Puan: Nyoblos Tapi Nggak Ikut Kata Hati, Rugi Dong!

Berita56 Dilihat

KABARIKA.ID, JAKARTA–Pemilu 2024 tinggal menghitung hari. Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

Pemilu 2024, ungkapnya, secara signifikan menentukan nasib bangsa Indonesia selama lima mendatang.

“Bagi rakyat, yang terpenting dalam pemilu adalah menentukan hidupnya menjadi lebih sejahtera; hidup yang lebih mudah; hidup yang lebih nyaman,” ucap Puan saat membacakan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2/2024).

Diketahui, terhitung sejak 28 November 2023, semarak Pemilu 2024 telah mewarnai aktivitas masyarakat dari Sabang hingga Merauke.

Pelbagai baliho, spanduk, dan umbul terpasang di berbagai lokasi yang menarik perhatian untuk berbagai jenis bola mata. Sosialisasi yang dekat dengan budaya dan kebiasaan masyarakat setempat pun kerap digelar sebagai sarana edukasi politik.

Wayang, dangdutan, layar tancap, pasar murah, menjadi opsi yang mendekatkan masyarakat dengan agenda politik terkini.

Pun, kreativitas komunitas yang dinamis bergerak menggaet para calon pemilih untuk menancapkan paku di atas kertas surat suara sesuai dengan hati nurani yang dipilih.

Terlepas dari adanya perbedaan pendapat dan persepsi, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu mengingatkan agar persatuan dan kesatuan menjadi prioritas utama. Tanpa nilai ini, ucapnya, akan sulit mencerdaskan kehidupan bangsa dalam konteks pemilu.

“Marilah, rakyat Indonesia gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya, untuk Indonesia yang sentosa yang kita cintai bersama,” ujar Cucu Proklamator ini.

Ia lalu membacakan sebuah pantun yang berbunyi:

Capek-capek tunggu pemilu,
Tapi ga bebas,
Rugi dong,
Yang benar saja.

Capek-capek ke TPS dan nyoblos,
Tapi ga ikut kata hatinya,
Rugi dong,
Yang benar saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.