-36x33.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-3-Trofi-FIFA-48x45.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55371" class="wp-caption-text">Trofi Piala Dunia FIFA 2026, Argentina atau Spanyol yang akan membawa pulang ke negaranya. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<p>Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang kompetisi, sebuah catatan yang mempertegas reputasi mereka sebagai tim dengan pertahanan paling kokoh di turnamen Piala Dunia kali ini.</p>
<h2>Perjalanan Argentina Jauh Lebih Dramatis</h2>
<p>Tim juara bertahan asuhan Lionel Scaloni menyingkirkan Tanjung Verde, Mesir, Swiss, dan Inggris, serta berulang kali menunjukkan kemampuan untuk bertahan di saat-saat sulit sebelum mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir.</p>
<p>Ketangguhan mereka menjaga asa untuk menjadi negara pertama sejak Brasil pada tahun 1962 yang berhasil mempertahankan gelar Piala Dunia.</p>
<h2>Aksi Terakhir Messi?</h2>
<p>Di usia 39 tahun, Lionel Messi diperkirakan akan melakoni laga yang diyakini banyak pihak sebagai pertandingan Piala Dunia terakhirnya, meskipun ia enggan menutup sepenuhnya kemungkinan tampil secara mengejutkan pada tahun 2030.</p>
<h2>Kemunculan Yamal</h2>
<p>Remaja asal Spanyol, Lamine Yamal, telah menjadi salah satu bintang yang mencuri perhatian dalam turnamen ini. Banyak pihak memandang laga final ini sebagai simbol estafet tongkat kepemimpinan dari Messi kepada superstar global sepak bola masa depan.</p>
<figure id="attachment_55372" aria-describedby="caption-attachment-55372" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55372" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-4-Messi-dan-Yamal.jpg" alt="" width="1200" height="793" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-4-Messi-dan-Yamal.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-4-Messi-dan-Yamal-768x508.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-4-Messi-dan-Yamal-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-4-Messi-dan-Yamal-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-4-Messi-dan-Yamal-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-4-Messi-dan-Yamal-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55372" class="wp-caption-text">Kombinasi foto arsip yang dibuat pada 16 Juli 2026 ini memperlihatkan penyerang Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi, di Atlanta pada 15 Juli 2026 (kiri); dan penyerang Spanyol bernomor punggung 19, Lamine Yamal, di Atlanta pada 21 Juni 2026. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<h2>Spanyol tak Terkalahkan</h2>
<p>Spanyol melangkah ke final dengan rekor tak terkalahkan dalam 37 pertandingan berturut-turut dan hanya kebobolan satu kali sepanjang turnamen.</p>
<h2>Menjemput Sejarah</h2>
<p>Argentina berupaya meraih gelar Piala Dunia keempat sekaligus mempertahankan gelar juara, sementara Spanyol berharap dapat merebut mahkota juara dunia untuk kedua kalinya.</p>
<h2>Prediksi Susunan Pemain</h2>
<h3>Spanyol (4-2-3-1)</h3>
<p>Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabián Ruiz; Lamine Yamal, Dani Olmo, Álex Baena; Mikel Oyarzabal.</p>
<h3>Argentina (4-4-2)</h3>
<p>Emiliano Martínez; Nahuel Molina (atau Gonzalo Montiel), Cristian Romero, Lisandro Martínez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Leandro Paredes (atau Giuliano Simeone); Lionel Messi, Julian Alvarez.</p>
<h2>Head-to-Head</h2>
<p>Final ini menandai pertandingan final Piala Dunia FIFA putra pertama antara Spanyol dan Argentina.</p>
<p>Meskipun kedua negara telah bertemu dalam pertandingan persahabatan internasional dan kompetisi lainnya selama beberapa dekade, mereka belum pernah saling berhadapan dengan trofi Piala Dunia sebagai taruhannya.</p>
<p>Pertandingan ini juga mempertemukan kembali Messi dengan negara tempat ia membangun karier klub legendarisnya, menambahkan alur cerita emosional lain pada kesempatan tersebut.</p>
<h2>Pertarungan Taktik</h2>
<p>Pertandingan ini menjanjikan pertarungan antara dua filosofi sepak bola yang kontras.</p>
<p>Spanyol diperkirakan akan mendominasi penguasaan bola melalui Rodri, Fabian Ruiz, dan Dani Olmo, dengan sabar membangun serangan sambil membatasi lawan melalui tekanan tanpa henti dan kontrol posisi. Kemampuan mereka untuk mempertahankan bola juga telah menjadi senjata pertahanan terbaik mereka.</p>
<p>Argentina, sebaliknya, telah berkembang pesat berkat pengalaman, kekuatan fisik, dan efisiensi.</p>
<figure id="attachment_55373" aria-describedby="caption-attachment-55373" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55373" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-5-taktik-Messi-dan-Yamal.jpg" alt="" width="1200" height="866" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-5-taktik-Messi-dan-Yamal.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-5-taktik-Messi-dan-Yamal-768x554.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-5-taktik-Messi-dan-Yamal-24x17.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-5-taktik-Messi-dan-Yamal-36x26.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-5-taktik-Messi-dan-Yamal-48x35.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55373" class="wp-caption-text">Penyerang Spanyol Lamine Yamal di Stadion Dallas di Arlington pada 14 Juli 2026 (Kiri), dan penyerang Argentina Lionel Messi di Atlanta pada 15 Juli 2026. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<p>Tim asuhan Scaloni nyaman menahan tekanan sebelum menyerang dengan cepat melalui visi Messi, pergerakan Julian Alvarez, dan pergerakan akhir Mac Allister dan Enzo Fernandez.</p>
<p>Banyak hal bergantung pada apakah Argentina dapat mengganggu ritme Spanyol di lini tengah, atau apakah permainan umpan La Roja yang berputar-putar membuat Messi tidak mendapatkan cukup sentuhan untuk memengaruhi permainan.</p>
<h2>Pemain Kunci</h2>
<h3>Lionel Messi (Argentina)</h3>
<p>Lionel Messi telah memimpin Argentina meraih gelar Piala Dunia FIFA pertama dalam 36 tahun.</p>
