KABARIKA.ID, MAKASSAR – Menyambut dua momen besar keagamaan yang tahun ini berlangsung berdekatan, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar resmi mengerahkan 300 personelnya dalam sebuah operasi pengamanan khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil untuk memastikan perayaan Hari Raya Imlek 2576 dan penyambutan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah berlangsung khidmat, aman, dan lancar di Ibu Kota Sulawesi Selatan.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Arya Perdana, menegaskan komitmen pihaknya untuk menciptakan situasi kondusif di “Kota Angin Mammiri” selama periode sakral ini.

Ratusan personel akan disiagakan secara bergantian untuk mengamankan setiap rangkaian kegiatan ibadah dan tradisi masyarakat.

“Kami pastikan Makassar aman. Sebanyak 300 personel kita kerahkan untuk pengamanan dua momen penting ini, mulai dari perayaan Imlek hingga persiapan Ramadan,” ujar Kombes Arya Perdana di Four Point by Sheraton Hotel Makassar, Minggu (15/2/2026).

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek yang akan dirayakan umat Konghucu, Polrestabes Makassar memetakan sejumlah titik prioritas pengamanan.

Kombes Arya menjelaskan, personel akan ditempatkan secara mobile dan statis di berbagai kelenteng yang tersebar di Kota Makassar.

“Kami akan tempatkan personel di beberapa kelenteng untuk memberikan rasa aman bagi umat yang beribadah,” terangnya.

Tidak hanya tempat ibadah, kemeriahan atraksi Barongsai yang menjadi ciri khas perayaan Imlek juga menjadi perhatian khusus.

Pihak kepolisian telah mengantongi data lokasi-lokasi yang akan menggelar pertunjukan Barongsai untuk memastikan tidak terjadi gangguan keamanan dan kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi keramaian.

“Kita sudah siapkan pengamanan di titik-titik yang ada atraksi Barongsai. Ini bagian dari upaya kami agar warga bisa menikmati pertunjukan dengan tenang,” tutup mantan Kapolres Metro Depok itu.

Tidak berselang lama setelah Imlek, umat Islam di Makassar juga akan memasuki bulan suci Ramadan. Menyikapi hal ini, Kombes Arya menyatakan pihaknya akan menerapkan pola pengamanan yang lebih intensif.

Selain mengamankan masjid-masjid selama pelaksanaan ibadah salat tarawih dan tadarus, polisi juga akan menggelar Operasi Khusus untuk mengantisipasi gangguan ketertiban umum.

“Seperti biasa, kami lakukan pengamanan di masjid-masjid. Nanti juga ada operasi khusus yang kita siapkan untuk menjaga kekhusyukan ibadah,” jelasnya. (*)