Oleh Syakhruddin Tagana
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
TIGA hari sudah
Para penolong meninggalkan rumah
Dan menukar pelukan keluarga
Dengan seutas tali dan doa.
Di kedalaman tujuh ratus meter
Mereka turun, menantang angin, cuaca yang berubah,
Dan karst tajam yang mengintai nyawa.
Bukan untuk gagah, hanya agar yang tertinggal
Bisa kembali bernama.
Baru dua jasad ditemukan,
Sementara keluarga lain
Masih menggenggam harap
Dari layar televisi dan getaran gadget
Setiap kabar adalah degup jantung
Atau runtuhnya doa.
Gunung Bulusaraung tetap diam,
Membeku dalam sunyi,
Sementara para penolong
Menyisir setiap cekungan karst
Ya Rabb, kuatkan tangan mereka,
Ringankan langkah di kedalaman,
Pulangkan semua yang hilang
Agar duka tak lagi menunggu
Wahai penunggu Bulusaraung
Izinkan kami membawa pulang para korban.
Makassar, 19 Januari 2026
by. Syakhruddin Tagana