<figure id="attachment_55374" aria-describedby="caption-attachment-55374" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55374" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-6-Messi-angkat-trofi.jpg" alt="" width="1200" height="810" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-6-Messi-angkat-trofi.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-6-Messi-angkat-trofi-768x518.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-6-Messi-angkat-trofi-740x500.jpg 740w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-6-Messi-angkat-trofi-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-6-Messi-angkat-trofi-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-6-Messi-angkat-trofi-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55374" class="wp-caption-text">Lionel Messi telah memimpin Argentina meraih gelar Piala Dunia FIFA pertama dalam 36 tahun lalu. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<p>Pemenang Ballon d’Or delapan kali ini memasuki final dengan mengejar gelar Piala Dunia lainnya dan penghargaan individu, termasuk Bola Emas. Kreativitas dan penyelesaiannya tetap menjadi senjata terbesar Argentina.</p>
<h3>Lamine Yamal (Spanyol)</h3>
<figure id="attachment_55375" aria-describedby="caption-attachment-55375" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55375" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-7-Yamal-Mengontrol-bola.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-7-Yamal-Mengontrol-bola.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-7-Yamal-Mengontrol-bola-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-7-Yamal-Mengontrol-bola-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-7-Yamal-Mengontrol-bola-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-7-Yamal-Mengontrol-bola-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-7-Yamal-Mengontrol-bola-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55375" class="wp-caption-text">Penyerang Spanyol bernomor punggung 19, Lamine Yamal mengontrol bola selama pertandingan final sepak bola UEFA Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<p>Masih remaja, Yamal telah memukau sepanjang turnamen dengan <em>dribbling</em> tanpa rasa takut, kecepatan, dan kreativitasnya. Banyak yang percaya final ini bisa mengukuhkannya sebagai ikon global sepak bola berikutnya.</p>
<h3>Rodri (Spanyol)</h3>
<p>Gelandang Spanyol ini mengatur tempo, melindungi pertahanan, dan jarang kehilangan penguasaan bola.</p>
<figure id="attachment_55376" aria-describedby="caption-attachment-55376" style="width: 800px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55376" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-8-Rodri-bereaksi.jpg" alt="" width="800" height="1069" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-8-Rodri-bereaksi.jpg 800w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-8-Rodri-bereaksi-768x1026.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-8-Rodri-bereaksi-18x24.jpg 18w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-8-Rodri-bereaksi-27x36.jpg 27w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-8-Rodri-bereaksi-36x48.jpg 36w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-55376" class="wp-caption-text">Rodri, pemain Spanyol dengan nomor punggung 16 bereaksi setelah pertandingan Semifinal Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas pada 14 Juli 2026 di Arlington, Texas. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<h3>Julian Alvarez (Argentina)</h3>
<p>Tekanan tanpa henti, pergerakan, dan penyelesaiannya menjadikannya mitra penyerang yang sempurna untuk Messi.</p>
<figure id="attachment_55377" aria-describedby="caption-attachment-55377" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55377" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-9-Alvares-dan-Messi.jpg" alt="" width="1200" height="894" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-9-Alvares-dan-Messi.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-9-Alvares-dan-Messi-768x572.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-9-Alvares-dan-Messi-24x18.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-9-Alvares-dan-Messi-36x27.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-9-Alvares-dan-Messi-48x36.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55377" class="wp-caption-text">Lionel Messi (kiri) dan Julian Alvarez dari Argentina merayakan setelah mencetak gol melawan Kroasia di semifinal Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di Stadion Lusail pada 13 Desember 2022. Alvarez mencetak gol dari umpan Messi. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<h3>Emiliano Martinez (Argentina)</h3>
<p>Sebagai salah satu kiper terbaik dunia, Martinez telah berulang kali tampil gemilang dalam fase gugur dan bisa kembali menjadi penentu jika laga final harus diselesaikan lewat adu penalti.</p>
<p>Sosok yang dijuluki “Dibu” ini tetap menjadi kiper utama yang tak tergantikan, menghadirkan kemampuan menepis bola dan keahlian menghadapi adu penalti yang luar biasa bagi lini pertahanan timnya.</p>
<figure id="attachment_55378" aria-describedby="caption-attachment-55378" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55378" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-10-Emiliano-Martines.jpg" alt="" width="1200" height="854" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-10-Emiliano-Martines.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-10-Emiliano-Martines-768x547.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-10-Emiliano-Martines-24x17.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-10-Emiliano-Martines-36x26.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-10-Emiliano-Martines-48x34.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55378" class="wp-caption-text">Emiliano Martinez (nomor punggung 23) melakukan pemanasan menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia FIFA 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta pada 15 Juli 2026 di Atlanta, Georgia. (Foto; gulfnews)</figcaption></figure>
<h3>Enzo Fernandez (Gelandang, Argentina)</h3>
<p>Pemain Muda Terbaik turnamen edisi 2022 ini tetap menjadi motor penggerak lini tengah Argentina.</p>
<figure id="attachment_55379" aria-describedby="caption-attachment-55379" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55379" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-11-Enzo-Fernandes.jpg" alt="" width="1200" height="884" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-11-Enzo-Fernandes.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-11-Enzo-Fernandes-768x566.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-11-Enzo-Fernandes-24x18.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-11-Enzo-Fernandes-36x27.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-11-Enzo-Fernandes-48x35.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55379" class="wp-caption-text">Enzo Fernandez merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Grup C Piala Dunia melawan Meksiko di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, Sabtu, 26 November 2022. (Foto; gulfnews)</figcaption></figure>
