<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemilihan Rektor Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/pemilihan-rektor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/pemilihan-rektor/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jan 2026 08:11:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Pemilihan Rektor Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/pemilihan-rektor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wamen Dikti dan Ristek ke Prof JJ: Jangan Cukup Jadi Biasa-Biasa Saja!</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/01/14/wamen-dikti-dan-ristek-ke-prof-jj-jangan-cukup-jadi-biasa-biasa-saja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 08:11:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[wakil menteri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=48242</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;Wakil Menteri Prof. Fauzan yang mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi menyampaikan selamat dan tantangan berat kepada Prof. Jamaluddin Jompa yang kembali terpilih sebagai Rektor UNHAS periode 2026-2030. Dalam pesannya, ia meminta Unhas berhenti menjadi &#8220;biasa-biasa saja&#8221; dan melahirkan generasi luar biasa, didukung kepemimpinan yang tak hanya administratif, tetapi juga entrepreneurship. Prof. Fauzan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/14/wamen-dikti-dan-ristek-ke-prof-jj-jangan-cukup-jadi-biasa-biasa-saja/">Wamen Dikti dan Ristek ke Prof JJ: Jangan Cukup Jadi Biasa-Biasa Saja!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;Wakil Menteri Prof. Fauzan yang mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi menyampaikan selamat dan tantangan berat kepada Prof. Jamaluddin Jompa yang kembali terpilih sebagai Rektor UNHAS periode 2026-2030.</p>
<p>Dalam pesannya, ia meminta Unhas berhenti menjadi &#8220;biasa-biasa saja&#8221; dan melahirkan generasi luar biasa, didukung kepemimpinan yang tak hanya administratif, tetapi juga entrepreneurship.</p>
<p>Prof. Fauzan bahkan membuka sambutannya dengan pantun sebelum menyampaikan tiga poin kritis untuk masa depan UNHAS.</p>
<p>“Salam balik-balik menuju Pekanbaru, ke Surabaya tidak lupa naik Garuda. Selamat atas terpilihnya rektor baru, semoga konsisten dengan paparannya,” pantunnya, disambut tepuk tangan hadirin.</p>
<p>Pertama, Prof. Fauzan menekankan bahwa status UNHAS sebagai Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTBH) dan posisinya di kelas tertinggi nasional membawa tanggung jawab besar.</p>
<p>“Ini tentu saja harus dimaknai. UNHAS tidak boleh berada dalam wilayah biasa-biasa saja. Karena Indonesia sudah overstock yang berpikir biasa-biasa saja. Tantangan utama UNHAS adalah melahirkan generasi luar biasa yang mampu menjawab tantangan zaman,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kedua, Wamen menyoroti gaya kepemimpinan yang diperlukan untuk mengantar perguruan tinggi menjadi kuat. “Tidak cukup dengan gaya administrasi dan akademik leadership, tapi juga entrepreneur leadership,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengkritik pola pikir administratif-sentris yang hanya mengejar target administratif semata. “Bukan tidak penting, tetap penting. Tapi kita ingin PT di Indonesia dikenal dan kepercayaan masyarakat akan terbangun,” jelasnya.</p>
<p>Ketiga, Prof. Fauzan menegaskan bahwa legitimasi tertinggi sebuah perguruan tinggi datang dari masyarakat dan industri.</p>
<p>“Selagi kita tidak bisa menunjukkan dalam tata kelola, maka kita akan tidak pernah mendapat kepercayaan atau dukungan dari industri dan masyarakat yang sebenarnya adalah akreditasi sesungguhnya dari masyarakat,” paparnya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh sivitas akademika dalam membangun UNHAS dan selamat kepada rektor terpilih.</p>
<p>“Selamat rektor baru, casing yang lama,” ucapnya dengan gaya khasnya, mengapresiasi kepemimpinan Prof. JJ yang berlanjut. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/14/wamen-dikti-dan-ristek-ke-prof-jj-jangan-cukup-jadi-biasa-biasa-saja/">Wamen Dikti dan Ristek ke Prof JJ: Jangan Cukup Jadi Biasa-Biasa Saja!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Kata Prof JJ Setelah Kembali Terpilih Sebagai Rektor UNHAS</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/01/14/ini-kata-prof-jj-setelah-kembali-terpilih-sebagai-rektor-unhas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 06:58:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Prof JJ]]></category>
		<category><![CDATA[Sambutan Perdana]]></category>
		<category><![CDATA[Terpilih]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=48240</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Setelah ditetapkan sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode kedua (2026-2030) dengan kemenangan telak, Prof. Jamaluddin Jompa menyampaikan rasa terharu, bangga, dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Dalam pesannya, sang rektor menyampaikan ucapan terima kasih mendalam atas mandat kepercayaan yang diberikan semua pihak. &#8220;Terharu dan bangga. Ini tentu tidak lepas dari [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/14/ini-kata-prof-jj-setelah-kembali-terpilih-sebagai-rektor-unhas/">Ini Kata Prof JJ Setelah Kembali Terpilih Sebagai Rektor UNHAS</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Setelah ditetapkan sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode kedua (2026-2030) dengan kemenangan telak, Prof. Jamaluddin Jompa menyampaikan rasa terharu, bangga, dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.</p>
<p>Dalam pesannya, sang rektor menyampaikan ucapan terima kasih mendalam atas mandat kepercayaan yang diberikan semua pihak.</p>
<p>&#8220;Terharu dan bangga. Ini tentu tidak lepas dari apa yang telah saya lakukan bersama seluruh tim sebelumnya,&#8221; ujarnya, seraya menekankan bahwa pencapaian ini adalah kemenangan Unhas secara kolektif.</p>
<p>Ia menggaungkan kembali semboyan pemersatu, &#8220;Unhas-ku Bersatu, Unhas-ku Kuat&#8221;, sebagai fondasi kemenangan tersebut.</p>
<p>Prof. JJ mengakui kontribusi seluruh sivitas akademika. &#8220;Tidak satu pun dari kita yang tidak berkontribusi di tempatnya masing-masing. Ini semua berkat Bapak/Ibu semua,&#8221; katanya dengan penuh apresiasi.</p>
<p>Ia pun mengajak semua pihak, termasuk para kompetitor dalam pemilihan rektor (pilrek), untuk melanjutkan kebersamaan.</p>
<p>&#8220;Kawal Unhas dari capaian-capaian yang sudah ada, tidak boleh surut dan mundur, selalu dijaga,&#8221; serunya sembari memandang dinamika dan perbedaan pendapat selama proses pemilihan sebagai vitamin dan imun yang memperkuat institusi dan pemimpinnya.</p>
<p>Dengan semangat rekonsiliasi, Prof. JJ secara khusus menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf.</p>
<p>&#8220;Saya ingin mengajak calon rektor yang lain. Tanpa kalian, saya tidak bisa menjadi calon rektor yang baik. Saya suka banyak kritikan karena itu jadi banyak vitamin imun,&#8221; ujarnya sembari meminta maaf atas segala kekurangan dan hal yang kurang berkenan selama proses pilrek.</p>
<p>Visi ke depan pun ditetapkan dengan jelas. &#8220;Mari membuka yang baru,&#8221; ajaknya. Komitmennya adalah membawa UNHAS tidak hanya sebagai yang terbaik di Indonesia Timur, tetapi sebagai top university di Indonesia&#8221;.</p>
<p>Sebagai penutup, Rektor terpilih ini menegaskan kembali prinsip kebersamaan sebagai kunci kemajuan.</p>
<p>&#8220;Karena kebersamaan menjadi kunci. UNHAS adalah rumah kita bersama. Saya mengajak seluruh elemen kampus untuk bersama-sama mengawal perjalanan Unhas ke tahap yang lebih maju.&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/14/ini-kata-prof-jj-setelah-kembali-terpilih-sebagai-rektor-unhas/">Ini Kata Prof JJ Setelah Kembali Terpilih Sebagai Rektor UNHAS</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof JJ Kembali Pimpin UNHAS 4 Tahun Kedepan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/01/14/prof-jj-kembali-pimpin-unhas-4-tahun-kedepan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 06:26:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Prof JJ]]></category>
		<category><![CDATA[Sapu Bersih Suara]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=48232</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Kembali mengulang sejarah, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, M.Sc. atau yang akrab disapa Prof. JJ, akan memegang tampuk kepemimpinan Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk empat tahun ke depan. Dalam pemilihan yang digelar di Kampus Unhas Jakarta, Rabu (14/1/2026), dia meraih kemenangan luar biasa, mengantongi 23 dari 24 suara Majelis Wali Amanat (MWA). Kemenangan telak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/14/prof-jj-kembali-pimpin-unhas-4-tahun-kedepan/">Prof JJ Kembali Pimpin UNHAS 4 Tahun Kedepan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Kembali mengulang sejarah, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, M.Sc. atau yang akrab disapa Prof. JJ, akan memegang tampuk kepemimpinan Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk empat tahun ke depan.</p>
<p>Dalam pemilihan yang digelar di Kampus Unhas Jakarta, Rabu (14/1/2026), dia meraih kemenangan luar biasa, mengantongi 23 dari 24 suara Majelis Wali Amanat (MWA).</p>
