KABARIKA.ID, JAKARTA — Komisi IV DPR RI menilai bahwa ketergantungan pada pupuk kimia perlu dikurangi secara bertahap demi menjaga kualitas tanah dan kesehatan pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser, menjelaskan bahwa kualitas pangan sangat ditentukan oleh kesehatan tanah.

“Pertanian tidak bisa hanya mengandalkan pupuk kimia harus diseimbangkan dengan pupuk organik,” katanya melalui keterangan tertulis, dilansir pada Selasa (31/3/2026).

Hal serupa disampaikan Agus Ambo Djiiwa, yang menilai bahwa pemerintah perlu mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri.

“Pupuk non-kimia harus jadi arah kebijakan agar tanah tidak makin rusak,” tegasnya.

Selain itu Komisi IV DPR RI juga menekankan pentingnya percepatan penggunaan data spasial berbasis lahan sebagai fondasi utama tata kelola pupuk yang akurat.

Pendekatan ini diperlukan untuk mengatasi banyaknya laporan terkait kelebihan alokasi pupuk akibat data yang tidak sesuai kondisi lapangan.

Agus Ambo Djiiwa, menambahkan bahwa teknologi pemetaan lahan kini memungkinkan verifikasi langsung di lokasi.

“Petani tidak bisa lagi mengaku 2 hektare kalau nyatanya hanya 1,3 hektare,” katanya.

Panggah Susanto, menilai bahwa pembenahan data merupakan langkah paling mendesak sebelum pembenahan sistem lain. (*)