KABARIKA.ID, MAKASSAR – Prof. Dr. Sukardi Weda, bakal calon rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026-2030, yang berasal dari luar UNHAS secara resmi meluncurkan visi dan misi beserta program kerja strategisnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan mengusung tema “Internasionalisasi Universitas Hasanuddin Menuju World Class University (WCU) Leader”, Prof. Sukardi berkomitmen membawa Unhas menjadi perguruan tinggi berdaya saing global berbasis benua maritim Indonesia.
Dalam dokumen kertas kerjanya, Prof. Sukardi menjadikan Malcolm Baldridge National Quality Award (MBNQA) sebagai kerangka utama menuju keunggulan kinerja institusi.
Kerangka ini menitikberatkan pada 7 aspek kunci: kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus pada pelanggan, pengukuran kinerja, fokus pada SDM, manajemen proses, dan hasil akhir.
Visi yang diusung adalah “Terwujudnya Universitas Hasanuddin sebagai Perguruan Tinggi dengan Daya Saing Global Berbasis Benua Maritim Indonesia”.
Untuk mewujudkannya, misi yang dicanangkan antara lain:
1. Menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing global.
2. Mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi berstandar internasional.
3. Menciptakan atmosfer akademik yang kondusif.
4. Memberikan layanan prima kepada seluruh civitas akademika.
5. Membangun jejaring dan kemitraan dengan universitas top dunia seperti Harvard, Cambridge, dan Oxford.
Sebagai peta jalan menuju WCU, guru besar UNM ini merancang 11 program kerja prioritas yang komprehensif:
1. Pendidikan dan Pengajaran Berstandar Internasional: Penerapan Outcome-Based Education (OBE), kurikulum internasional, dan peningkatan kualifikasi dosen hingga guru besar.
2. Penataan Kelembagaan: Penerapan good university governance, pengembangan Center for Excellence, dan akreditasi internasional (AUN-QA, ABET, ASIIN).
3. Perbaikan Sarana Prasarana dan SDM: Pembenahan fasilitas berstandar global, pengembangan IT dan AI, serta rekrutmen dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan.
4. Peningkatan Kualitas Akademik: Kuliah umum dengan pakar dunia, visiting professor, dan program pertukaran dosen dan mahasiswa.
5. Penelitian, HAKI, dan Publikasi Ilmiah: Mendorong joint research dengan universitas ber reputasi global, publikasi di jurnal internasional bereputasi (Scopus/WoS), serta memberikan reward dan pendampingan bagi dosen.
6. Pengabdian kepada Masyarakat: Memperluas kerja sama pengabdian masyarakat hingga tingkat internasional dan meningkatkan anggaran untuk praktik lapangan.
7. Tata Kelola Administrasi dan Keuangan:vPenerapan sistem manajemen keuangan yang akuntabel, transparan, dan bebas korupsi.
8. Pembinaan Kegiatan Kemahasiswaan: Peningkatan kesejahteraan dan beasiswa, pengembangan karir dan soft skill, serta partisipasi dalam kompetisi nasional dan internasional.
9. Internasionalisasi: Benchmarking ke universitas luar negeri, student exchange, credit transfer, KKN internasional, dan peningkatan peringkat bidang Agriculture and Forestry.
10. Kerja Sama, Kemitraan, dan Jejaring: Penguatan kerja sama dengan pemerintah, industri, dan universitas ternama, termasuk program dual degree.
11. Dana dan Keberlanjutan Keuangan: Penggalangan endowment fund atau dana abadi dari donatur individu, perusahaan, dan alumni untuk mendukung pembiayaan jangka panjang.
Dalam penutup dokumennya, Prof. Sukardi menekankan bahwa mewujudkan Unhas sebagai World Class University memerlukan komitmen dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan.
Dengan program kerja yang terukur dan berstandar global, ia optimis dapat memimpin Unhas menuju era baru yang lebih kompetitif dan berdampak, tidak hanya secara nasional tetapi juga di kancah internasional. (*)