<p>Kemenangan telak ini sekaligus mengukuhkan dominasi dan kepercayaan penuh yang diberikan komunitas kampus kepada sosoknya. Sebelumnya, di tahap penyaringan oleh 94 anggota Senat Unhas, Prof. JJ sudah menunjukkan elektabilitas tak terbantahkan dengan meraup 74 suara, jauh meninggalkan para pesaing.</p>
<p>Dua kandidat lain, Prof. Budu dan Prof. Sukardi Weda, hanya mampu mengumpulkan 1 dan 0 suara di tingkat MWA. Perolehan ini konsisten dengan hasil pemilihan di tingkat senat yang menempatkan Prof. Budu di posisi kedua dengan 18 suara dan Prof. Sukardi Weda dengan 1 suara. Tiga bakal calon lainnya gagal meraih suara sama sekali di tahap penyaringan senat.</p>
<p>Pemilihan kali ini menjadi babak kedua persaingan Prof. JJ dan Prof. Budu, yang juga berkompetisi pada pemilihan rektor periode 2022-2026. (*)</p>
<p>Reporter : Leony amparita<br />
Tag: Pemilihan Rektor, UNHAS, Prof JJ</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/14/prof-jj-kembali-pimpin-unhas-4-tahun-kedepan/">Prof JJ Kembali Pimpin UNHAS 4 Tahun Kedepan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bersaing Ketat Jadi Rektor UNHAS, 3 Calon Berdiskusi dan Paparkan Kertas Kerja sebelum Pemilihan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/01/14/bersaing-ketat-jadi-rektor-unhas-3-calon-berdiskusi-dan-paparkan-kertas-kerja-sebelum-pemilihan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 04:25:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=48229</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Tiga profesor bersaing ketat memaparkan visi dan misi mereka dalam Rapat Paripurna Luar Biasa Majelis Wali Amanat (MWA), Rabu (14/1/2026) untuk menjadi Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026-2030. Pemilihan yang digelar di Kampus UNHAS Jakarta ini menentukan siapa yang akan memimpin perguruan tinggi terbesar di Kawasan Timur Indonesia untuk periode 2026-2030. Acara [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/14/bersaing-ketat-jadi-rektor-unhas-3-calon-berdiskusi-dan-paparkan-kertas-kerja-sebelum-pemilihan/">Bersaing Ketat Jadi Rektor UNHAS, 3 Calon Berdiskusi dan Paparkan Kertas Kerja sebelum Pemilihan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Tiga profesor bersaing ketat memaparkan visi dan misi mereka dalam Rapat Paripurna Luar Biasa Majelis Wali Amanat (MWA), Rabu (14/1/2026) untuk menjadi Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026-2030.</p>
<p>Pemilihan yang digelar di Kampus UNHAS Jakarta ini menentukan siapa yang akan memimpin perguruan tinggi terbesar di Kawasan Timur Indonesia untuk periode 2026-2030.</p>
<p>Acara yang sempat ditunda dari jadwal awal Senin (12/1/2026) ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan tinggi, baik dari pemerintah maupun dunia usaha.</p>
<p>Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi diwakili oleh Wakil Menteri bidang Saintek, Prof. Nizam, sementara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hadir melalui Kepala Bapenda, Winarno Eka Putra.</p>
<p>Ketua MWA Unhas, Prof. Andi Alimuddin Unde, M.Si., memimpin rapat yang juga dihadiri Rektor Unhas saat itu, pimpinan Senat Akademik (Prof. Baharuddin Talib), serta perwakilan Ikatan Alumni (IKA) UNHAS.</p>
<p>Pemilihan ini merupakan hasil konsultasi langsung Ketua MWA dengan Menteri Dikti Saintek.</p>
<p>Hak suara berada di tangan anggota MWA, yang terdiri atas unsur ex-officio seperti Mendikti dan mewakili Ketua IKA UNHAS Sukriansyah S. Latief serta tokoh masyarakat seperti CEO Freeport Indonesia Tony Wenas, pengusaha nasional Arsyad Rasjid, dan ilmuwan Prof. Dr. Sangkot Marzuki. Tony Wenas dan Sangkot Marzuki hadir secara langsung.</p>
<p>Proses pemilihan diawali dengan pemaparan kertas kerja oleh ketiga kandidat, masing-masing diberikan waktu 5 menit secara berurutan berdasarkan abjad. Acara dipandu moderator Prof. Pangerang Moenta.</p>
<p>Ketiga calon yang bersaing adalah:<br />
1. Prof. dr. Budu, Sp.M(K), Ph.D., M.Med.Ed., dengan visi &#8220;Unhas Sociopreneurship: Yang Berkarakter, Berdampak, dan Bereputasi Internasional&#8221;.</p>
<p>2. Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., yang mengusung tema &#8220;Membawa Unhas yang Mandiri dan Modern Berbasis Benua Maritim Indonesia&#8221;. Kertas kerjanya disusun detail dalam 52 halaman.</p>
<p>3. Prof. Dr. Sukardi Weda, M.Hum., menawarkan jalan &#8220;Internasionalisasi Unhas Menuju World Class University (WCU) Leader&#8221;, dengan mengadopsi kerangka Malcolm Baldrige National Quality Award.</p>
<p>Pemaparan ketiganya menjadi puncak dari proses tiga tahapan sebelumnya, yaitu penjaringan, penyaringan, dan akhirnya pemilihan. Perbedaan sudut pandang dan strategi yang ditawarkan—dari sociopreneurship, fokus maritim, hingga pengejaran status WCU mencerminkan dinamika dan tantangan yang dihadapi Unhas ke depan.</p>
<p>Hasil akhir pemilihan rektor baru UNHAS 2026-2030 dipastikan akan diumumkan usai rapat paripurna ini. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/14/bersaing-ketat-jadi-rektor-unhas-3-calon-berdiskusi-dan-paparkan-kertas-kerja-sebelum-pemilihan/">Bersaing Ketat Jadi Rektor UNHAS, 3 Calon Berdiskusi dan Paparkan Kertas Kerja sebelum Pemilihan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanpa Debat, 3 Calon Rektor UNHAS Adu Visi dengan Presentasi Singkat di MWA</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/01/13/tanpa-debat-3-calon-rektor-unhas-adu-visi-dengan-presentasi-singkat-di-mwa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 14:17:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[MWA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Tanpa debat]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=48213</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk masa jabatan 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026. Proses pemilihan digelar melalui rapat paripurna Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas yang berlangsung di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Sebanyak 17 anggota MWA yang memiliki hak suara akan menentukan figur yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/13/tanpa-debat-3-calon-rektor-unhas-adu-visi-dengan-presentasi-singkat-di-mwa/">Tanpa Debat, 3 Calon Rektor UNHAS Adu Visi dengan Presentasi Singkat di MWA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk masa jabatan 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026.</p>
<p>Proses pemilihan digelar melalui rapat paripurna Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas yang berlangsung di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.</p>
<p>Sebanyak 17 anggota MWA yang memiliki hak suara akan menentukan figur yang akan memimpin salah satu perguruan tinggi terbesar di kawasan Indonesia Timur tersebut.</p>
<p>Berbeda dengan mekanisme debat terbuka, tahapan akhir pemilihan rektor kali ini berlangsung ringkas.</p>
<p>Tiga calon rektor masing-masing hanya diberi waktu lima menit untuk memaparkan kertas kerja, visi kepemimpinan, serta program unggulan di hadapan MWA sebelum pemungutan suara dilakukan.</p>
<p>Salah satu kandidat, Prof Jamaluddin Jompa, menilai durasi singkat tersebut justru menjadi ruang refleksi yang menentukan.</p>
<p>Sebagai rektor petahana, ia akan menekankan capaian kepemimpinan sebelumnya serta agenda keberlanjutan yang akan dijalankan ke depan.</p>
<p>Dalam proses penjaringan di tingkat senat akademik pada November lalu, Jamaluddin memperoleh dukungan mayoritas dengan 74 suara.</p>
<p>Sementara dua kandidat lainnya, Prof Budu dan Prof Sukardi Weda, masing-masing meraih 18 suara dan satu suara.</p>
<p>Meski demikian, Jamaluddin menegaskan bahwa hasil penjaringan senat tidak menjadi faktor penentu dalam pemilihan di tingkat MWA. Ketiga calon memiliki posisi yang setara.</p>
<p>“Saya tidak menargetkan jumlah suara tertentu. Saya menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang berjalan secara demokratis dan profesional,” ujar Jamaluddin, Selasa (13/1/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, waktu lima menit di hadapan MWA akan dimanfaatkan untuk memaparkan capaian strategis selama masa kepemimpinannya sekaligus menawarkan terobosan guna mempercepat pencapaian indikator kinerja utama yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.</p>
<p>Bagi Jamaluddin, pemilihan rektor merupakan proses rutin institusional. Siapa pun yang terpilih, kata dia, harus saling mendukung demi menjaga soliditas kampus.</p>
<p>“Unhas harus tetap utuh, kuat, bermartabat, dan tidak terpecah,” tegasnya.</p>
<p>Momentum lima menit tersebut juga menjadi ajang pembuktian bagi Prof Sukardi Weda. Guru besar Universitas Negeri Makassar ini mencuri perhatian sejak awal proses seleksi.</p>
<p>Meski hanya mengantongi satu suara di tingkat senat akademik, ia berhasil melaju ke tiga besar calon rektor Unhas dan bersaing dengan dua figur lainnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/13/tanpa-debat-3-calon-rektor-unhas-adu-visi-dengan-presentasi-singkat-di-mwa/">Tanpa Debat, 3 Calon Rektor UNHAS Adu Visi dengan Presentasi Singkat di MWA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemilihan Rektor UNHAS 2026-2030 Siapkan 2 Opsi: Aklamasi atau Voting Tertutup</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/01/13/pemilihan-rektor-unhas-2026-2030-siapkan-2-opsi-pemilihan-aklamasi-atau-voting-tertutup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 13:34:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#aklamasi]]></category>
