KABARIKA.ID, WAJO—  Peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) ke-627 yang digelar Kamis (9/4) di Gedung DPRD Kabupaten Wajo berlangsung khidmat dengan momentum penguatan kebersamaan dan identitas budaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada acara puncak tersebut, H. Muhammad Subhan, Plt. Kepala Kantor Kemenag Bone sekaligus Kepala Kantor Kemenag Wajo, dipercayakan memimpin doa dalam Rapat Paripurna Istimewa yang menjadi titik fokus perayaan.

H. Muhammad Subhan menarik perhatian dengan mengenakan jas tutup abu-abu dipadukan dengan sarung sutra Lipà Sabbe berwarna mencolok, pakaian adat Bugis yang melambangkan kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.

Penampilannya tidak hanya sebagai penghormatan terhadap nilai-nilai budaya, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya menjaga warisan leluhur di tengah kemajuan zaman.

Sementara itu, suasana keakraban semakin terasa ketika H. Muhammad Subhan menyapa Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, yang hadir mengenakan jas hijau.

Kehadiran pejabat dari kabupaten tetangga ini menegaskan eratnya jalinan persaudaraan dan sinergi antara Kabupaten Bone dan Wajo.

Dengan mengusung tema “Mengokohkan Kebersamaan Menuju Wajo Maradeka,” H. Muhammad Subhan berharap semangat tersebut dapat menjadi pemantik bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus bersatu dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Kebersamaan adalah fondasi kita. Melalui doa dan sinergi yang kokoh, kita optimis Wajo akan terus melangkah maju menuju kesejahteraan yang dicita-citakan,” jelasnya saat ditemui di lokasi acara.

Rapat Paripurna Istimewa ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas kultural sekaligus komitmen pembangunan di Bumi Lamaddukelleng, dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari berbagai daerah yang memberikan dukungan penuh terhadap visi tersebut. (*)