Hadiri Pencanangan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023, Wapres Minta Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Pertanian

Berita669 Dilihat

KABARIKA.ID, CIBITUNG – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menghadiri pencanangan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023 yang dipusatkan di Taman Pancasila, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Rabu (1/11/2023).

“Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023” ini merupakan hasil kolaborasi TNI dan Kementerian Pertanian serta Polri, dilaksanakan serentak di 460 lokasi di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan usaha tani produktif.

“Saya minta tidak ada lagi lahan tidur. Karena itu diperlukan optimasi lahan tidur sehingga menjadi lahan usaha tani yang produktif,” ujar Wapres.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyerahkan bibit padi secara simbolis yang menandai dimulainya penanaman serentak di 460 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Rabu (01/11/2023) di Taman Pancasila, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Setwapres RI)

 

Meski demikian, lahan tidur yang akan disulap menjadi lahan produktif harus jelas status dan legalitasnya, untuk menghindari terjadinya sengketa dengan masyarakat.

“Kepada TNI dan pemerintah daerah agar dapat memastikan legalitas lahan, sehingga konflik dengan masyarakat sekitar dapat dihindari,” kata Wapres.

Pemerintah daerah dan masyarakat juga diimbau untuk terus meningkatkan potensi sumber pangan lokal, utamanya bahan pangan dari sumber protein hewani dan nabati.

“Kenalkan diversifikasi makanan pokok non-beras di daerah masing-masing yang memiliki nilai gizi setara dengan beras. Seperti sagu, umbi-umbian, jagung, dan lainnya,” tandas Wapres.

Peran aktif TNI sangat dibutuhkan dalam pengembangan komoditas pangan alternatif, peningkatan serapan pangan, serta pengamanan sumber dan jalur distribusi sebagai efek tangkal bagi kemungkinan terjadinya eksplorasi ilegal yang dapat merugikan negara.

“Seluruh pemangku kepentingan agar menjalankan kerangka kerja sama dan kemitraan multipihak yang terpadu dan inklusif. Termasuk dalam penyediaan sarana dan prasarana, penganggaran yang tepat dan transparan, serta pendampingan kepada masyarakat agar lebih mumpuni,” tegas Wapres.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan didampingi Menteri Pertanian RI Dr Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. meninjau area penggemukan sapi sembari menerima penjelasan dari kelompok tani di Taman Pancasila, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (01/11/2023). (Foto: Setwapres RI)

 

Menurut Wapres, tugas optimasi lahan tidur ini juga menjadi tanggung jawab TNI, sebab lembaga ini memiliki banyak lahan yang dapat diberdayakan untuk sektor pertanian.

“Optimalisasi ini juga bagian dari tugas TNI dalam rangka operasi militer selain perang. OMSP-nya ya, ini sekarang dioptimalkan pada masalah penanggulangan ketahanan pangan,” ujar Wapres Ma’ruf Amin.

Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023 ini mengambil tema, “Ketahanan Pangan untuk Indonesia Maju”.

Program ini merupakan partisipasi nyata TNI di usianya ke-78 tahun, untuk mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah dalam membangun ketahanan pangan nasional dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Rangkaian Kegiatan Wapres

Ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh Wapres Ma’ruf Amin saat menghadiri pencanangan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023 di Jawa Barat.

Kegiatan diawali dengan peninjauan lahan pertanian terpadu, kemudian Wapres menyerahkan bibit padi untuk menandai dimulainya penanaman serentak di 460 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan didampingi Menteri Pertanian RI Dr Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. meninjau area penggemukan sapi sembari menerima penjelasan dari kelompok tani di Taman Pancasila, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (01/11/2023). (Foto: Setwapres RI)

 

Selanjutnya, Wapres menyaksikan penanaman bibit kelengkeng, kemudian meninjau area penggemukan sapi sembari menerima penjelasan dari kelompok tani.

Wapres juga menebar benih ikan lele, ikan gurame, dan ikan patin ke dalam embung. Di tempat ini, Wapres berkesempatan menyapa para pelaku UMKM yang dilaluinya, termasuk menyapa perwakilan penyelenggara program ketahanan pangan di lingkup TNI AD, TNI AU, dan TNI AL melalui konferensi video.

Terakhir, Wapres menyerahkan bantuan sosial dan bantuan alat pertanian kepada kelompok masyarakat di sekitar Wanajaya. Bantuan yang diserahkan itu berasal dari Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, dan Mabes TNI.

Untuk diketahui, Taman Pancasila merupakan kawasan terpadu yang dikelola oleh Korem 051/Wijayakarta Kodam III/Siliwangi, yang difungsikan sebagai wahana edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal itu dilakukan melalui budi daya pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta pengembangan UMKM secara terpadu di lahan seluas 43 hektare. (*rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *