KABARIKA.ID, RANTEPAO– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Ini merupakan penghargaan ke-11 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, di Makassar, Selasa (2/6/2026).

Opini WTP merupakan predikat tertinggi yang diberikan BPK kepada pemerintah daerah yang dinilai telah menyajikan laporan keuangan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan. Capaian ini sekaligus membuktikan konsistensi Pemkab Toraja Utara dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Bupati yang akrab disapa Dedy itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), DPRD, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi.

“Capaian WTP ke-11 ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkab Toraja Utara. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja penuh tanggung jawab sehingga prestasi ini dapat terus dipertahankan,” ujar Dedy melalui sambungan WhatsApp, Kamis (4/6/2026).

Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa raihan WTP bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.

Ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak cepat berpuas diri dan tetap menjunjung tinggi prinsip disiplin, transparansi, serta integritas.

“Ke depan, dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut masih ada beberapa temuan dan rekomendasi BPK yang perlu ditindaklanjuti, khususnya terkait pengelolaan aset,” katanya.

Dedy menambahkan, berbagai rekomendasi dari BPK akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah guna memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang semakin baik dan akuntabel.

Dengan raihan WTP ke-11 ini, Pemkab Toraja Utara berharap dapat terus mempertahankan prestasi tersebut sekaligus melakukan pembenahan di berbagai sektor. Hal ini sebagai wujud komitmen menghadirkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Sebelas kali WTP bukan sekadar prestasi, tetapi bukti komitmen Toraja Utara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas,” tegas Bupati Toraja Utara. (*)