		<category><![CDATA[Opsi Pemilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Voting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=48209</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Hasanuddin mengumumkan kesiapan akhir penyelenggaraan pemilihan Rektor periode 2026–2030, yang akan digelar di Kampus UNHAS Jakarta, Rabu (14/1/2026) Informasi yang disampaikan Kepala Bidang Humas UNHAS, Ishaq Rahman menyebutkan, semua aspek teknis, termasuk ruang rapat yang didesain untuk sesi terbuka dan tertutup, telah dipersiapkan lengkap. &#8220;Proses pemilihan akan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/13/pemilihan-rektor-unhas-2026-2030-siapkan-2-opsi-pemilihan-aklamasi-atau-voting-tertutup/">Pemilihan Rektor UNHAS 2026-2030 Siapkan 2 Opsi: Aklamasi atau Voting Tertutup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Hasanuddin mengumumkan kesiapan akhir penyelenggaraan pemilihan Rektor periode 2026–2030, yang akan digelar di Kampus UNHAS Jakarta, Rabu (14/1/2026)</p>
<p>Informasi yang disampaikan Kepala Bidang Humas UNHAS, Ishaq Rahman menyebutkan, semua aspek teknis, termasuk ruang rapat yang didesain untuk sesi terbuka dan tertutup, telah dipersiapkan lengkap.</p>
<p>&#8220;Proses pemilihan akan ditentukan Majelis Wali Amanat (MWA), dengan dua skenario, keputusan aklamasi atau voting tertutup yang hasil penghitungannya masih akan dibahas lebih lanjut,&#8221; sebut Ishaq, Selasa (13/1/2026) petang.</p>
<p>PPR Universitas Hasanuddin menyatakan kesiapan penyelenggaraan pemilihan Rektor periode 2026–2030 hampir rampung. Semua kebutuhan pendukung, mulai dari ruang transit, persiapan konsumsi, kelengkapan dokumen, hingga aspek teknis lainnya, telah diperiksa dan dinyatakan siap.</p>
<p>Ruang rapat khusus telah didesain untuk dua agenda. Rapat Terbuka dan Rapat Tertutup. Pada sesi terbuka, para calon rektor akan menyampaikan visi-misi selama lima menit masing-masing, dilanjutkan tanya jawab dengan anggota Majelis Wali Amanat (MWA).</p>
<p>Setelah itu, rapat akan berlanjut dalam format tertutup untuk membahas pemilihan. Jika tercapai kesepakatan aklamasi, rapat akan kembali dibuka dan Ketua MWA mengumumkan rektor terpilih.</p>
<p>&#8220;Namun, jika aklamasi tidak terjadi, pemilihan akan dilanjutkan dengan pemungutan suara tertutup,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Satu hal yang masih dalam pembahasan adalah proses penghitungan suara, apakah akan dilakukan secara terbuka atau tertutup. PPR menyatakan telah mempersiapkan semua opsi yang mungkin diputuskan MWA dalam rapat besok. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/13/pemilihan-rektor-unhas-2026-2030-siapkan-2-opsi-pemilihan-aklamasi-atau-voting-tertutup/">Pemilihan Rektor UNHAS 2026-2030 Siapkan 2 Opsi: Aklamasi atau Voting Tertutup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Estafet Kepemimpinan UNHAS, Senat Serahkan Tiga Nama ke MWA</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/11/06/estafet-kepemimpinan-unhas-senat-serahkan-tiga-nama-ke-mwa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 09:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[MWA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45550</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Proses seleksi Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) akan memasuki babak final. Senat Akademik telah menyerahkan tiga nama calon terpilih kepada Majelis Wali Amanat (MWA) untuk ditetapkan menjadi pimpinan utama kampus bagi periode 2026–2030. Tiga nama calon Rektor Unhas untuk periode kepemimpinan 2026–2030 resmi ditetapkan melalui proses pemungutan suara oleh Senat Akademik pada 3 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/06/estafet-kepemimpinan-unhas-senat-serahkan-tiga-nama-ke-mwa/">Estafet Kepemimpinan UNHAS, Senat Serahkan Tiga Nama ke MWA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Proses seleksi Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) akan memasuki babak final. Senat Akademik telah menyerahkan tiga nama calon terpilih kepada Majelis Wali Amanat (MWA) untuk ditetapkan menjadi pimpinan utama kampus bagi periode 2026–2030.</p>
<p>Tiga nama calon Rektor Unhas untuk periode kepemimpinan 2026–2030 resmi ditetapkan melalui proses pemungutan suara oleh Senat Akademik pada 3 November 2025. Ketiga nama tersebut adalah:</p>
<p>1. Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc<br />
2. Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.MedEd<br />
3. Prof. Dr. Sukardi Weda, SS., M.Hum., M.Pd., M.Si., MM., M.Sos.I, MA</p>
<p>Pada Kamis (6/11/2025), bertempat di Ruang Rapat A, Lantai 4 Gedung Rektorat UNHAS, Tamalanrea, ketiga nama tersebut secara resmi diserahkan dari Senat Akademik kepada Majelis Wali Amanat (MWA) UNHAS sebagai tahapan selanjutnya dalam proses pemilihan.</p>
<p>Acara penyerahan ini dihadiri oleh pimpinan kedua lembaga. Prof. Baharuddin Thalib, Ketua Senat Akademik UNHAS, menyerahkan dokumen hasil penyaringan secara simbolis kepada Prof. Andi Alimuddin Unde, Ketua MWA UNHAS. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Ketua Pokja Pemilihan Rektor serta anggota Komisi Senat.</p>
<p>Prof. Baharuddin Thalib menyampaikan harapannya agar proses ini dapat berjalan dengan tenang dan kondusif hingga penetapan akhir.</p>
<p>“Kami berharap hasil ini senantiasa membawa ketenangan dan kedamaian, sehingga pada tahap selanjutnya di MWA proses dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua MWA UNHAS, Prof. Andi Alimuddin Unde, menegaskan komitmen lembaganya untuk menindaklanjuti amanah dari Senat Akademik dengan penuh tanggung jawab.</p>
<p>“Ini merupakan amanah dari Senat Akademik yang akan kami hormati dan pertimbangkan secara saksama. Aspirasi dari Senat menjadi salah satu indikator penting bagi MWA dalam menetapkan siapa yang nantinya akan memimpin Unhas pada periode 2026–2030,” jelasnya.</p>
<p>Dengan diserahkannya tiga nama calon ini, proses pemilihan Rektor UNHAS kini memasuki tahap akhir dan paling menentukan.</p>
<p>MWA Unhas akan segera mengambil langkah-langkah lanjutan, termasuk menetapkan jadwal resmi untuk pemilihan dan penetapan rektor terpilih. Seluruh civitas akademika Unhas kini menantikan sosok yang akan memimpin almamater biru selama lima tahun ke depan. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/06/estafet-kepemimpinan-unhas-senat-serahkan-tiga-nama-ke-mwa/">Estafet Kepemimpinan UNHAS, Senat Serahkan Tiga Nama ke MWA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof JJ Mengaku Terkejut, Raih Suara Telak, Prof Budu Pasrah, Kuda Hitam Lolos dengan Satu Suara</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/prof-jj-mengaku-terkejut-raih-suara-telak-prof-budu-pasrah-kuda-hitam-lolos-dengan-satu-suara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 10:19:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenangan Mutlak]]></category>
		<category><![CDATA[Kuda Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45410</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030 diwarnai dua kejutan besar. Perolehan suara telak Rektor petahana, Prof. Jamaluddin Jompa, dan lolosnya seorang &#8220;kuda hitam&#8221;, Prof. Sukardi Weda dari Universitas Negeri Makassar (UNM), yang hanya satu suara. Kemenangan dominan Prof Jamaluddin Jompa, yang meraih 80% suara Senat Akademik, kini menghadapi babak baru yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/prof-jj-mengaku-terkejut-raih-suara-telak-prof-budu-pasrah-kuda-hitam-lolos-dengan-satu-suara/">Prof JJ Mengaku Terkejut, Raih Suara Telak, Prof Budu Pasrah, Kuda Hitam Lolos dengan Satu Suara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030 diwarnai dua kejutan besar. Perolehan suara telak Rektor petahana, Prof. Jamaluddin Jompa, dan lolosnya seorang &#8220;kuda hitam&#8221;, Prof. Sukardi Weda dari Universitas Negeri Makassar (UNM), yang hanya satu suara.</p>
<p>Kemenangan dominan Prof Jamaluddin Jompa, yang meraih 80% suara Senat Akademik, kini menghadapi babak baru yang justru penuh ketidakpastian, di mana kekuatan suara terpusat pada satu orang Menteri Pendidikan.</p>
<p>Pemungutan suara tertutup oleh Senat Akademik Unhas pada Senin (3/11) menghasilkan tiga nama yang maju ke tahap selanjutnya. Dari enam bakal calon, hanya tiga yang berhasil meraih suara dari 93 senator.</p>
<p>Hasilnya adalah kemenangan mutlak untuk Prof. Jamaluddin Jompa dengan 74 suara. Posisi kedua ditempati rival lamanya, Prof. Budu, dengan 18 suara.</p>
<p>Kejutan datang dari Prof. Sukardi Weda yang melenggang ke babak berikutnya meski hanya mengantongi satu suara. Tiga calon lainnya gagal memperoleh suara sama sekali.</p>
<p>Menyikapi kemenangan telaknya, Prof. JJ mengaku bersyukur dan terkejut. &#8220;Ini di luar dugaan saya, karena saya begitu sibuk menjadi Rektor, tapi senator rupanya telah menentukan sikap,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menyadari ini bukan akhir perjalanan, tetapi menganggapnya sebagai aspirasi kuat keluarga besar Unhas.</p>
<p>Sementara itu, Prof. Budu, ketika ditanya strategi menghadapi Majelis Wali Amanat (MWA), memilih untuk bersikap pasrah. &#8220;Kita serahkan semua pada proses. Tentu, Menteri pasti punya sebuah mekanisme,&#8221; ujarnya. Sikap ini kontras dengan keyakinan Prof. Jompa dan pendekatan rasional Prof. Sukardi.</p>
<p>Lolosnya Prof. Sukardi Weda dengan satu suara menjadi pembicaraan hangat. Calon dari luar Unhas ini menyatakan keyakinannya pada pemilih rasional di tahap selanjutnya.</p>