<h3>Lautaro Martinez dan Julian Alvarez (Argentina)</h3>
<p>Kedua penyerang ini memegang peran vital dalam lini serang Argentina, dengan memberikan tekanan konstan, penyelesaian akhir yang mematikan, serta fleksibilitas posisi.</p>
<figure id="attachment_55380" aria-describedby="caption-attachment-55380" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55380" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-12-Lautaro-Matinez.jpg" alt="" width="1200" height="795" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-12-Lautaro-Matinez.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-12-Lautaro-Matinez-768x509.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-12-Lautaro-Matinez-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-12-Lautaro-Matinez-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-12-Lautaro-Matinez-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-12-Lautaro-Matinez-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55380" class="wp-caption-text">Lautaro Martínez (nomor punggung 22) dari Argentina dalam pertandingan Grup J Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Austria di Stadion Dallas, pada 22 Juni 2026 di Dallas, Texas. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<h3>Pedri (Spanyol)</h3>
<p>Sang playmaker utama yang mengatur ritme permainan serta menjadi penghubung antara lini tengah dan lini serang.</p>
<figure id="attachment_55381" aria-describedby="caption-attachment-55381" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55381" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-13-Pedri.jpg" alt="" width="1200" height="803" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-13-Pedri.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-13-Pedri-768x514.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-13-Pedri-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-13-Pedri-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-13-Pedri-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-13-Pedri-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55381" class="wp-caption-text">Pedri berduel dengan Vitinha (Portugal) dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal dan Spanyol di Stadion Dallas, pada 6 Juli 2026 di Arlington, Texas. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<h3>Pau Cubarsí (Spanyol)</h3>
<p>Sosok tangguh di jantung pertahanan yang berduet dengan Aymeric Laporte, keduanya bahu-membahu membentuk lini belakang yang kokoh.</p>
<figure id="attachment_55382" aria-describedby="caption-attachment-55382" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55382" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-14-Pau-Cubarsi.jpg" alt="" width="1200" height="798" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-14-Pau-Cubarsi.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-14-Pau-Cubarsi-768x511.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-14-Pau-Cubarsi-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-14-Pau-Cubarsi-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-14-Pau-Cubarsi-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-14-Pau-Cubarsi-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55382" class="wp-caption-text">Pau Cubarsí dengan nomor punggung 22 dari Spanyol menendang bola saat berhadapan dengan Bruno Fernandes dari Portugal, dalam pertandingan Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal dan Spanyol di Stadion Dallas pada 6 Juli 2026 di Arlington, Texas. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<h3>Marc Cucurella (Spanyol)</h3>
<p>Sosok yang tak kenal lelah di posisi bek kiri ini, dikenal karena etos kerja pertahanannya dan pergerakan overlapping (maju membantu serangan).</p>
<figure id="attachment_55383" aria-describedby="caption-attachment-55383" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55383" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-15-Marc-Cucurella.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-15-Marc-Cucurella.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-15-Marc-Cucurella-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-15-Marc-Cucurella-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-15-Marc-Cucurella-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-15-Marc-Cucurella-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-15-Marc-Cucurella-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55383" class="wp-caption-text">Marc Cucurella yang bernomor punggung 24 dari Spanyol, saat beraksi dalam pertandingan Semifinal Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas, pada 14 Juli 2026 di Arlington, Texas. (Foto: gulfnews)</figcaption></figure>
<h2>Apa yang Dipertaruhkan?</h2>
<p>Bagi Argentina, kemenangan akan mengukuhkan salah satu era internasional terhebat dalam sejarah sepak bola sekaligus memberikan perpisahan yang sempurna bagi Messi di panggung terbesar olahraga ini.</p>
<p>Sementara bagi Spanyol, mengangkat trofi Piala Dunia akan menegaskan munculnya generasi emas baru dan mengembalikan negara tersebut ke puncak sepak bola dunia untuk pertama kalinya sejak 2010.</p>
<p>Bagaimanapun hasilnya, duel hari Minggu/Senin ini menjanjikan salah satu final Piala Dunia paling memikat dalam ingatan baru-baru ini, sebuah pertemuan antara legenda hidup terbesar dalam olahraga sepak bola dan pemain yang diyakini banyak orang akan mewarisi takhtanya.</p>
<h2>Situs Prediksi Teratas &amp; Konsensus</h2>
<p>Banyak sumber dan model menempatkan Spanyol sebagai sedikit lebih diunggulkan atau sebagai pemenang yang paling mungkin:</p>
<p><strong>Shawk the Hawk:</strong> Untuk satu pertandingan yang benar-benar menentukan, Spanyol vs Argentina, Messi vs Lamine Yamal, sosok terhebat dari generasi ini melawan masa depan sepak bola. Shawk, yang merasa sedikit gugup kali ini, memprediksi Argentina akan keluar sebagai pemenang melawan Spanyol. Setelah segala perdebatan dan analisis&#8230; Shawk telah menentukan pilihannya: Tim Messi.</p>
<p><strong>Sportsbook Wire / USA Today</strong> (18 Juli): Memprediksi Spanyol 2-1 Argentina. Mereka menyoroti performa dinamis Spanyol (mendominasi Prancis di semifinal dengan statistik <em>expected goals</em> yang kuat) dibandingkan dengan ketergantungan Argentina pada kemampuan bangkit dari ketertinggalan (comeback). Mereka menyarankan untuk memasang taruhan pada Spanyol di pasar moneyline.</p>
