KABARIKA.ID, JAKARTA — Kopi sachet menjadi salah satu minuman favorit masyarakat karena praktis dan mudah disajikan. Namun di balik kepraktisannya, konsumsi kopi sachet secara berlebihan ternyata dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kopi sachet umumnya tidak hanya mengandung kopi, tetapi juga tambahan gula, krimer, serta bahan perasa lainnya. Kandungan gula yang cukup tinggi dalam satu sachet dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit jika dikonsumsi terlalu sering.
Salah satu dampak yang paling umum adalah meningkatnya risiko Diabetes Mellitus. Asupan gula berlebih dalam jangka panjang dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dan memicu gangguan metabolisme tubuh.
Selain itu, kandungan kafein pada kopi juga dapat memengaruhi kesehatan jantung. Jika dikonsumsi secara berlebihan, kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan berisiko memicu Hipertensi. Pada sebagian orang, konsumsi kopi sachet juga bisa menyebabkan jantung berdebar, sulit tidur, hingga gangguan kecemasan.
Kopi sachet juga sering mengandung krimer nabati yang mengandung lemak trans. Konsumsi lemak trans dalam jangka panjang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan berpotensi memicu Penyakit Jantung Koroner.
Selain itu, konsumsi kopi sachet yang berlebihan juga dapat mengganggu kesehatan lambung. Kandungan kafein dan asam pada kopi dapat merangsang produksi asam lambung berlebih yang dapat memicu Gastritis atau radang lambung.
Meski demikian, kopi sachet masih bisa dikonsumsi selama tidak berlebihan. Para ahli menyarankan konsumsi kopi maksimal dua hingga tiga cangkir per hari serta memperhatikan kandungan gula di dalamnya.
Dengan mengatur jumlah konsumsi dan memilih produk dengan kadar gula lebih rendah, masyarakat tetap dapat menikmati kopi tanpa harus mengorbankan kesehatan. (*)
