KABARIKA.ID, MAKASSAR — Ketika kebutuhan dasar masyarakat mulai terganggu, informasi yang cepat dan tepat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), pemadaman listrik secara bergilir, hingga kekeringan yang terjadi akibat fenomena El Nino menjadi sejumlah persoalan yang mendapat perhatian dalam kegiatan silaturahmi Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sulawesi Selatan bersama insan media.

Kegiatan yang mengusung tema “Dalam Rangka Membangun Sinergi dan Kolaborasi Melalui Penyampaian Informasi yang Positif” tersebut berlangsung di salah satu kafe di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9/2026).

Pertemuan itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan media. Lebih jauh, forum tersebut menjadi ruang untuk bertukar informasi dan membahas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah persoalan kelangkaan BBM. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan transportasi hingga kegiatan ekonomi.

Selain BBM, pemadaman listrik bergilir juga menjadi pembahasan. Gangguan pasokan listrik dapat memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan usaha dan pelayanan publik.

Persoalan lainnya adalah kekeringan yang terjadi akibat dampak El Nino. Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap ketersediaan air bersih serta aktivitas masyarakat yang bergantung pada kondisi cuaca dan sumber air.

Berbagai persoalan tersebut menunjukkan bahwa penyampaian informasi kepada masyarakat membutuhkan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan media. Informasi yang akurat dan tidak menimbulkan keresahan menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang.

Kanit 3 Subdit Kamsus Dit Intelkam Polda Sulsel, AKP Jamaluddin, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.

Dalam pemaparannya, AKP Jamaluddin menekankan pentingnya peran media bersama kepolisian dalam menyampaikan informasi yang dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Sinergi antara kepolisian dan media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang positif, akurat, dan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar AKP Jamaluddin.

Menurutnya, berbagai persoalan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat perlu mendapatkan perhatian bersama. Karena itu, komunikasi yang baik antara kepolisian dan media menjadi penting agar setiap informasi yang disampaikan kepada publik dapat dipahami secara utuh.

Sementara itu, narasumber lainnya, Andi Sri Wulandani, turut memberikan pandangan mengenai pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi antara kepolisian dan insan media.

“Kolaborasi yang baik akan menghasilkan penyampaian informasi yang lebih konstruktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Andi Sri Wulandani.

Bagi masyarakat, kelangkaan BBM, pemadaman listrik, maupun kekeringan bukan sekadar isu yang muncul dalam pemberitaan. Ketiganya berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari dan dapat memengaruhi aktivitas ekonomi maupun sosial.

Di tengah kondisi tersebut, media memiliki peran penting sebagai jembatan informasi. Sementara kepolisian memiliki tanggung jawab menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar berbagai persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi keresahan yang lebih luas.

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, Dit Intelkam Polda Sulsel berharap komunikasi dan kemitraan dengan insan media semakin kuat. Tidak hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dalam membangun pemahaman bersama terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat. (*)