KABARIKA.ID, MAKASSAR — Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin masih terus menyusun dan menggodok komposisi pengurusnya masa jabatan lima tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk posisi bendahara, dua nama sedang dipikirkan secara matang oleh keduanya.

“Calon bendahara itu ada dua, saudara Amir (Amirullah Nur Saenong) dan saudara Usman Marham,” kata IAS menjawab pertanyaan wartawan saat makan siang di Hotel Four Point By Sheraton Kota Makassar Sabtu (15/8/2026).

Amir dan Usman adalah sahabat lama IAS sejak puluhan tahun dan berlatar pengusaha.

Amirullah Nur adalah sahabat IAS aktif di himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) dulu.

Latar belakang Amir, sapaan, pengusaha tambang, konstruksi, dan otomotif.

Di organisasi usaha, Amir menjabat Ketua Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia Sulawesi Selatan (Gapeksindo Sulsel).

Amir adalah founder PT Riota Jaya Lestari perusahaan pertambangan bijih nikel yang berlokasi di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

Perusahaan ini memiliki area konsesi atau Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi seluas ribuan hektare untuk mendukung industri bahan baku nikel.

Nama calon bendahara lainnya yakni Usman Marham Ketua DPD II Golkar Pinrang sekaligus adik dari Wakil Ketua Umum DPP Golkar Idrus Marham.

Usman Marham dikenal sebagai kontraktor dan pengusaha tambang. Pada Pilkada Pinrang 2024 lalu, Usman Marham berstatus sebagai calon bupati terkaya. Kekayaannya mencapai Rp45 miliar.

“Nama-nama pengurus masih terus kita godok sampai hari ini, struktur yang kita siapkan itu berjumlah 320 orang pengurus. 30 persen di antaranya itu perempuan,” kata IAS.

Dalam menyusun pengurus, IAS meminta pendapat dari para senior Golkar.

Mantan Wali Kota Makassar periode 2004-2014 itu punya target mengembalikan kejayaan Golkar pada Pemilu 2029 mendatang.

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel pada tanggal 18 Juli 2026. (*)