<p>Ia langsung menyasar masalah harian warga kampus dengan visi konkretnya, pembangunan jalan layang untuk mengatasi kemacetan di Pintu 1 dan Pintu 2 Unhas. &#8220;Itu kan masuk akal. Itu rasional,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Uniknya, Prof. Sukardi mengaku tidak pernah melakukan lobbying kepada para senator dan hanya mengandalkan kekuatan visi-misinya.</p>
<p>Pertarungan sesungguhnya kini berpindah ke MWA yang akan berlangsung pada Januari 2026. Di babak ini, peta kekuatan berubah drastis. Suara tidak lagi terdistribusi di 93 senator, melainkan hanya pada 17 anggota MWA.</p>
<p>Yang paling menentukan, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Mendikti ristek) memegang 9 suara atau setara dengan 35% dari total kekuatan suara. Ini berarti dukungan Menteri akan menjadi faktor penentu yang hampir mutlak. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/prof-jj-mengaku-terkejut-raih-suara-telak-prof-budu-pasrah-kuda-hitam-lolos-dengan-satu-suara/">Prof JJ Mengaku Terkejut, Raih Suara Telak, Prof Budu Pasrah, Kuda Hitam Lolos dengan Satu Suara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tarung Ulang Prof JJ dan Prof Budu Kembali di Pilrek UNHAS, Guru Besar UNM Tak Terprediksi</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/tarung-ulang-prof-jj-dan-prof-budu-kembali-di-pilrek-unhas-guru-besar-unm-tak-terprediksi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 07:34:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Wali Amanah]]></category>
		<category><![CDATA[Pakta Integritas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45384</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211; Senat Akademik Universitas Hasanuddin telah memilih calon rektor UNHAS periode 2026-2030 yang ternyata tidak terprediksi. Dari enam bakal calon hanya tiga yang memperoleh suara, dari 93 pemilik suara. Enam nama calon sesuai nomor urut, yaitu: 1. Prof. Jamaluddin Jompa 5. Zulfajri Basri Hasanuddin 6. Prof. Sukardi Weda Setelah dilakukan pemilihan suara secara tertutup, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/tarung-ulang-prof-jj-dan-prof-budu-kembali-di-pilrek-unhas-guru-besar-unm-tak-terprediksi/">Tarung Ulang Prof JJ dan Prof Budu Kembali di Pilrek UNHAS, Guru Besar UNM Tak Terprediksi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;</strong> Senat Akademik Universitas Hasanuddin telah memilih calon rektor UNHAS periode 2026-2030 yang ternyata tidak terprediksi. Dari enam bakal calon hanya tiga yang memperoleh suara, dari 93 pemilik suara.</p>
<p>Enam nama calon sesuai nomor urut, yaitu:<br />
1. Prof. Jamaluddin Jompa<br />
5. Zulfajri Basri Hasanuddin<br />
6. Prof. Sukardi Weda</p>
<p>Setelah dilakukan pemilihan suara secara tertutup, Senin (3/11/2025) didapat tiga suara terbanyak, yaitu Prof Jamaluddin Jompa dengan perolehan suara 74, kemudian Prof Budu 18 suara dan Prof Sukardi Weda hanya 1 suara. Sisanya tidak memiliki suara.</p>
<p>Dengan demikian tiga nama ini akan maju pada pemilihan Calon Rektor UNHAS periode 2026-2030 pada Januari mendatang dengan komposisi suara 25 suara.</p>
<p>Jumlah pemilih di MWA adalah 17 orang, dengan total 25 suara. Karena 1 orang anggota MWA, dalam hal ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, memiliki suara sebanyak 9 suara atau 35% dari total suara.</p>
<p>Untuk menetapkan nama tersebut Ketua Senat Akademik UNHAS Prof Baharuddin Thalib menandatangani berita acara penetapan.</p>
<p>Dengan terpilihnya Prof Jamaluddin Jompa dan Prof Budu, kembali berduel seperti pada Pemilihan Rektor periode lalu.</p>
<p>Pertarungan awal akan ditentukan oleh 93 suara anggota Senat Akademik, di mana hanya tiga kandidat dengan suara terbanyak yang akan melaju ke babak final.</p>
<p>Setelah tiga nama terpilih, pertarungan berlanjut ke MWA. Calon Rektor akan dipilih oleh Majelis Wali Amanat. Jumlah pemilih di MWA adalah 17 orang, dengan total 25 suara. Karena 1 orang anggota MWA, dalam hal ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, memiliki suara sebanyak 9 suara atau 35% dari total suara.</p>
<p>Fakta ini menjadikan suara Menteri sebagai game changer dengan bobot yang sangat menentukan, menguasai hampir sepertiga dari total suara dalam pemilihan yang rencananya digelar pada Januari 2026.</p>
<p>Menjaga martabat akademik dan integritas proses di tengah dinamika kekuasaan yang kompleks, keenam kandidat secara resmi mengikrarkan Pakta Integritas yang terdiri dari tujuh butir komitmen.</p>
<p>Pakta tersebut dibacakan oleh Sekretaris Pokja Pemilihan Rektor UNHAS, Prof. Dr. Ir. Aisyah Farhum, M.P.<br />
Berikut adalah 7 (tujuh) butir lengkap Pakta Integritas yang menjadi panduan dan benteng moral para kandidat:<br />
1. Komitmen pada Hukum dan Etika Akademik: &#8220;Saya berjanji mematuhi secara penuh segala ketentuan, pekerjaan, dan peraturan yang berlaku berdasarkan Statuta, Undang-Undang Dasar, dan tahapan proses pemilihan Rektor, sebagai prinsip tata kelola Perguruan Tinggi menurut Undang-Undang Republik Indonesia yang berlandaskan etika akademik.&#8221;<br />
2. Komitmen pada Tri Dharma Perguruan Tinggi: &#8220;Saya akan menjalankan kewajiban dengan mengutamakan peran dan wewenang akademik, serta berupaya mengembangkan, melestarikan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan sebagai rektor yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.&#8221;<br />
3. Komitmen pada Sportivitas, Integritas, dan Moral: &#8220;Saya berkomitmen menjalankan tugas dengan nilai sportivitas, integritas, dan tanggung jawab moral dalam mengembangkan universitas, serta menerima segala keputusan dan hasil pemilihan yang dilakukan dan disahkan oleh Senat Akademik secara adil dan jujur.&#8221;<br />
4. Komitmen pada Pengembangan Universitas yang Berkelanjutan: &#8220;Saya akan berusaha secara terus-menerus dan konsisten bersikap selaras dan berkapasitas dalam mengusahakan kesejahteraan UNHAS dengan kebijakan yang konsisten, instruktif, adil, dan berkesinambungan, serta mencapai penggunaan teknologi yang canggih untuk mencapai tujuan organisasi.&#8221;<br />
5. Komitmen pada Tata Kelola yang Baik: &#8220;Saya berkomitmen untuk menerapkan tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel dalam segala aspek kepemimpinan, serta memprioritaskan kepentingan universitas di atas kepentingan pribadi atau golongan.&#8221;<br />
6. Komitmen pada Pemberantasan KKN: &#8220;Saya bersungguh-sungguh akan mencegah dan menolak segala bentuk Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) selama proses pemilihan dan apabila diberikan amanah untuk memimpin.&#8221;<br />
7. Kesediaan Menanggung Risiko dan Sanksi: &#8220;Berdasarkan analisis saya terhadap kebijakan dan nilai-nilai dalam Pakta Integritas ini, saya bersedia menerima risiko atau bentuk sanksi yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Peraturan Majelis Wali Amanat (MWA), untuk menjadi bahan pertimbangan dalam proses pemilihan dan penetapan Rektor UNHAS.&#8221;<br />
Pakta Integritas ini tidak hanya menjadi penjaga etika selama masa pemilihan, tetapi juga menjadi fondasi dan janji publik bagi siapapun yang terpilih nanti untuk memimpin UNHAS dengan integritas, keadilan, dan komitmen tanpa pamrih pada kemajuan peradaban ilmu pengetahuan. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/tarung-ulang-prof-jj-dan-prof-budu-kembali-di-pilrek-unhas-guru-besar-unm-tak-terprediksi/">Tarung Ulang Prof JJ dan Prof Budu Kembali di Pilrek UNHAS, Guru Besar UNM Tak Terprediksi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menuju Sociopreneurship University yang Berkarakter, Berdampak, dan Mengglobal di Bawah Kepemimpinan Prof. Budu</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/menuju-sociopreneurship-university-yang-berkarakter-berdampak-dan-mengglobal-di-bawah-kepemimpinan-prof-budu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 06:30:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Sociopreneurship UNHAS]]></category>
		<category><![CDATA[Unhas Berdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45394</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (UNHAS) bersiap memasuki babak baru dengan visi transformatif menuju Sociopreneurship University yang berkarakter, berdampak, dan bereputasi internasional. Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed., bakal calon rektor Unhas periode 2026–2030, mengusung lima pilar strategi pengembangan yang dirancang menjawab tantangan global di era Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA). Visi Kerja Utama [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/menuju-sociopreneurship-university-yang-berkarakter-berdampak-dan-mengglobal-di-bawah-kepemimpinan-prof-budu/">Menuju Sociopreneurship University yang Berkarakter, Berdampak, dan Mengglobal di Bawah Kepemimpinan Prof. Budu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Universitas Hasanuddin (UNHAS) bersiap memasuki babak baru dengan visi transformatif menuju Sociopreneurship University yang berkarakter, berdampak, dan bereputasi internasional.</p>
<p>Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed., bakal calon rektor Unhas periode 2026–2030, mengusung lima pilar strategi pengembangan yang dirancang menjawab tantangan global di era Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA).</p>
<p>Visi Kerja Utama (VKU) yang diusung adalah “Menjadikan Unhas sebagai Sociopreneurship University yang Berkarakter, Berdampak, dan Mengglobal”.</p>
<p>Visi ini disusun dengan memperhatikan RPJM Nasional 2025–2029, Renstra Dikti, status Unhas sebagai PTNBH, serta Rencana Pembangunan Unhas 2030.</p>
<p>Berikut adalah lima program kerja utama yang akan dijalankan:<br />
1. UNHAS BERKARAKTER<br />
&#8211; Penguatan lima pilar kemahasiswaan.<br />
&#8211; Revitalisasi kurikulum dengan penekanan pada pendidikan karakter dan nilai kebangsaan.<br />
&#8211; Pengembangan *hard skill* dan *soft skill* mahasiswa.</p>
<p>2. UNHAS BERDAMPAK<br />
&#8211; Pengembangan laboratorium riset modern untuk meningkatkan publikasi ilmiah.<br />
&#8211; Kerjasama riset internasional berbasis isu sosial-budaya.<br />
&#8211; Penguatan *Publication Management Center* (PMC) dan integritas riset.<br />
&#8211; Program hibah *non-competitive* bagi peneliti unggul.</p>
<p>3. UNHAS MENGGLOBAL<br />
&#8211; Ekspansi kerjasama internasional melalui student-faculty exchange, sabbatical course joint research, dan joint degree.<br />
&#8211; Peningkatan daya saing akademik dan jejaring global.</p>
<p>4. UNHAS BERWIRAUSAHA<br />
&#8211; Menciptakan bisnis baru dan merevitalisasi unit usaha yang ada (seperti RS Unhas, Hotel Unhas).<br />
&#8211; Kemitraan dengan industri dan masyarakat untuk hilirisasi hasil riset.<br />
&#8211; Peningkatan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan.</p>
<p>5. UNHAS MENATA<br />
&#8211; Penerapan Good University Governance<br />
(GUG).<br />
&#8211; Pemekaran fakultas dan transformasi digital melalui Integrated Operation Center.<br />
&#8211; Penataan fisik dan non-fisik kampus, termasuk konsep Green Metric University.</p>
<p>Dengan langkah-langkah strategis ini, Unhas tidak hanya berorientasi pada kemajuan internal, tetapi juga siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa di tengah arus globalisasi. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/menuju-sociopreneurship-university-yang-berkarakter-berdampak-dan-mengglobal-di-bawah-kepemimpinan-prof-budu/">Menuju Sociopreneurship University yang Berkarakter, Berdampak, dan Mengglobal di Bawah Kepemimpinan Prof. Budu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menuju Poros Maritim Dunia, UNHAS Siap Hadapi “Point of No Return”</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/menuju-poros-maritim-dunia-unhas-siap-hadapi-point-of-no-return/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 06:05:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Point of No Return]]></category>
		<category><![CDATA[Poros Maritim Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[UNHAS 2030]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45375</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Dalam visinya memimpin Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026–2030, Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad menegaskan bahwa kampus ini telah berada pada titik point of no return sebuah momen kritis untuk bertransformasi menjadi poros pengetahuan dan inovasi maritim-kepulauan bertaraf global. Melalui kertas kerjanya, Iqbal Djawad menyoroti hakikat pendidikan tinggi yang tidak hanya sekadar educare [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/menuju-poros-maritim-dunia-unhas-siap-hadapi-point-of-no-return/">Menuju Poros Maritim Dunia, UNHAS Siap Hadapi “Point of No Return”</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8211; Dalam visinya memimpin Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026–2030, Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad menegaskan bahwa kampus ini telah berada pada titik point of no return sebuah momen kritis untuk bertransformasi menjadi poros pengetahuan dan inovasi maritim-kepulauan bertaraf global.</p>
<p>Melalui kertas kerjanya, Iqbal Djawad menyoroti hakikat pendidikan tinggi yang tidak hanya sekadar educare melatih mahasiswa menjadi tenaga terampil tetapi juga membangun kemandirian dan daya kritis agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.</p>
<p>Ia mengkritik tantangan internal Tridharma Perguruan Tinggi yang masih terbelenggu rutinitas administratif dan minim kontribusi sosial.</p>
<p>Sementara itu, dunia telah menyadari bahwa aset pendidikan dan penelitian harus bermakna bagi peradaban lokal hingga global.</p>
<p>Visi UNHAS 2030 bukan sekadar dokumen, melainkan aksi nyata yang membumi, menjadikan UNHAS tangguh, tangkas, dan pencipta perubahan.</p>
<p>Calon Rektor UNHAS ini mengusung enam pilar utama transformasi:<br />
1. Kemajuan Teknologi Informasi<br />
Integrasi AI, big data, dan virtual reality dalam proses belajar, serta digitalisasi administrasi.</p>
<p>2. Keberlanjutan &amp; Dampak Sosial<br />
Berpihak pada SDGs, menjadikan UNHAS sebagai pusat inovasi sosial untuk masyarakat maritim.</p>
<p>3. Keberlanjutan Keuangan<br />
Berani menutup program studi yang tidak berkontribusi, serta menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik dan bisnis.</p>
<p>4. Kerja Sama dengan Industri<br />
UNHAS sebagai knowledge server dan communicersity yang melayani kebutuhan tenaga terampil dan kolaborasi riset.</p>
<p>5. Globalisasi &amp; Glokalisasi<br />
Meningkatkan standar global tanpa meninggalkan keunikan lokal.</p>
<p>6. Transformasi Budaya &amp; Kepemimpinan<br />
Melalui keteladanan, konsistensi, dan pendekatan terstruktur.</p>
<p>Iqbal Djawad juga merancang delapan langkah strategis:<br />
&#8211; Menciptakan nilai baru yang inspiratif<br />
&#8211; Membangun kepemimpinan visioner dan inklusif<br />
&#8211; Mendorong penelitian dan pengembangan (R&amp;D)<br />
&#8211; Mentransformasi sistem internal<br />
&#8211; Mengembangkan modal manusia<br />
&#8211; Memberi ruang kreativitas mahasiswa<br />
&#8211; Memperkuat kolaborasi eksternal<br />
&#8211; Evaluasi berkelanjutan</p>
<p>Ia juga mempertanyakan sistem distribusi 70:30 antar fakultas, serta menekankan pentingnya kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan melalui sistem merit yang adil.</p>
<p>“UNHAS telah berada pada point of no return untuk melangkah sebagai poros pengetahuan dan inovasi maritim-kepulauan dunia,” tegas Iqbal Djawad.</p>
<p>Dengan komitmen pada integritas, keberlanjutan, dan kemajuan bersama, UNHAS siap mewujudkan identitasnya yang unggul, mandiri, dan mendunia. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/menuju-poros-maritim-dunia-unhas-siap-hadapi-point-of-no-return/">Menuju Poros Maritim Dunia, UNHAS Siap Hadapi “Point of No Return”</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dr. Marhaen Hardjo Usung Visi &#8220;Unhas Unggul, Mendunia dan Berdampak Nyata&#8221;</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/dr-marhaen-hardjo-usung-visi-unhas-unggul-mendunia-dan-berdampak-nyata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 05:41:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Marhaen Hardjo]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45370</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D., resmi mendaftar sebagai bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode 2026-2030. Dokumen visi misi yang diajukan mengusung tema besar &#8220;Unhas Unggul, Mendunia dan Berdampak Nyata&#8221;, dilengkapi dengan peta jalan (roadmap) strategis yang detail untuk membawa Unhas menuju peringkat universitas kelas dunia (World Class University/WCU). Kertas kerja [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/dr-marhaen-hardjo-usung-visi-unhas-unggul-mendunia-dan-berdampak-nyata/">Dr. Marhaen Hardjo Usung Visi &#8220;Unhas Unggul, Mendunia dan Berdampak Nyata&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D., resmi mendaftar sebagai bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode 2026-2030.</p>
<p>Dokumen visi misi yang diajukan mengusung tema besar &#8220;Unhas Unggul, Mendunia dan Berdampak Nyata&#8221;, dilengkapi dengan peta jalan (roadmap) strategis yang detail untuk membawa Unhas menuju peringkat universitas kelas dunia (World Class University/WCU).</p>
<p>Kertas kerja setebal 24 halaman itu memaparkan rencana transformatif yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada kesejahteraan civitas akademika, tata kelola yang modern, dan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Dr. Marhaen merancang strategi pembangunan Unhas ke depan berdasarkan lima pilar utama:<br />
1. Pilar Akademik: Modernisasi kurikulum dan internasionalisasi program studi.<br />
2. Pilar Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat: Penguatan riset unggulan transdisipliner untuk menjawab tantangan global.<br />
3. Pilar Tata Kelola dan Digitalisasi: Implementasi sistem tata kelola berbasis data yang transparan dan akuntabel.<br />
4. Pilar Kemitraan Strategis: Perluasan jejaring kolaborasi nasional dan internasional.<br />
5. Pilar Kesejahteraan Sivitas Akademika: Peningkatan kesejahteraan dosen, tendik, dan mahasiswa sebagai fondasi produktivitas.</p>
<p>Yang menonjol dari proposal ini adalah pendekatannya yang partisipatif. Dr. Marhaen menyajikan analisis dan solusi pemecahan masalah yang dirancang berdasarkan penjaringan aspirasi dari lima zona fakultas di Unhas:</p>
<p>* Zona A (Pascasarjana, MIPA, Vokasi): Fokus pada penguatan publikasi internasional (Q1/Q2), percepatan menuju WCU untuk vokasi, dan efisiensi tata kelola fakultas.</p>
<p>* Zona B (Pertanian, Kelautan, Kehutanan): Mengusung strategi &#8220;Kampus Berdampak&#8221; dengan hilirisasi riset, kemandirian keuangan melalui eco-eduwisata, dan penguatan agroforestri.</p>
<p>* Zona C (Kedokteran dan Kesehatan): Berkomitmen mengoptimalkan layanan RSGM dan FKG, serta mereformasi tata kelola keuangan yang transparan.</p>
<p>* Zona D (Ekonomi, Hukum, Sosial Humaniora): Mengusulkan formulasi &#8220;Visi Unhas 2045&#8221;, pendirian Pusat Kajian Pasifik, dan revitalisasi KKN Kebangsaan.</p>
<p>* Zona E (Teknik): Menekankan konsistensi green campus, penjenjangan karir tenaga laboran, dan dukungan dana perawatan infrastruktur.</p>
<p>Untuk mewujudkan visinya, Dr. Marhaen menyusun roadmap pelaksanaan yang jelas selama empat tahun:<br />
* Tahun 2026: Konsolidasi strategi dan penguatan jejaring.<br />
* Tahun 2027: Implementasi program prioritas dan peningkatan kompetensi SDM.<br />
* Tahun 2028: Penguatan reputasi melalui riset unggul dan publikasi internasional.<br />
* Tahun 2029: Internasionalisasi Unhas dan peningkatan kesejahteraan menyeluruh.</p>
<p>Target yang dicanangkan pun terukur, seperti penurunan angka DO (Drop Out) hingga 0% karena faktor ekonomi, peningkatan publikasi Q1/Q2 sebesar ≥25% per tahun, dan peningkatan daya saing global sesuai indikator QS World University Rankings.</p>
<p>Tidak kalah penting, kertas kerja ini menegaskan komitmen untuk memperkuat Zona Integritas (ZI) dan Zona Reformasi Birokrasi (ZRB) di lingkungan Unhas.</p>
<p>Hal ini akan diwujudkan melalui tata kelola yang transparan, prosedur layanan yang efisien, dan pembangunan budaya antikorupsi.</p>
<p>Dengan visi yang komprehensif, solusi yang berbasis aspirasi, dan peta jalan yang terstruktur, Dr. Marhaen Hardjo menawarkan diri untuk memimpin transformasi Unhas menuju universitas yang tidak hanya unggul dan mendunia, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/dr-marhaen-hardjo-usung-visi-unhas-unggul-mendunia-dan-berdampak-nyata/">Dr. Marhaen Hardjo Usung Visi &#8220;Unhas Unggul, Mendunia dan Berdampak Nyata&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilrek UNHAS, Tujuh Pilar Integritas Jadi Penjaga Etika yang Harus Dipegang</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/pilrek-unhas-tujuh-pilar-integritas-jadi-penjaga-etika-yang-harus-dipegang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 03:16:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Wali Amanah]]></category>
		<category><![CDATA[Pakta Integritas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45351</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Peta pertarungan menuju kursi Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030 semakin jelas. Enam kandidat terpilih telah mendapatkan nomor urut dan bersiap bertarung dalam proses berintegritas yang ketat, yang dimulai dari Senat Akademik hingga Majelis Wali Amanat (MWA), dengan mengusung tujuh pakta integritas sebagai komitmen moral. Keenam Bakal Calon Rektor UNHAS tersebut adalah: [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/pilrek-unhas-tujuh-pilar-integritas-jadi-penjaga-etika-yang-harus-dipegang/">Pilrek UNHAS, Tujuh Pilar Integritas Jadi Penjaga Etika yang Harus Dipegang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> – Peta pertarungan menuju kursi Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030 semakin jelas.</p>
<p>Enam kandidat terpilih telah mendapatkan nomor urut dan bersiap bertarung dalam proses berintegritas yang ketat, yang dimulai dari Senat Akademik hingga Majelis Wali Amanat (MWA), dengan mengusung tujuh pakta integritas sebagai komitmen moral.</p>
<p>Keenam Bakal Calon Rektor UNHAS tersebut adalah:<br />
1. Prof. Jamaluddin Jompa<br />
2. Marhaen Hardjo<br />
3. Prof. Budu<br />
4. Prof. Muhammad Iqbal<br />
5. Zulfajri Basri Hasanuddin<br />
6. Prof. Sukardi Weda</p>
<p>Pertarungan awal akan ditentukan oleh 93 suara anggota Senat Akademik, di mana hanya tiga kandidat dengan suara terbanyak yang akan melaju ke babak final.</p>
<p>Setelah tiga nama terpilih, pertarungan berlanjut ke MWA. Calon Rektor akan dipilih oleh Majelis Wali Amanat. Jumlah pemilih di MWA adalah 17 orang, dengan total 25 suara. Karena 1 orang anggota MWA, dalam hal ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, memiliki suara sebanyak 9 suara atau 35% dari total suara.</p>
<p>Fakta ini menjadikan suara Menteri sebagai game changer dengan bobot yang sangat menentukan, menguasai hampir sepertiga dari total suara dalam pemilihan yang rencananya digelar pada Januari 2026.</p>
<p>Menjaga martabat akademik dan integritas proses di tengah dinamika kekuasaan yang kompleks, keenam kandidat secara resmi mengikrarkan Pakta Integritas yang terdiri dari tujuh butir komitmen.</p>
<p>Pakta tersebut dibacakan oleh Sekretaris Pokja Pemilihan Rektor UNHAS, Prof. Dr. Ir. Aisyah Farhum, M.P.</p>
<p>Berikut adalah 7 (tujuh) butir lengkap Pakta Integritas yang menjadi panduan dan benteng moral para kandidat:<br />
1. Komitmen pada Hukum dan Etika Akademik: &#8220;Saya berjanji mematuhi secara penuh segala ketentuan, pekerjaan, dan peraturan yang berlaku berdasarkan Statuta, Undang-Undang Dasar, dan tahapan proses pemilihan Rektor, sebagai prinsip tata kelola Perguruan Tinggi menurut Undang-Undang Republik Indonesia yang berlandaskan etika akademik.&#8221;</p>
<p>2. Komitmen pada Tri Dharma Perguruan Tinggi: &#8220;Saya akan menjalankan kewajiban dengan mengutamakan peran dan wewenang akademik, serta berupaya mengembangkan, melestarikan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan sebagai rektor yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.&#8221;</p>
<p>3. Komitmen pada Sportivitas, Integritas, dan Moral: &#8220;Saya berkomitmen menjalankan tugas dengan nilai sportivitas, integritas, dan tanggung jawab moral dalam mengembangkan universitas, serta menerima segala keputusan dan hasil pemilihan yang dilakukan dan disahkan oleh Senat Akademik secara adil dan jujur.&#8221;</p>
<p>4. Komitmen pada Pengembangan Universitas yang Berkelanjutan: &#8220;Saya akan berusaha secara terus-menerus dan konsisten bersikap selaras dan berkapasitas dalam mengusahakan kesejahteraan UNHAS dengan kebijakan yang konsisten, instruktif, adil, dan berkesinambungan, serta mencapai penggunaan teknologi yang canggih untuk mencapai tujuan organisasi.&#8221;</p>
<p>5. Komitmen pada Tata Kelola yang Baik: &#8220;Saya berkomitmen untuk menerapkan tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel dalam segala aspek kepemimpinan, serta memprioritaskan kepentingan universitas di atas kepentingan pribadi atau golongan.&#8221;</p>
<p>6. Komitmen pada Pemberantasan KKN: &#8220;Saya bersungguh-sungguh akan mencegah dan menolak segala bentuk Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) selama proses pemilihan dan apabila diberikan amanah untuk memimpin.&#8221;</p>
<p>7. Kesediaan Menanggung Risiko dan Sanksi: &#8220;Berdasarkan analisis saya terhadap kebijakan dan nilai-nilai dalam Pakta Integritas ini, saya bersedia menerima risiko atau bentuk sanksi yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Peraturan Majelis Wali Amanat (MWA), untuk menjadi bahan pertimbangan dalam proses pemilihan dan penetapan Rektor UNHAS.&#8221;</p>
<p>Pakta Integritas ini tidak hanya menjadi penjaga etika selama masa pemilihan, tetapi juga menjadi fondasi dan janji publik bagi siapapun yang terpilih nanti untuk memimpin UNHAS dengan integritas, keadilan, dan komitmen tanpa pamrih pada kemajuan peradaban ilmu pengetahuan. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/pilrek-unhas-tujuh-pilar-integritas-jadi-penjaga-etika-yang-harus-dipegang/">Pilrek UNHAS, Tujuh Pilar Integritas Jadi Penjaga Etika yang Harus Dipegang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemilihan Rektor UNHAS, 93 Suara Sah Senat Akademik Ditetapkan, Satu Kursi Kosong</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/pemilihan-rektor-unhas-93-suara-sah-senat-akademik-ditetapkan-satu-kursi-kosong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 01:28:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#suara]]></category>
		<category><![CDATA[MWA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45339</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Pemilihan calon Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026-2030 resmi digelar Senin (3/11/2025), dengan pemilih utama sebanyak 93 anggota Senat Akademik yang memiliki hak suara sah. Satu kursi dari Fakultas Keperawatan dinyatakan lowong karena proses pergantian antar waktu yang belum tuntas, namun hal ini ditegaskan tidak akan mengganggu legitimasi hasil pemilu rektor. Sebanyak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/pemilihan-rektor-unhas-93-suara-sah-senat-akademik-ditetapkan-satu-kursi-kosong/">Pemilihan Rektor UNHAS, 93 Suara Sah Senat Akademik Ditetapkan, Satu Kursi Kosong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Pemilihan calon Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026-2030 resmi digelar Senin (3/11/2025), dengan pemilih utama sebanyak 93 anggota Senat Akademik yang memiliki hak suara sah.</p>
<p>Satu kursi dari Fakultas Keperawatan dinyatakan lowong karena proses pergantian antar waktu yang belum tuntas, namun hal ini ditegaskan tidak akan mengganggu legitimasi hasil pemilu rektor.</p>
<p>Sebanyak enam kandidat akan memperebutkan suara untuk lolos menjadi tiga calon rektor yang akan diajukan ke Majelis Wali Amanat (MWA).</p>
<p>Dalam proses demokratis ini, jumlah pemilih yang memiliki hak suara sah ditetapkan sebanyak 93 orang dari total komposisi ideal 94 anggota Senat Akademik.</p>
<p>Komposisi Senat Akademik Unhas terdiri dari dua unsur utama:<br />
