KABARIKA.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Google for Education untuk membangun ekosistem pembelajaran modern berbasis teknologi. Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mempercepat transformasi pendidikan di era digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut kerja sama ini dengan antusias. “Langkah ini tidak hanya menjawab tantangan zaman tetapi juga menunjukkan komitmen kuat Makassar dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, aman, dan berdaya saing global,” katanya, Senin (25/5/2025).

Dalam kerja sama ini, Pemerintah Kota Makassar akan memanfaatkan perangkat Chromebook, akun belajar.id, serta pelatihan kecerdasan buatan (AI) bagi guru dan siswa. “Dengan program ini, maka pelatihan guru dan didukung infrastruktur memadai, Kota Makassar siap menjadi pusat inovasi pendidikan digital di Indonesia,” tambah Munafri.

Pemerintah Kota Makassar juga menetapkan target pendirian sekolah unggulan berbasis teknologi di setiap Kecamatan. “Kita targetkan untuk SD 1 Sekolah per kecamatan diterapkan di kelas 4-6. Sedangkan SMP, bisa di 5 kecamatan sesuai dapil, mulai kelas 1-3,” lanjut Munafri.

Sekolah digital ini dirancang menjadi pusat pembelajaran berbasis teknologi, menggunakan Chromebook dan akun belajar.id, serta dilengkapi dengan program pelatihan AI dari Google for Education. “Pemerintah kota juga akan melakukan uji coba awal untuk memetakan kebutuhan jumlah guru dan murid di sekolah tersebut,” tambah Munafri.

Google Indonesia juga tengah menggulirkan program pelatihan berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan target satu juta guru dalam tiga tahun ke depan.

“Kami berharap dalam waktu dekat, kota Makassar juga bisa turut menyusul menjadi bagian dari transformasi digital pendidikan nasional melalui program Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG),” kata M. Edward Ranggong, Education Specialist untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara.

Dalam kerja sama ini, Pemerintah Kota Makassar dan Google for Education berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Makassar dan membuatnya menjadi pusat inovasi pendidikan digital di Indonesia. (*)