<p><strong>Squawka Signal Model:</strong> Menempatkan Spanyol sebagai unggulan tipis untuk memenangkan turnamen (59% dalam salah satu pembaruan terkini) dan laga final, dengan alasan penguasaan permainan serta kekokohan pertahanan mereka. Pasar taruhan sempat menjagokan Prancis sebelum semifinal, namun Spanyol mengambil alih posisi favorit setelah kemenangan atas Prancis.</p>
<p><strong>SB Nation dan sumber lainnya:</strong> Berbagai situs memprediksi kemenangan Spanyol (misalnya, 2-0 atau 3-1), seraya memuji konsistensi mereka di bawah asuhan Luis de la Fuente serta dominasi mereka sepanjang turnamen.</p>
<p><strong>Grok:</strong> Prediksi ini sejalan dengan konsensus para ahli dan model terkini, yakni Spanyol 2-1 Argentina. Catatan pertahanan Spanyol (kebobolan sangat sedikit gol) dan penguasaan lini tengah diperkirakan akan menjadi penentu dalam laga final yang kompetitif dan berkualitas tinggi ini. Namun, pengalaman serta kemampuan serangan balik Argentina (Messi dan kawan-kawan) membuka peluang terjadinya kejutan atau laga berlanjut hingga perpanjangan waktu/adu penalti. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung seru dan diwarnai gol.</p>
<p>Hasil akhir tentu tidak dapat dipastikan sepenuhnya karena sepak bola selalu penuh kejutan, namun Spanyol memasuki laga ini sebagai tim unggulan yang sedang dalam performa terbaik menurut sebagian besar analisis terkini.</p>
<p>Sepak bola diukur dan ditentukan dengan gol yang tercipta. Jadi, bagaimanapun bagusnya taktik dan bernasnya performan pemain dari satu tim, tetapi kalau tidak terkonversi menjadi gol maka tidak ada artinya.</p>
<p>Selamat menikmati pertandingan seru yang ditunggu-tunggu, meski harus begadang! (rus)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/20/final-piala-dunia-2026-spanyol-vs-argentina-pemain-kunci-pertarungan-taktik-serta-perbandingan-prediksi-shawk-dan-superkomputer/">Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina: Pemain Kunci, Pertarungan Taktik, serta Perbandingan Prediksi Shawk dan Superkomputer</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol, Enreco Coffee Siapkan Door Prize</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/07/19/nobar-final-piala-dunia-2026-argentina-vs-spanyol-enreco-coffee-siapkan-door-prize/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 09:54:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[#nobar]]></category>
		<category><![CDATA[Door Prize]]></category>
		<category><![CDATA[Enreco Coffee]]></category>
		<category><![CDATA[Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55350</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211; Enreco Coffee di Jalan Boulevard, Makassar, menjadi salah satu lokasi nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol. Tempat ini dipastikan bakal dipadati pencinta sepak bola yang ingin menyaksikan laga puncak tersebut. Tak sekadar menayangkan duel panas kedua tim, Enreco Coffee juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung. Mulai dari layar lebar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/19/nobar-final-piala-dunia-2026-argentina-vs-spanyol-enreco-coffee-siapkan-door-prize/">Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol, Enreco Coffee Siapkan Door Prize</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;</strong> Enreco Coffee di Jalan Boulevard, Makassar, menjadi salah satu lokasi nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol. Tempat ini dipastikan bakal dipadati pencinta sepak bola yang ingin menyaksikan laga puncak tersebut.</p>
<p>Tak sekadar menayangkan duel panas kedua tim, Enreco Coffee juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung. Mulai dari layar lebar untuk sensasi menonton seperti di stadion, hingga kopi gratis, kue, dan door prize bagi para pengunjung.</p>
<p>Penyelenggara nobar dari Komunitas Tangga Art Unhas, Abdul Rahman Tahir, mengungkapkan bahwa pendukung kedua tim dipastikan akan hadir dan menciptakan atmosfer yang meriah.</p>
<p>&#8220;Di sini kita bisa merasakan aura seperti di stadion. Ada teriakan penyemangat, ada juga teriakan kesal dan kecewa saat pertandingan berlangsung,&#8221; ujar Arman, sapaan Abdul Rahman Tahir, Minggu (19/7/2026).</p>
<p>Meski penuh rivalitas, Arman memastikan seluruh peserta nobar tetap mengedepankan sportivitas.</p>
<p>&#8220;Namun semua terjaga dalam suasana kondusif dan saling menghargai,&#8221; katanya.</p>
<p>Tak hanya menghadirkan suasana pertandingan yang seru, Enreco Coffee juga memanjakan pengunjung dengan berbagai bonus. Setiap orang yang datang menjelang kick-off akan memperoleh kupon yang bisa ditukar dengan kopi dan kue gratis. Kupon tersebut juga menjadi nomor undian untuk memperebutkan door prize yang telah disiapkan panitia.</p>
<p>&#8220;Tak hanya itu, kami juga menyediakan door prize,&#8221; ujar Arman.</p>
<p>Menurutnya, Enreco Coffee mampu menampung sekitar 50 pengunjung. Jika antusiasme membeludak, kapasitas bisa mencapai sekitar 100 orang.</p>
<p>&#8220;Pasti akan seru sekali,&#8221; tutupnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/19/nobar-final-piala-dunia-2026-argentina-vs-spanyol-enreco-coffee-siapkan-door-prize/">Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol, Enreco Coffee Siapkan Door Prize</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gol Tunggal Habibie Salim Penentu Juara Tim Bank Sulselbar FC U-10, Pada Turnamen GEAS Seri 9 Sulawesi Selatan</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/07/19/gol-tunggal-habibie-salim-penentu-juara-tim-bank-sulselbar-fc-u-10-pada-turnamen-geas-seri-9-sulawesi-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 09:34:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[#juara]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Sulselbar FC U-10]]></category>
		<category><![CDATA[Gol]]></category>
		<category><![CDATA[Habibie Salim]]></category>
		<category><![CDATA[Turnamen GEAS Seri 9 Sulawesi Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55344</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211; Tim sepak bola Bank Sulselbar FC U-10 berhasil menjadi juara Turnamen Sepakbola GEAS INDONESIA GNC 9 2026 ,seri 9 wilayah Sulawesi Selatan, setelah dalam pertandingan Final U-10 berhasil mengalahkan Tim Sepakbola Bangau Putra U-10 pada pertandingan Final yang dilaksanakan di lapangan kompleks AU Panaikang Makassar, Minggu ( 19/7/2026) dengan skor 1-0. Gol tunggal [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/19/gol-tunggal-habibie-salim-penentu-juara-tim-bank-sulselbar-fc-u-10-pada-turnamen-geas-seri-9-sulawesi-selatan/">Gol Tunggal Habibie Salim Penentu Juara Tim Bank Sulselbar FC U-10, Pada Turnamen GEAS Seri 9 Sulawesi Selatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;</strong> Tim sepak bola Bank Sulselbar FC U-10 berhasil menjadi juara Turnamen Sepakbola GEAS INDONESIA GNC 9 2026 ,seri 9 wilayah Sulawesi Selatan, setelah dalam pertandingan Final U-10 berhasil mengalahkan Tim Sepakbola Bangau Putra U-10 pada pertandingan Final yang dilaksanakan di lapangan kompleks AU Panaikang Makassar, Minggu ( 19/7/2026) dengan skor 1-0.</p>
<p>Gol tunggal Tim Bank Sulselbar FC U-10 berhasil disarangkan penyerang kidal Bank Sulselbar FC, Habibie Salim, setelah mengecoh penjaga gawang Bangau Putra dengan bola cip, setelah berhadapan satu satu.</p>
<p>Dengan hasil ini, Tim Bank Sulselbar FC U-10 akan mewakili Sulawesi Selatan pada turnamen GEAS Indonesia tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Sawangan Bogor, Jawa Barat pada bulan September 2026.</p>
<p>GEAS Indonesia adalah singkatan dari Generasi Emas Anak Sekolah Sepakbola Indonesia, sebuah komunitas pembinaan dan wadah kompetisi sepak bola usia dini. Organisasi ini menyelenggarakan festival, seleksi, hingga turnamen nasional tahunan (seperti GEAS National Championship) untuk mengasah bakat, mental, dan sportivitas pemain muda di berbagai kelompok umur seperti U-10, U-11, dan U-12. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/19/gol-tunggal-habibie-salim-penentu-juara-tim-bank-sulselbar-fc-u-10-pada-turnamen-geas-seri-9-sulawesi-selatan/">Gol Tunggal Habibie Salim Penentu Juara Tim Bank Sulselbar FC U-10, Pada Turnamen GEAS Seri 9 Sulawesi Selatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Spanyol Lebih Diunggulkan, Ketua DPRD Bone Ikut Jagokan La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/07/19/spanyol-lebih-diunggulkan-ketua-dprd-bone-ikut-jagokan-la-furia-roja-juara-piala-dunia-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 03:04:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[#Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Bone]]></category>
		<category><![CDATA[La Furia Roja.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55324</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, BONE — Atmosfer jelang final Piala Dunia 2026 semakin memanas. Duel akbar antara Spanyol dan Argentina diprediksi berlangsung ketat. Laga final bakal berlangsung Senin dinihari pukul 03.00 WITA Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong sejak awal menjagokan Tim matador juara. Meski kedua tim memiliki kualitas yang sangat seimbang. Spanyol tampil sangat konsisten sepanjang turnamen [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/19/spanyol-lebih-diunggulkan-ketua-dprd-bone-ikut-jagokan-la-furia-roja-juara-piala-dunia-2026/">Spanyol Lebih Diunggulkan, Ketua DPRD Bone Ikut Jagokan La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, BONE —</strong> Atmosfer jelang final Piala Dunia 2026 semakin memanas. Duel akbar antara Spanyol dan Argentina diprediksi berlangsung ketat.</p>
<p>Laga final bakal berlangsung Senin dinihari pukul 03.00 WITA</p>
<p>Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong sejak awal menjagokan Tim matador juara.</p>
<p>Meski kedua tim memiliki kualitas yang sangat seimbang. Spanyol tampil sangat konsisten sepanjang turnamen dengan lini pertahanan yang kokoh. Sementara Argentina datang sebagai juara bertahan yang memiliki mental juara dan pengalaman di laga-laga besar.</p>
<p>Pertemuan kedua raksasa sepak bola tersebut memang diprediksi menjadi salah satu final terbaik dalam sejarah Piala Dunia.</p>
<p>&#8220;Prediksi saya Spanyol menang 2-1 atas Argentina. Tapi karena ini partai final, kemungkinan juga bisa berakhir 1-0 untuk Spanyol. Kedua tim sama-sama kuat, sehingga pertandingan dipastikan berlangsung sangat ketat,&#8221; ujar Ketua DPRD Bone, kepada SulawesiPos.com, Minggu 19 Juli 2026.</p>
<p>Ia menilai kekuatan kolektif Spanyol, disiplin permainan, serta konsistensi mereka sepanjang turnamen menjadi alasan utama mengapa La Furia Roja sedikit lebih diunggulkan untuk mengangkat trofi juara dunia.</p>
<p>Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Argentina yang mampu kembali melaju hingga partai puncak. Menurutnya, tim asuhan Lionel Scaloni memiliki karakter pantang menyerah dan mental juara yang membuat pertandingan final sulit diprediksi.</p>
<p>Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Spanyol dan Argentina dalam duel yang dipenuhi gengsi serta sejarah. Kedua negara sama-sama datang dengan modal performa impresif sehingga laga diperkirakan berlangsung sengit hingga menit-menit terakhir. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/19/spanyol-lebih-diunggulkan-ketua-dprd-bone-ikut-jagokan-la-furia-roja-juara-piala-dunia-2026/">Spanyol Lebih Diunggulkan, Ketua DPRD Bone Ikut Jagokan La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Juara Bertahan Piala Dunia, Argentina, Rayakan Kemenangan atas Inggris dengan Spanduk Malvinas</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/07/16/juara-bertahan-piala-dunia-argentina-rayakan-kemenangan-atas-inggris-dengan-spanduk-malvinas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:17:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55190</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, ATLANTA &#8212; Para pemain Argentina merayakan kemenangan Piala Dunia mereka atas Inggris dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas”, merujuk pada perang Falkland tahun 1982. Argentina sempat tertinggal 0-1 saat pertandingan semifinal di Atlanta, Rabu (15/07/2026) menyisakan lima menit, namun mereka bangkit dan mencetak dua gol dalam waktu singkat untuk melaju ke final [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/16/juara-bertahan-piala-dunia-argentina-rayakan-kemenangan-atas-inggris-dengan-spanduk-malvinas/">Juara Bertahan Piala Dunia, Argentina, Rayakan Kemenangan atas Inggris dengan Spanduk Malvinas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, ATLANTA</strong> &#8212; Para pemain Argentina merayakan kemenangan Piala Dunia mereka atas Inggris dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas”, merujuk pada perang Falkland tahun 1982.</p>
