KABARIKA.ID, MAKASSAR — Senior Golkar AM Nurdin Halid mengapresiasi sikap Munafri Arifuddin di Musyawarah Daerah XI beringin rindang Sulsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munafri Arifuddin memutuskan tidak melanjutkan pencalonannya sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel.

Ketua DPD II Golkar Makassar itu menunaikan umrah ke Makkah.

“Saya sangat menghormati keputusan saudara Munafri Arifuddin. Beliau kader Golkar yang taat azaz. Beliau sangat menghormati keputusan organisasi dan patut jadi contoh,” kata Nurdin Halid kepada wartawan seusai Musda XI Golkar Sulsel Sabtu (19/7/2026).

Musda XI Golkar Sulsel menetapkan Ilham Arief Sirajuddin sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel yang baru. Arena musda dipusatkan di Hotel Claro Jalan AP Pettarani Kota Makasssar.

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Sekjen M Sarmuji, dan Bendahara Umum Sari Yuliati datang langsung pembukaan Musda.

“Sikap politik Pak Appi ini patut jadi contoh bagi kader-kader muda Golkar ke depan. Beliau tahu diri,” ujar Nurdin Halid.

Nurdin Halid mengungkapkan paham betul karakter Appi. Apalagi mereka punya latar belakang yang sama. Sama-sama pernah mengelola PSM Makassar dan mengantar tim kesebelasan Juku Eja meraih juara.

“Saya sejak dulu kenal saudara Appi bukan tokoh ambisius. Itulah ciri khas orang bola. Kita sama-sama paham filosofi sepakbola. Kapan harus bermain menyerang, kapan mendelay bola, dan kapan bertahan,” ujar Nurdin Halid.

Nurdin Halid salah satu kader senior Golkar. Ia pernah menjabat Ketua Harian di era kepemimpinan Ketua Umum Setya Novanto.

Menurutnya, Golkar sebagai partai politik tertua di Indonesia memang selalu punya rivalitas antar kader dalam perhelatan musda ataupun kontestasi politik lainnya.

“Ciri Golkar ya seperti ini, selalu diwarnai rivalitas. Golkar sudah terbiasa, dan wajar ada persaingan sebelum musda. Tapi setelah ada keputusan pasti kembali bersatu. Golkar akan melupakan perbedaan,  lalu membangun kembali semangat kebersamaan,” kata Nurdin Halid.

Munafri Arifuddin awalnya sempat didukung 20 DPD II Golkar kabupaten/kota dalam satu tahun terakhir.

Sebanyak 20 DPD II Golkar bahkan sudah sempat menyerahkan surat rekomendasi dukungan kepada Appi, sapaan.

Dari 24 DPD II Golkar kabupaten/kota, hanya 4 daerah belum menerbitkan surat dukungan ke Appi saat itu. Keempatnya yakni Ketua DPD II Golkar Pinrang Usman Marham, Plt Ketua DPD II Golkar Barru Rahman Pina, Ketua DPD II Golkar Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, dan Ketua DPD II Golkar Parepare Taufan Pawe.

Belakangan peta politik berubah. Pada Rabu (24/6/2026) malam, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia mengundang IAS ke Jakarta. Bahlil menyerahkan surat diskresi kepada IAS.

Setelahnya 22 DPD II Golkar Kabupaten/kota pun ikut mendukung IAS jadi Ketua DPD I Golkar Sulsel. (*)