KABARIKA.ID – Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KM Bulukumba) kembali menghadirkan momentum kebersamaan melalui Buka Puasa Bersama ke-2 yang digelar Dewan Pimpinan Pusat di kediaman Muallim Tampa, S.H., Kavling Polri, Ragunan, Jakarta Selatan, Ahad (1/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahim sekaligus penguatan solidaritas warga Bulukumba di perantauan.

Tak sekadar berbuka puasa, acara tersebut juga menjadi wadah menyambut anggota baru agar semakin terjalin keakraban dan kekompakan dalam membesarkan organisasi. Semangat kolektif untuk memajukan KM Bulukumba terasa kental dalam suasana penuh kekeluargaan.

Ketua Umum DPP KM Bulukumba, Jumrana Salikki, menyampaikan apresiasi atas dedikasi pengurus yang terus bergerak menghadirkan manfaat bagi masyarakat Bulukumba, baik di tanah rantau maupun kampung halaman.

Ia menilai komposisi kepengurusan yang kini banyak diisi generasi muda menjadi energi baru bagi organisasi. Jumrana juga memanjatkan doa untuk dua putra daerah yang berkarier di dunia kejaksaan agar kelak meraih amanah tertinggi sebagai Jaksa Agung.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengajak seluruh anggota berpartisipasi dalam Program Qurban Bersama di Bulukumba. Menurutnya, meski daerah dikenal subur dan kaya sumber daya, masih ada warga yang membutuhkan uluran tangan.

Tahun ini, program qurban bersama direncanakan memasuki pelaksanaan keenam.

Muallim Tampa selaku tuan rumah, didampingi istri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran keluarga besar KM Bulukumba.

Ia menegaskan komitmennya untuk kembali menjadi tuan rumah pada kegiatan serupa tahun depan.

Rangkaian acara semakin khidmat dengan tausiah Ramadan dan doa yang dibawakan Fikri Haiqal Arif, Lc. Pada momen itu juga dilakukan penyerahan simbolis bingkisan Ramadan dari Ketua Dewan Kehormatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Jusuf Kalla, kepada Departemen Sosial dan Tanggap Bencana KM Bulukumba untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Buka puasa bersama berlangsung hangat di lantai tiga kediaman yang berbatasan langsung dengan Kebun Raya Ragunan.

Panorama hijau dan udara sejuk menghadirkan suasana teduh, menjadi momen relaksasi sebelum azan magrib berkumandang. Meski sempat turun hujan singkat, kebersamaan dan keceriaan peserta tetap terjaga hingga acara usai. (*)