<p>Argentina sempat tertinggal 0-1 saat pertandingan semifinal di Atlanta, Rabu (15/07/2026) menyisakan lima menit, namun mereka bangkit dan mencetak dua gol dalam waktu singkat untuk melaju ke final Piala Dunia kedua mereka secara berturut-turut. Argentina akan menghadapi Spanyol di New Jersey, pada hari Minggu.</p>
<p>Spanduk tersebut merujuk pada sengketa wilayah, yang disebut Kepulauan Falkland di Inggris dan Islas Malvinas di Argentina, yang memicu konflik selama 74 hari pada 44 tahun silam.</p>
<p>Lebih dari 900 orang, 649 warga Argentina dan 255 warga Inggris, tewas dalam konflik tersebut.</p>
<p>Lisandro Martínez dan Giovani Lo Celso membentangkan spanduk itu sambil tersenyum lebar dan melambai ke arah penggemar di tribun. Tidak diketahui dari mana asal spanduk tersebut.</p>
<p>Ini bukan kali pertama isu mengenai spanduk bermuatan politik muncul selama Piala Dunia.</p>
<p>Bulan lalu di Los Angeles, warga Amerika keturunan Iran mengibarkan bendera era pra-revolusi, yang menjadi simbol protes terhadap pemerintah Teheran, saat Iran bertanding. Pertandingan-pertandingan tersebut berlangsung tanpa insiden.</p>
<p>Setelah mengalahkan Swiss di perempat final dan memastikan pertemuan dengan Inggris, beberapa pemain Argentina terdengar meneriakkan yel-yel: “Demi Malvinas, demi Diego (Maradona), dan demi kesempatan terakhir Leo (Messi).”</p>
<figure id="attachment_55192" aria-describedby="caption-attachment-55192" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-55192" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-8.jpg" alt="" width="1200" height="795" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-8.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-8-768x509.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-8-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-8-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-8-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/07/Foto-2-8-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-55192" class="wp-caption-text">Pemain Argentina, Giovani Lo Celso membentangkan spanduk bertuliskan &#8220;Las Malvinas son Argentinas&#8221; di lapangan sepak bola Piala Dunia, Rabu (15/07/2026), di Atlanta. (Foto: theguardian)</figcaption></figure>
<p>Martínez mengatakan bahwa pembentangan spanduk itu memicu emosi yang mendalam.</p>
<p>“Saya bisa membayangkan seorang veteran Perang Malvinas melihat hal itu dan menangis. Saya tidak tahu apakah akan ada sanksi atau tidak, namun tindakan mereka hanyalah membentangkan spanduk itu dan menegaskan bahwa kepulauan tersebut adalah milik kami,” ujar Martínez, yang telah bermain di Inggris selama empat tahun terakhir bersama Manchester United.</p>
<p>Rekan setimnya, Leandro Paredes, menambahkan: “Sayangnya, itu adalah bagian yang menyedihkan dari sejarah kami, bagi semua orang yang terlibat dalam babak sejarah kami, saya ulangi, sejarah kami tersebut. Dan hal itu menyakitkan. Kami tahu bahwa kami juga bermain demi mereka.”</p>
<p>Kode etik stadion FIFA melarang keberadaan “spanduk, bendera, selebaran, pakaian, dan atribut lain yang bersifat politis, menyinggung, dan/atau diskriminatif” di dalam stadion. FIFA tidak segera menanggapi permintaan komentar.</p>
<h2>Reaksi Pemerintah Inggris</h2>
<p>Menanggapi hal ini, Menteri Bisnis Inggris, Peter Kyle menyebut tindakan membentangkan spanduk tersebut sebagai sesuatu yang sama sekali tidak pantas.</p>
<p>“Politik harus dipisahkan dari sepak bola. Faktanya, salah satu prinsip utama Piala Dunia adalah pemisahan antara politik dan sepak bola. Kini masalah tersebut menjadi ranah FIFA. Saya berharap FIFA melakukan penyelidikan secara menyeluruh,” ujar Kyle.</p>
<p>Downing Street alias Kantor Perdana Menteri Inggris, mendukung seruan agar FIFA menyelidiki apakah para pemain Argentina melanggar aturan dengan membentangkan spanduk yang mendukung klaim negara mereka atas Kepulauan Falkland saat Piala Dunia berlangsung.</p>
<p>Seorang juru bicara Downing Street mengatakan: “Piala Dunia mungkin bukan milik kita, tetapi Kepulauan Falkland jelas milik kita. Komitmen kami terhadap Falkland tidak akan pernah goyah.”</p>
<p>Pejabat tersebut mengatakan bahwa tindakan apa pun yang mungkin diambil adalah urusan FIFA. Namun, saat ditanya apakah Perdana Menteri Keir Starmer sependapat dengan menteri kabinetnya mengenai perlunya penyelidikan, ia menjawab: “Saya mendukung pandangan tersebut.”</p>
<p>Pemimpin Partai Liberal Demokrat, Ed Davey, mendesak agar para pemain Argentina yang terlihat memegang spanduk tersebut dijatuhi sanksi larangan bermain pada pertandingan final hari Minggu melawan Spanyol.</p>
<p>Alasannya, Pasal 34.3 aturan turnamen melarang pemain menampilkan pesan atau slogan politik apa pun sebelum, selama, atau setelah pertandingan.<br />
Argentina pernah dijatuhi denda oleh FIFA setelah membentangkan spanduk dengan slogan serupa usai pertandingan persahabatan melawan Slovenia pada tahun 2014.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Keamanan Argentina, Alejandra Monteoliva, mengatakan pada hari Selasa bahwa peningkatan pengamanan telah dibahas dalam sebuah pertemuan di AS pada hari Senin.</p>
<p>“Akan ada 1.600 petugas yang dikerahkan. Kami ingin perayaan ini berlangsung damai. Masuknya unsur-unsur yang membawa pesan provokatif dalam bentuk apa pun, baik yang bermuatan politis maupun rasial, adalah dilarang,” kata Monteoliva kepada sebuah stasiun radio lokal di Argentina. (rus)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/16/juara-bertahan-piala-dunia-argentina-rayakan-kemenangan-atas-inggris-dengan-spanduk-malvinas/">Juara Bertahan Piala Dunia, Argentina, Rayakan Kemenangan atas Inggris dengan Spanduk Malvinas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Messi Antar Argentina Bangkit Dramatis, Tumbangkan Inggris dan Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/07/16/messi-antar-argentina-bangkit-dramatis-tumbangkan-inggris-dan-tantang-spanyol-di-final-piala-dunia-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 01:58:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[#argentina]]></category>
