Unhas Kembali Menjadi Nominator Anugerah Indonesia’s SDGs Action Awards 2023

Berita, Kabar Unhas785 Dilihat

KABARIKA.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menjadi nominator Indonesia’s SDGs Action Awards 2023. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Unhas Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil., Ph.D., Senin (23/10/2023) di kampus Unhas Tamalanrea.

Menurut Prof. Sumbangan, sebagai nominator tahun ini, pihaknya telah melakukan presentase yang dipimpin oleh Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. di Jakarta dalam rangka memperebutkan posisi 1-3.

“Sebagai nominator, Unhas tahun ini bersaing dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS) untuk memperebutkan predikat 1-3 pada kategori Perguruan Tinggi. Kita tentu optimislah, minimal menyamai tahun lalu,” ujar Prof. Sumbangan.

Sebelumnya, Unhas telah meraih peringkat kedua nasional SDGs Awards pada tahun 2022.

(Foto: sdgs-awards.bappenas.go.id)

Penghargaan SDGs Award merupakan apresiasi yang diberikan oleh pemerintah untuk semua yang telah melaksanakan aksi nyata untuk pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Melalui ajang penghargaan ini, Kementerian PPN/Bappenas selaku koordinator pelaksana SDGs di Indonesia berharap berbagai praktik baik yang dilakukan pemangku kepentingan, dapat direplikasi lebih luas dan mendorong percepatan target pencapaian TPB/SDGs pada “Decade of Action”.

Khusus untuk kategori Pemerintah Daerah Kabupaten, Pelaksanaan Indonesia’s SDGs Action Awards 2023 berkolaborasi dengan PT. Surveyor Indonesia, Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) melalui I-SIM for Regencies.

Saat ini pelaksanaan Indonesia’s SDGs Action Awards telah memasuki tahun kedua. Tahun ini SDGs Action Awards mengambil tema “Air, Energi, dan Pertanian Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan”.

SDGs Action Awards tahun ini diikuti sebanyak 38 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

SDGs Action Awards terdiri dari 11 kategori, yaitu:
1. Kategori kementerian/Lembaga,
2. Kategori pemerintah provinsi,
3. Kategori perguruan tinggi,
4. Kategori lembaga penelitian,
5. Kategori pelaku usaha besar,
6. Kategori pelaku usaha kecil dan menengah,
7. Kategori organisasi masyarakat sipil,
8. Kategori organisasi filantropi,
9. Kategori organisasi orang muda,
10. Kategori media,
11. Kategori pemerintah kota dengan penghargaan Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) for Cities.

Masing-masing kategori memiliki juara 1-3, kecuali untuk kategori 11. Setelah melalui tahap seleksi berkas, kemudian tiga terbaik melanjutkan ke tahap wawancara.

Indonesia’s SDGs Action Awards 2023 terbuka dan dapat diikuti oleh semua pihak, selama memenuhi persyaratan kategori penghargaan (tanpa dipungut biaya).

Penilaian didasarkan pada komitmen institusi/organisasi terhadap pelaksanaan SDGs dan kinerja satu best practice sesuai tema. Kepesertaan Indonesia’s SDGs Action Awards 2023 berbasis pendaftaran.

Komponen utama penilaian Indonesia’s SDGs Action Awards 2023 adalah:
1. Penilaian Komitmen yang menilai bagaimana komitmen institusi/organisasi untuk mengarusutamakan nilai-nilai SDGs pada rencana kerja dan kinerja dari institusi/organisasi.

2. Penilaian Praktik Terbaik (Best Practice) yang menilai satu kegiatan unggulan (yang dinominasikan oleh institusi/organisasi) terkait aksi pencapaian SDGs di Indonesia.

Unsur-unsur penilaian praktik terbaik berupa inovasi, partisipasi/inklusivitas, manfaat, dan keberlanjutan.

Setiap institusi/organisasi hanya akan mengajukan satu kegiatan praktik terbaik dan bisa mewakili institusi/organisasi dalam upaya pencapaian SDGs sesuai dengan tema Indonesia’s SDGs Action Awards. (*/rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *