KABARIKA.ID, MAROS — Anggota DPR RI Komisi III, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, S.E., BBusMan., M.H., menghadiri kuliah umum bertema “Mahasiswa Sebagai Benteng Bangsa: Peran Generasi Muda dalam Pencegahan Narkoba dan Judi Online” yang digelar oleh Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Maros melalui HIPMI Perguruan Tinggi Universitas Muslim Maros (UMMA), Senin (19/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang berlangsung di Atrium Universitas Muslim Maros tersebut menjadi ruang edukasi dan dialog bagi mahasiswa untuk memahami bahaya penyalahgunaan narkoba dan judi online, sekaligus memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kepatuhan hukum dan tanggung jawab sosial.

Kehadiran Andi Amar, yang merupakan anggota DPR RI Komisi III dengan lingkup tugas di bidang hukum, diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai tantangan penegakan hukum serta pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mencegah berbagai persoalan sosial.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UMMA, Muhammad Nurjaya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan Andi Amar hadir di kampus Universitas Muslim Maros.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran mahasiswa agar menjauhi narkoba dan judi online.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Andi Amar Ma’ruf Sulaiman yang telah berkenan hadir di kampus tercinta kami. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dalam memerangi dan menjauhkan narkoba serta judi online dari lingkungan mahasiswa. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ujar Muhammad Nurjaya.

Andi Amar Tekankan Pentingnya Edukasi dan Kesadaran Hukum

Dalam pemaparannya, Andi Amar menekankan bahwa persoalan narkoba dan judi online tidak dapat diatasi hanya melalui penindakan hukum. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, keluarga, hingga masyarakat.

Menurutnya, langkah pemerintah dalam membatasi akses terhadap situs perjudian daring perlu dibarengi dengan edukasi yang berkelanjutan dan peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda.

Mahasiswa, sebagai kelompok intelektual, diharapkan mampu berpikir kritis dalam menyikapi perkembangan teknologi dan berbagai pengaruh lingkungan. Dengan pemahaman yang baik, generasi muda dapat mengenali risiko, memahami konsekuensi hukum, serta menghindari perilaku yang berpotensi merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam membentuk karakter mahasiswa. Kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk menanamkan nilai integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap persoalan bangsa.

Melalui edukasi seperti ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu melindungi diri dari pengaruh negatif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang sehat, aman, dan produktif.

Kapolres Maros Paparkan Pentingnya Peran Masyarakat

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Maros, Devi Sujana, yang memberikan perspektif mengenai upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk pencegahan penyalahgunaan narkoba dan perjudian daring.

Dalam forum tersebut, aspek pencegahan menjadi salah satu perhatian penting. Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk lingkungan keluarga, institusi pendidikan, dan partisipasi aktif mahasiswa.

Lingkungan kampus dinilai memiliki posisi strategis dalam menumbuhkan kesadaran kolektif serta mendorong mahasiswa untuk berani menolak narkoba dan judi online.

Mahasiswa juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan menyebarkan informasi yang benar, membangun pergaulan yang positif, serta mengajak lingkungan sekitarnya untuk menjauhi perilaku yang berisiko.

HIPMI Maros Dorong Kampus Menjadi Ruang Edukasi Sosial

Ketua BPC HIPMI Maros, Muhammad Rezky, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Komisi III BPC HIPMI Maros yang menyasar perguruan tinggi sebagai ruang strategis untuk membangun kepedulian dan keterlibatan generasi muda terhadap berbagai persoalan sosial.

Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan ruang untuk berdialog, bertukar gagasan, dan memahami persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, unsur legislatif, dan kepolisian dalam mendorong upaya pencegahan narkoba serta judi online di kalangan generasi muda.

Pada sesi diskusi, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdialog langsung dengan para narasumber. Interaksi tersebut membahas tantangan pencegahan narkoba dan judi online, serta langkah konkret yang dapat dilakukan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muslim Maros bersama HIPMI Maros berharap kampus dapat terus menjadi ruang edukasi, dialog, dan pertukaran gagasan yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa.

Pesan yang mengemuka dalam kuliah umum tersebut adalah bahwa pencegahan narkoba dan judi online membutuhkan kesadaran bersama. Mahasiswa bukan hanya penerus bangsa, melainkan juga memiliki peran penting dalam menjaga masa depan Indonesia agar terbebas dari ancaman yang dapat merusak kualitas generasi muda. (*)