1. Unsur Ex-Officio (27 orang): Beranggotakan pimpinan universitas, yaitu Rektor, empat Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, serta ketua lembaga LPMPP, LPPM, dan SPI. Unsur ini juga mencakup 18 dekan fakultas.</p>
<p>2. Unsur Utusan Fakultas (seharusnya 69 orang): Masing-masing fakultas diwakili empat orang, kecuali Fakultas Vokasi (satu orang) dan Sekolah Pascasarjana (dua orang).<br />
Dari perhitungan tersebut, total seharusnya ada 94 anggota Senat Akademik.</p>
<p>Kekosongan satu suara ini berawal dari pelantikan Prof. Dr. Elly Lilianty Sjattar, S.Kp., S.Kep., sebagai Dekan Fakultas Keperawatan pada 10 Oktober 2025.</p>
<p>Statusnya di Senat Akademik otomatis berubah dari utusan fakultas menjadi anggota ex-officio. Posisinya sebagai utusan fakultas pun menjadi kosong dan harus diisi melalui pemilihan pergantian antar waktu oleh Senat Fakultas Keperawatan.</p>
<p>Namun, hingga batas waktu 30 Oktober 2025, Fakultas Keperawatan belum juga menyelesaikan proses internal pemilihan pengganti tersebut.</p>
<p>Untuk memastikan proses pemilihan rektor memiliki dasar hukum yang kuat, Majelis Wali Amanat (MWA) kemudian menerbitkan Surat Keputusan baru yang mengesahkan komposisi anggota Senat Akademik periode 2022-2025 dengan 93 orang anggota yang memiliki hak suara sah.</p>
<p>&#8220;Dengan demikian, utusan Fakultas Keperawatan dalam pemilihan ini hanya diakui tiga orang, bukan empat,&#8221; ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kantor Sekretariat Rektor Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman.</p>
<p>Pimpinan Senat Akademik Unhas menegaskan bahwa pengurangan satu suara ini tidak mengurangi legitimasi dan kekuatan hukum hasil pemilihan. Mereka juga telah menyediakan mekanisme bagi Fakultas Keperawatan untuk melengkapi utusannya di luar proses pemilihan rektor ini.</p>
<p>Pemilihan hari ini akan menentukan tiga nama dengan suara terbanyak yang kemudian akan diajukan ke MWA untuk ditetapkan sebagai Calon Rektor Unhas periode mendatang. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/pemilihan-rektor-unhas-93-suara-sah-senat-akademik-ditetapkan-satu-kursi-kosong/">Pemilihan Rektor UNHAS, 93 Suara Sah Senat Akademik Ditetapkan, Satu Kursi Kosong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Luar Biasa! Prof. Sukardi Weda, Berani Lawan Dominasi di Pilrek UNHAS 2026-2030</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/11/03/luar-biasa-prof-sukardi-weda-berani-lawan-dominasi-di-pilrek-unhas-2026-2030/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 17:58:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetitif]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Visi Misi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45332</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Peta persaingan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026-2030 diwarnai kejutan. Di tengah bayang-bayang dominasi calon dari internal kampus, muncul satu nama yang berani mengambil tantangan sebagai pendatang luar, Prof. Dr. Sukardi Weda, S.S., M.Hum., M.Pd., M.Si., MM., M.Sos.I., M.A.P. Guru Besar Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (UNM) [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/03/luar-biasa-prof-sukardi-weda-berani-lawan-dominasi-di-pilrek-unhas-2026-2030/">Luar Biasa! Prof. Sukardi Weda, Berani Lawan Dominasi di Pilrek UNHAS 2026-2030</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Peta persaingan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026-2030 diwarnai kejutan.</p>
<p>Di tengah bayang-bayang dominasi calon dari internal kampus, muncul satu nama yang berani mengambil tantangan sebagai pendatang luar, Prof. Dr. Sukardi Weda, S.S., M.Hum., M.Pd., M.Si., MM., M.Sos.I., M.A.P.</p>
<p>Guru Besar Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (UNM) ini tercatat sebagai satu-satunya calon dari luar Unhas yang mendaftarkan diri. Sebuah langkah berani di jagat akademik Sulawesi Selatan.</p>
<p>Prof. Sukardi bukanlah nama baru di dunia pendidikan tinggi Indonesia. Pria kelahiran Parepare, 5 Januari 1969 ini memiliki segudang kompetensi yang tercermin dari sederet gelar magister dan doktor yang dimilikinya, mencakup bidang bahasa, pendidikan, manajemen, hingga ilmu sosial dan administrasi publik.</p>
<p>Sebagai guru besar, fokus dan visi misinya telah tertuang dengan jelas, yang meliputi:<br />
* Pendidikan dan Pengajaran berbasis mutu.<br />
* Penelitian, HAKI, dan Publikasi Ilmiah yang berdampak.<br />
* Pengabdian kepada Masyarakat yang aplikatif.<br />
* Internasionalisasi untuk meningkatkan daya saing global.<br />
* Penataan Kelembagaan, Sarana Prasarana, dan Tata Kelola Keuangan yang akuntabel.<br />
* Pembinaan Kegiatan Kemahasiswaan yang holistik.</p>
<p>Keberanian Prof. Sukardi untuk &#8220;bertarung di tengah kandang&#8221; UNHAS menjadi poin paling menarik. Sejarah mencatat, rektor UNHAS hampir selalu dijabat oleh figur dari dalam kampus sendiri. Dominasi ini menciptakan suasana persaingan yang sangat ketat dan closed.</p>
<p>Kehadiran Prof. Sukardi dinilai sebagai angin segar yang dapat mendorong transparansi, healthy competition, dan memperkaya wacana tentang arah pengembangan UNHAS ke depan.</p>
<p>Langkah Prof. Sukardi ini sangat strategis dan berani. Ia tidak hanya mewakili suara dari luar sistem internal UNHAS, tetapi juga menjadi simbol bahwa kepemimpinan unggul bisa datang dari mana saja.</p>
<p>Perjalanan Pilrek Unhas 2026-2030 pasti masih panjang. Namun, kehadiran Prof. Dr. Sukardi Weda telah memberikan babak awal yang menarik. Ia bukan sekadar &#8220;pemecah monopoli&#8221;, tetapi merupakan representasi dari semangat baru dan alternatif bagi masa depan UNHAS yang lebih inklusif, kompetitif, dan berdampak luas. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/03/luar-biasa-prof-sukardi-weda-berani-lawan-dominasi-di-pilrek-unhas-2026-2030/">Luar Biasa! Prof. Sukardi Weda, Berani Lawan Dominasi di Pilrek UNHAS 2026-2030</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Zulfajri Basri Hasanuddin, Putra Mantan Rektor yang Ingin Membuktikan Identitas Diri</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/11/03/zulfajri-basri-hasanuddin-putra-mantan-rektor-yang-ingin-membuktikan-identitas-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 17:42:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pembuktian]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Visi Misi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45329</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Dinasti politik kampus kembali mewarnai Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin periode 2026-2030. Dr. Eng. Ir. Zulfajri Basri Hasanuddin, M.Eng, yang tak lain adalah putra dari mantan Rektor Unhas, Prof. Basri Hasanuddin, resmi mendaftar sebagai bakal calon rektor. Namun, berbeda dari asumsi banyak orang, Zulfajri menegaskan bahwa langkahnya maju dalam Pilrek murni adalah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/03/zulfajri-basri-hasanuddin-putra-mantan-rektor-yang-ingin-membuktikan-identitas-diri/">Zulfajri Basri Hasanuddin, Putra Mantan Rektor yang Ingin Membuktikan Identitas Diri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Dinasti politik kampus kembali mewarnai Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin periode 2026-2030.</p>
<p>Dr. Eng. Ir. Zulfajri Basri Hasanuddin, M.Eng, yang tak lain adalah putra dari mantan Rektor Unhas, Prof. Basri Hasanuddin, resmi mendaftar sebagai bakal calon rektor.</p>
<p>Namun, berbeda dari asumsi banyak orang, Zulfajri menegaskan bahwa langkahnya maju dalam Pilrek murni adalah keinginannya sendiri, bukan atas dorongan atau warisan politik sang ayah. Bahkan saat pendaftaran, ia juga datang seorang diri.</p>
<p>&#8220;Ini adalah panggilan hati saya sendiri untuk berkontribusi lebih besar bagi almamater. Saya ingin membuktikan kemampuan dan komitmen saya atas nama diri sendiri, bukan sebagai bayang-bayang siapapun,&#8221; ujar Zulfajri yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan &amp; Kerjasama di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).</p>
<p>Sebagai kandidat dengan latar belakang teknik dan pengalaman di bidang akademik serta kerjasama, Zulfajri datang dengan visi yang komprehensif. Visinya terdiri dari 10 pilar utama:<br />
1. Peningkatan Kualitas Akademik<br />
2. Digitalisasi dan Teknologi Modern<br />
3. Penguatan Komunitas dan Keterlibatan Stakeholder<br />
4. Fokus pada Kesejahteraan Mahasiswa<br />
5. Riset dan Inovasi yang Berkelanjutan<br />
6. Inklusi dan Diversitas<br />
7. Kewirausahaan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif<br />
8. Pelayanan Publik dan Pengabdian Masyarakat<br />
9. Jaringan dan Kolaborasi Internasional<br />
10. Sustainability dan Kesadaran Lingkungan.</p>
<p>Visi ini menunjukkan concern-nya pada modernisasi kampus, penguatan ekosistem akademik, dan kesejahteraan mahasiswa, yang mungkin menjadi pembeda dengan kandidat lainnya.</p>
<p>Langkah Zulfajri tak lepas dari bayang-bayang legasi sang ayah, Prof. Basri Hasanuddin, yang merupakan figur penting dalam sejarah Unhas. Namun, Zulfajri berusaha memisahkan antara warisan nama baik keluarga dengan tanggung jawab pribadinya sebagai seorang akademisi dan pemimpin.</p>
