KABARIKA.ID, JAKARTA — Pupuk Indonesia Grup memastikan ketersediaan pupuk subsidi bagi petani tetap terjaga selama puncak musim tanam 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepastian ini ditegaskan melalui pelepasan lima truk berisi 191,25 ton pupuk bersubsidi produksi Pupuk Kujang ke berbagai daerah di Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, dan Banten.
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, mengatakan pengiriman tersebut merupakan langkah antisipatif untuk memastikan kebutuhan petani terdaftar terpenuhi tanpa hambatan.
“Hari ini kami melepas lima truk berisi 191,25 ton pupuk subsidi dari Pupuk Kujang menuju sejumlah titik distribusi. Seluruhnya siap ditebus oleh petani melalui kios resmi menggunakan HET baru yang telah turun 20 persen,” ujar Rahmad saat melepas armada angkutan di Karawang, Jumat (28/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa Pupuk Kujang telah menyalurkan pupuk subsidi dengan volume lebih besar dibanding kebutuhan normal, khususnya untuk wilayah Jawa Barat yang memiliki tingkat permintaan tertinggi.
“Menjelang puncak musim tanam, penyaluran kita percepat dan kita prioritaskan Jawa Barat. Sebagian juga kami distribusikan ke Jawa Tengah dan Banten,” tuturnya.
Untuk menjaga stabilitas pasokan nasional, Pupuk Indonesia menyiapkan stok 1,1 juta ton yang terdiri dari 701.954 ton pupuk subsidi dan sisanya pupuk nonsubsidi.
Adapun khusus Jawa Barat, disiapkan stok 49.375 ton pupuk subsidi.
Pengiriman dari Pupuk Kujang pada hari tersebut mencakup tiga truk berisi pupuk Urea masing-masing 38,25 ton menuju Gudang Jatibarang II, Beji, dan Cibadak.
Dua truk lainnya membawa pupuk NPK dengan volume yang sama ke Gudang Pasir Hayam dan Dawuan.
Rahmad menegaskan, tambahan stok lapangan ini merupakan komitmen Pupuk Indonesia Grup untuk memastikan distribusi pupuk berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan turut memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. (*)
