KABARIKA.ID, JAKARTA-– Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (IKA FKG Unhas) wilayah Jabodetabek menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan bakti sosial di Restoran Ayam Goreng Sulawesi, Jakarta Timur, pada Minggu (1/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus wujud kepedulian sosial para alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin terhadap masyarakat. Selain buka puasa bersama, IKA FKG Unhas Jabodetabek juga melaksanakan pembagian takjil dan paket sembako kepada warga yang membutuhkan di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Ketua IKA FKG Unhas Jabodetabek, drg. Agus Ardinansyah, S.H., M.Pd.Ked., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga bagian dari komitmen moral dokter gigi sebagai tenaga kesehatan yang memiliki tanggung jawab sosial.

“Sebagai dokter gigi, kita tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut di klinik atau rumah sakit, tetapi juga memiliki kewajiban untuk hadir di tengah masyarakat. Momentum Ramadan ini menjadi pengingat bagi kita untuk memperkuat empati, solidaritas, dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian IKA FKG Unhas Jabodetabek, drg. Dhihram Tenrisau, M.KM., M.Sc., menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah mempererat ukhuwah antaralumni sekaligus menumbuhkan semangat berbagi.

“Melalui buka puasa bersama, bakti sosial, dan arisan, kami ingin menghadirkan ruang silaturahmi yang hangat dan bermakna. Kami berharap IKA FKG Unhas Jabodetabek dapat terus menjadi wadah kolaborasi, pengembangan profesionalisme dokter gigi, serta pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain bakti sosial, kegiatan ini juga disertai dengan arisan anggota IKA FKG Unhas sebagai media mempererat hubungan kekeluargaan antaralumni lintas angkatan. Suasana kebersamaan, keakraban, dan semangat berbagi tampak mewarnai seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Melalui kegiatan ini, IKA FKG Unhas Jabodetabek menegaskan peran strategis dokter gigi tidak hanya dalam upaya promotif, preventif, dan kuratif kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. (*)