		<category><![CDATA[#Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[Final Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Messi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55153</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID&#8211; Tim nasional Argentina memastikan langkah ke final Piala Dunia FIFA 2026 setelah membalikkan keadaan dan mengalahkan Inggris 2-1 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Rabu malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, 16 Juli 2026, melalui gol Enzo Fernández dan Lautaro Martínez pada menit-menit akhir setelah sempat tertinggal [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/16/messi-antar-argentina-bangkit-dramatis-tumbangkan-inggris-dan-tantang-spanyol-di-final-piala-dunia-2026/">Messi Antar Argentina Bangkit Dramatis, Tumbangkan Inggris dan Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID&#8211;</strong> Tim nasional Argentina memastikan langkah ke final Piala Dunia FIFA 2026 setelah membalikkan keadaan dan mengalahkan Inggris 2-1 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Rabu malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, 16 Juli 2026, melalui gol Enzo Fernández dan Lautaro Martínez pada menit-menit akhir setelah sempat tertinggal lebih dahulu oleh gol Anthony Gordon, sehingga juara bertahan kini akan menghadapi Spanyol pada partai puncak yang digelar di Stadion New York, Minggu, 19 Juli 2026.</p>
<p>Kemenangan tersebut memperpanjang peluang Argentina mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih di Qatar 2022 sekaligus membawa Lionel Messi selangkah lebih dekat untuk menutup karier internasionalnya dengan trofi Piala Dunia kedua.</p>
<p>Sementara itu, Inggris harus mengubur impian mengakhiri penantian panjang sejak menjuarai Piala Dunia 1966 dan akan menghadapi Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga.</p>
<p>Laga yang dipimpin wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, berlangsung dalam tempo tinggi dengan intensitas fisik yang sangat keras sejak menit pertama.</p>
<p>Babak pertama berakhir tanpa gol meskipun kedua tim beberapa kali menciptakan peluang berbahaya dan silih berganti melakukan tekanan.</p>
<p>Pertandingan juga diwarnai banyak pelanggaran, duel keras di lini tengah, serta kartu kuning yang diberikan kepada Elliott Anderson, Lisandro Martínez, dan Cristian Romero akibat permainan agresif.</p>
<p>*Inggris Unggul Lebih Dulu, Argentina Menjawab dengan Mental Juara*</p>
<p>Memasuki babak kedua, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan melalui kombinasi Lionel Messi, Julián Álvarez, dan Alexis Mac Allister.</p>
<p>Jordan Pickford tampil gemilang dengan menggagalkan beberapa peluang emas Julián Álvarez dan Nico González yang nyaris membawa Argentina unggul lebih dahulu.</p>
<p>Justru Inggris yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-56 melalui Anthony Gordon setelah memanfaatkan umpan silang akurat Morgan Rogers dari sisi kanan.</p>
<p>Gol tersebut membuat skuad asuhan Lionel Scaloni meningkatkan intensitas serangan dengan memainkan lebih banyak pemain ofensif melalui sejumlah pergantian pemain.</p>
<p>Messi menjadi pusat kreativitas permainan Argentina dengan beberapa umpan matang yang berkali-kali membuka ruang bagi rekan-rekannya di kotak penalti Inggris.</p>
<p>Thomas Tuchel merespons tekanan tersebut dengan memperkuat sektor pertahanan melalui masuknya pemain bertahan tambahan untuk mempertahankan keunggulan.</p>
<p>Namun strategi bertahan total Inggris justru membuat mereka semakin tertekan karena Argentina menguasai hampir seluruh jalannya pertandingan setelah tertinggal.</p>
<p>Data pertandingan menunjukkan bahwa sejak Inggris unggul hingga menjelang akhir laga, Argentina menguasai sekitar 88 persen penguasaan bola sehingga Inggris praktis hanya bertahan di wilayah sendiri.</p>
<p>*Messi Jadi Arsitek Kebangkitan Albiceleste*</p>
<p>Tekanan tanpa henti Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85 ketika Lionel Messi mengirimkan bola kepada Enzo Fernández yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti untuk menaklukkan Jordan Pickford dan mengubah skor menjadi 1-1.</p>
<p>Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri Albiceleste yang terus menggempur pertahanan Inggris hingga masa tambahan waktu.</p>
<p>Pada menit kedua injury time, Alexis Mac Allister lebih dahulu melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang sebelum bola kembali dikuasai Lionel Messi.</p>
<p>Kapten Argentina itu kemudian memperlihatkan visi bermain kelas dunia dengan mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Lautaro Martínez untuk mengoyak gawang Pickford sekaligus membalikkan keadaan menjadi 2-1.</p>
<p>Gol dramatis tersebut memastikan Argentina melangkah ke final untuk kedua kalinya secara beruntun setelah menjadi juara pada edisi 2022 di Qatar.</p>
<p>Kontribusi Lionel Messi memang tidak tercatat melalui gol, tetapi dua assist penting dan kemampuannya mengendalikan ritme pertandingan kembali membuktikan perannya sebagai motor utama permainan Argentina.</p>
<p>*Final Sarat Sejarah, Spanyol Tantang Sang Juara Bertahan*</p>
<p>Kemenangan atas Inggris menghadirkan partai final yang mempertemukan dua tim dengan performa paling konsisten sepanjang turnamen, yakni Argentina sebagai juara bertahan dan Spanyol yang tampil impresif sejak fase grup.</p>
<p>Spanyol sebelumnya memastikan tiket final setelah menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 sehingga berpeluang meraih gelar dunia kedua setelah keberhasilan mereka di Afrika Selatan pada 2010.</p>
<p>Bagi Argentina, partai final menjadi kesempatan mempertahankan supremasi sepak bola dunia sekaligus mempertegas dominasi generasi emas yang dipimpin Lionel Messi.</p>
<p>Laga puncak diperkirakan berlangsung dengan tensi tinggi karena mempertemukan dua gaya permainan berbeda, yaitu penguasaan bola khas Spanyol melawan kombinasi efektivitas serangan balik, kreativitas Messi, serta mental juara yang menjadi kekuatan utama Argentina.</p>
<p>Pertemuan tersebut juga dipandang sebagai salah satu final paling bergengsi dalam sejarah modern Piala Dunia karena mempertemukan dua kekuatan sepak bola yang sama-sama memiliki tradisi panjang, kualitas teknis tinggi, dan deretan pemain kelas dunia yang sedang berada pada performa terbaiknya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/16/messi-antar-argentina-bangkit-dramatis-tumbangkan-inggris-dan-tantang-spanyol-di-final-piala-dunia-2026/">Messi Antar Argentina Bangkit Dramatis, Tumbangkan Inggris dan Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Argentina Amankan Tiket ke Semifinal dan Ketemu Inggris</title>