<p>&#8220;Saya menghormati dan bangga dengan jejak ayah di Unhas. Tapi saya di sini dengan kapasitas, rekam jejak, dan visi saya sendiri. Saya berharap masyarakat kampus dapat menilai setiap kandidat secara objektif,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Di tengah persaingan ketat yang melibatkan rektor petahana Prof. Jamaluddin Jompa dan sejumlah profesor senior lainnya, Zulfajri harus bekerja keras untuk meyakinkan Senat Akademik dan Majelis Wali Amanat (MWA) bahwa ia layak menjadi alternatif pemimpin baru.</p>
<p>Faktor kemudaan, latar belakang teknokratis, dan visi digitalisasinya mungkin menjadi poin plus yang dapat ditawarkan.</p>
<p>Pilrek Unhas 2026-2030 semakin menarik dengan keikutsertaan Zulfajri. Ia tidak hanya membawa visi transformasi, tetapi juga narasi pribadi tentang ingin diakui atas kemampuannya sendiri, melampaui legasi keluarga yang telah mapan. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/03/zulfajri-basri-hasanuddin-putra-mantan-rektor-yang-ingin-membuktikan-identitas-diri/">Zulfajri Basri Hasanuddin, Putra Mantan Rektor yang Ingin Membuktikan Identitas Diri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Iqbal Datang Seorang Diri, Usung Visi Kepemimpinan Baru yang Menginspirasi di UNHAS</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/11/03/prof-iqbal-datang-seorang-diri-usung-visi-kepemimpinan-baru-yang-menginspirasi-di-unhas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 17:26:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya Diri]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Visi Misi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45326</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Suasana berbeda terlihat pada proses pendaftaran bakal calon rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026-2030 beberapa waktu lalu. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Prof. Muhammad Iqbal Djawad, hadir seorang diri untuk mendaftar, tanpa dikawal rombongan atau pendukung. Kehadirannya yang sederhana namun penuh percaya diri langsung mencuri perhatian dan mengirimkan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/03/prof-iqbal-datang-seorang-diri-usung-visi-kepemimpinan-baru-yang-menginspirasi-di-unhas/">Prof. Iqbal Datang Seorang Diri, Usung Visi Kepemimpinan Baru yang Menginspirasi di UNHAS</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Suasana berbeda terlihat pada proses pendaftaran bakal calon rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026-2030 beberapa waktu lalu.</p>
<p>Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Prof. Muhammad Iqbal Djawad, hadir seorang diri untuk mendaftar, tanpa dikawal rombongan atau pendukung.</p>
<p>Kehadirannya yang sederhana namun penuh percaya diri langsung mencuri perhatian dan mengirimkan pesan kuat tentang gaya kepemimpinan yang dibawanya.</p>
<p>Sosok yang kini menjabat sebagai Kepala Pusat Kajian ASEAN LPPM UNHAS ini datang dengan visi yang jelas dan terstruktur.</p>
<p>Dalam dokumen visi misinya, Prof. Iqbal menekankan pentingnya &#8220;menetapkan nilai baru yang menginspirasi&#8221; dan &#8220;membangun kepemimpinan visioner, transformatif, dan inklusif&#8221; bagi UNHAS.</p>
<p>Visi yang diusung Prof. Iqbal tidak hanya berfilosofi, tetapi juga dilengkapi dengan rencana aksi yang konkret, di antaranya:<br />
* Transformasi sistem internal melalui implementasi sistem manajemen yang efisien dan terintegrasi untuk mempermudah administrasi.<br />
* Pengembangan budaya inovasi dengan mendorong penelitian dan pengembangan.<br />
* Peningkatan kualitas dosen melalui program pelatihan dan pengembangan yang berkala dan terstruktur.<br />
* Penguatan peran mahasiswa dengan memberikan ruang kreativitas yang lebih luas.<br />
* Peningkatan kolaborasi eksternal untuk menyelaraskan program akademik dengan kebutuhan pasar.</p>
<p>Kedatangan Prof. Iqbal tanpa rombongan diinterpretasikan banyak pengamat kampus sebagai sebuah pernyataan sikap. Hal ini sejalan dengan poin dalam visinya yang menekankan efisiensi, kesederhanaan, dan fokus pada substansi daripada bentuk.</p>
<p>Prof. Iqbal pun harus bersaing dengan lima kandidat kuat lainnya, termasuk Rektor petahana Prof. Jamaluddin Jompa dan rival lama petahana, Prof. Budu.</p>
<p>Namun, pendekatannya yang membawa narasi &#8220;nilai baru&#8221; dan &#8220;transformasi sistem&#8221; dianggap dapat menjadi alternatif segar bagi senator dan MWA yang menginginkan perubahan tata kelola di UNHAS.</p>
<p>Dengan visi yang mengedepankan inovasi, efisiensi, dan pengembangan sumber daya manusia, Prof. Iqbal berusaha menawarkan sebuah jalan baru bagi UNHAS.</p>
<p>Keberhasilannya melaju ke tahap selanjutnya akan diuji dalam pemungutan suara di Senat Akademik, dimana 94 senator akan menentukan tiga nama terbaik yang layak maju ke penentuan akhir oleh Majelis Wali Amanat (MWA). (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/03/prof-iqbal-datang-seorang-diri-usung-visi-kepemimpinan-baru-yang-menginspirasi-di-unhas/">Prof. Iqbal Datang Seorang Diri, Usung Visi Kepemimpinan Baru yang Menginspirasi di UNHAS</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Budu Hadapi Tarung Kedua dengan Petahana, Bisakah Revans?</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/11/03/prof-budu-hadapi-tarung-kedua-dengan-petahana-bisakah-revans/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 17:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Duel]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Rivalitas]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Visi Misi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45323</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Persaingan memperebutkan kursi Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026-2030 semakin memanas dengan dinamika sejarah yang menguat. Salah satu kandidat yang paling banyak menyita perhatian adalah Prof. Dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed, Direktur Sekolah Pascasarjana UNHAS. Pilrek kali ini menjadi ajang &#8220;tarung&#8221; kedua baginya melawan Rektor petahana, Prof. Jamaluddin Jompa, setelah pada pemilihan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/03/prof-budu-hadapi-tarung-kedua-dengan-petahana-bisakah-revans/">Prof. Budu Hadapi Tarung Kedua dengan Petahana, Bisakah Revans?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Persaingan memperebutkan kursi Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) periode 2026-2030 semakin memanas dengan dinamika sejarah yang menguat.</p>
<p>Salah satu kandidat yang paling banyak menyita perhatian adalah Prof. Dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.Med.Ed, Direktur Sekolah Pascasarjana UNHAS.</p>
<p>Pilrek kali ini menjadi ajang &#8220;tarung&#8221; kedua baginya melawan Rektor petahana, Prof. Jamaluddin Jompa, setelah pada pemilihan sebelumnya ia harus kalah tipis di babak tiga besar meski sempat unggul dalam dukungan Senat Akademik.</p>
<p>Pada Pilrek periode sebelumnya, Prof. Budu dikenal sebagai kandidat kuat yang berhasil meraih dukungan signifikan di tingkat Senat Akademik.</p>
<p>Namun, dalam proses akhir penentuan oleh Majelis Wali Amanat (MWA), posisinya tergeser dan harus puas berada di luar tiga besar. Kekalahan tipis ini membuat rivalitasnya dengan Prof. Jamaluddin Jompa semakin menarik untuk diikuti pada Pilrek 2026-2030 ini.</p>
<p>Banyak pengamat internal kampus yang mempertanyakan apakah Prof. Budu dapat mempertahankan momentum dan belajar dari kegagalan sebelumnya, ataukah sejarah akan terulang.</p>
<p>Sebagai kandidat yang telah matang memahami dinamika kampus, Prof. Budu datang dengan visi yang terstruktur dalam lima pilar utama:<br />
1. UNHAS Berkarakter: Fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing internasional.<br />
2. UNHAS Berdampak: Program penguatan fungsi universitas untuk dampak sosial yang nyata.<br />
3. UNHAS Mengglobal: Komitmen mengembangkan UNHAS sebagai global university.<br />
4. UNHAS Berwirausaha: Inovasi pengembangan sociopreneurship university yang mendorong jiwa kewirausahaan sosial.<br />
5. UNHAS Menata: Penataan tata kelola organisasi dan kampus modern yang ramah lingkungan.</p>
<p>Visi ini menunjukkan pendekatan yang komprehensif, menggabungkan aspek akademik, sosial, entrepreneurship, dan tata kelola dalam satu paket lengkap.</p>
<p>Pilrek Unhas 2026-2030 ini diwarnai persaingan ketat tidak hanya antara Prof. Budu dan petahana. Kandidat lain seperti Dr. Marhaen Hardjo dari FK Unhas dan kandidat kuat lainnya juga telah memaparkan visi misi mereka.</p>
<p>Namun, rivalitas lama antara Prof. Budu dan Prof. Jamaluddin Jompa tetap menjadi sorotan utama, terutama mengingat sejarah pilrek sebelumnya yang berlangsung sengit dan berakhir dengan selisih tipis.</p>
<p>Pertarungan ini akan kembali ditentukan melalui dua tahap krusial. Pertama, pemungutan suara di Senat Akademik yang akan memilih tiga nama dari enam kandidat.</p>
<p>Kedua, tahap penentuan akhir oleh MWA. Bagi Prof. Budu, tantangannya adalah tidak hanya memenangkan dukungan Senat Akademik seperti sebelumnya, tetapi juga meyakinkan MWA untuk membawanya menjadi rektor terpilih.</p>
<p>Semua pihak kini menunggu momen penetapan tiga kandidat terbaik pada Senin (3/11/2025) mendatang. Apakah Prof. Budu akan membalaskan kekalahannya? Ataukah petahana akan kembali memenangkan pertarungan, hanya waktu yang akan menjawab. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/03/prof-budu-hadapi-tarung-kedua-dengan-petahana-bisakah-revans/">Prof. Budu Hadapi Tarung Kedua dengan Petahana, Bisakah Revans?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