		<link>https://kabarika.id/olahraga/2026/07/12/argentina-amankan-tiket-ke-semifinal-dan-ketemu-inggris/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 07:27:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[#argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitek Kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Gol]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Semifinal Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[swiss]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55045</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID&#8211; Tim nasional Argentina memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu pada laga perempat final yang berlangsung di Kansas City, Amerika Serikat, Minggu dini hari, 12 Juli 2026, berkat gol Alexis Mac Allister, Julián Álvarez, dan Lautaro Martínez, sementara kapten Lionel Messi tampil tanpa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/12/argentina-amankan-tiket-ke-semifinal-dan-ketemu-inggris/">Argentina Amankan Tiket ke Semifinal dan Ketemu Inggris</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID&#8211;</strong> Tim nasional Argentina memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu pada laga perempat final yang berlangsung di Kansas City, Amerika Serikat, Minggu dini hari, 12 Juli 2026, berkat gol Alexis Mac Allister, Julián Álvarez, dan Lautaro Martínez, sementara kapten Lionel Messi tampil tanpa mencetak gol namun menjadi motor permainan yang mengantar juara bertahan melaju ke empat besar.</p>
<p>Kemenangan tersebut memastikan Argentina mempertahankan peluang mempertahankan gelar juara dunia sekaligus mengamankan satu tempat pada semifinal menghadapi Inggris dalam salah satu pertandingan paling bergengsi di Piala Dunia 2026.</p>
<p>Argentina memasuki pertandingan dengan modal kemenangan dramatis atas Mesir pada babak 16 besar, sedangkan Swiss datang setelah menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti dan berambisi menciptakan kejutan dengan menumbangkan sang juara bertahan.</p>
<p>Pelatih Lionel Scaloni kembali menempatkan Lionel Messi sebagai pusat permainan, sementara Murat Yakin menginstruksikan anak asuhnya melakukan tekanan tinggi sejak menit-menit awal untuk menghambat distribusi bola Argentina.</p>
<p>Strategi Swiss sempat membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan, tetapi pengalaman dan kualitas individu para pemain Albiceleste mampu mengubah jalannya pertandingan.</p>
<p>Pada menit ke-10, Lionel Messi mengirimkan sepak pojok akurat yang disambut sundulan Alexis Mac Allister menjadi gol pembuka bagi Argentina dan membangkitkan euforia puluhan ribu pendukung Albiceleste di stadion.</p>
<p>Keunggulan tersebut membuat Argentina lebih tenang menguasai ritme pertandingan melalui penguasaan bola dan kombinasi umpan pendek yang menjadi ciri permainan mereka di bawah Lionel Scaloni.</p>
<p>Swiss beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan cepat, namun penjaga gawang Emiliano Martínez tampil sigap menggagalkan peluang-peluang berbahaya sehingga Argentina mempertahankan keunggulan hingga turun minum.</p>
<p>*Swiss Bangkit, VAR Ubah Jalannya Pertandingan*</p>
<p>Memasuki babak kedua, Swiss meningkatkan intensitas serangan dan lebih sering menguasai bola untuk mencari gol penyeimbang.</p>
<p>Tekanan tersebut membuahkan hasil ketika Dan Ndoye memanfaatkan umpan Rodríguez pada menit ke-67 dan menaklukkan Emiliano Martínez sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.</p>
<p>Momentum Swiss kemudian berubah drastis setelah salah satu momen paling menentukan dalam pertandingan.</p>
<p>Wasit semula memberikan pelanggaran kepada Leandro Paredes akibat duel dengan Breel Embolo, tetapi setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), keputusan dibalik karena Embolo dinilai melakukan simulasi sehingga menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan.</p>
<p>Bermain dengan keunggulan jumlah pemain membuat Argentina meningkatkan tekanan melalui pergantian pemain yang lebih ofensif, namun penampilan disiplin lini belakang Swiss dan ketangguhan penjaga gawang mereka memaksa pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu.</p>
<p>Pada fase tersebut Argentina benar-benar menguasai permainan, sedangkan Swiss lebih memilih bertahan dan berharap membawa pertandingan ke adu penalti.</p>
<p>Dominasi Albiceleste akhirnya membuahkan hasil ketika Julián Álvarez mencetak gol pada menit ke-113 melalui penyelesaian akhir yang tenang setelah memanfaatkan celah di pertahanan Swiss.</p>
<p>Menjelang pertandingan usai, Lautaro Martínez memastikan kemenangan Argentina lewat gol pada menit ke-123 sehingga skor berubah menjadi 3-1 sekaligus mengakhiri perlawanan Swiss.</p>
<p>*Messi Dipuji Meski Nirgol*</p>
<p>Meskipun tidak mencatatkan gol maupun assist secara resmi, Lionel Messi tetap menjadi salah satu pemain terbaik di lapangan berkat kepemimpinannya, visi bermain, distribusi umpan, kemampuan menjaga penguasaan bola, serta perannya mengendalikan tempo pertandingan.</p>
<p>Media-media internasional menilai kontribusi Messi jauh melampaui statistik karena hampir seluruh serangan berbahaya Argentina berawal dari kreativitas dan kecerdasannya membaca ruang permainan.</p>
<p>Pengaruh kapten berusia 39 tahun itu kembali menunjukkan bahwa seorang pemain tidak selalu harus mencetak gol untuk menjadi faktor penentu kemenangan sebuah tim.</p>
<p>Dalam sepak bola modern, kontribusi seperti membuka ruang, mengatur tempo, menarik perhatian lawan, serta menciptakan keseimbangan antarlini sering kali memiliki nilai strategis yang sama pentingnya dengan mencetak gol.</p>
<p>Lionel Scaloni juga dinilai berhasil melakukan penyesuaian taktik pada babak tambahan waktu sehingga Argentina mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain secara maksimal.</p>
<p>Kemenangan tersebut membawa Argentina bertemu Inggris pada semifinal dalam laga yang diperkirakan menjadi salah satu pertandingan terbesar di Piala Dunia 2026 karena mempertemukan dua kekuatan tradisional sepak bola dunia dengan sejarah rivalitas panjang sejak Piala Dunia 1966, termasuk duel legendaris &#8220;Gol Tangan Tuhan&#8221; dan &#8220;Gol Abad Ini&#8221; Diego Maradona pada edisi 1986.</p>
<p>Bagi Argentina, kemenangan atas Swiss mempertegas status mereka sebagai kandidat kuat mempertahankan gelar juara dunia, sedangkan bagi Swiss, meski harus tersingkir, pencapaian mencapai perempat final tetap menjadi salah satu penampilan terbaik mereka dalam sejarah modern Piala Dunia serta menunjukkan perkembangan konsisten sepak bola negara Alpen tersebut di panggung internasional. (Ali)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/olahraga/2026/07/12/argentina-amankan-tiket-ke-semifinal-dan-ketemu-inggris/">Argentina Amankan Tiket ke Semifinal dan Ketemu Inggris</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
