Siap Jadi Tuan Rumah ITF World Tour, Rektor Unhas Resmikan Lapangan Tenis Standar Internasional

Berita, Kabar Unhas149 Dilihat

KABARIKA.ID, MAKASSAR — Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc meresmikan lapangan tenis berstandar internasional di Lapangan Karebosi, Makassar, Minggu (26/05/2024).

Peresmian ini menandai langkah maju dalam pengembangan fasilitas olahraga kota Makassar, sekaligus membuka peluang penyelenggaraan kompetisi tenis berskala internasional.

Rektor Unhas yang akrab disapa Prof JJ, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kehadiran lapangan tenis yang berstandar internasional tersebut.

Ketua Pelti Sulsel berharap, lapangan tenis ini akan menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga, khususnya tenis yang dapat dimanfaatkan untuk berlatih dan bertanding dengan standar internasional

Kehadiran lapangan tenis internasional ini tidak hanya ditujukan untuk kepentingan lokal semata.

Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc berfoto bareng dengan pemain tenis lainnya, sebelum menjajal lapangan tenis berstandar internasional yang baru diresmikan, Minggu (26/05/2024) di Lapangan Karebosi, Makassar. (Foto: Humas Unhas)

Menurut Prof JJ, Makassar kini siap menjadi tuan rumah berbagai turnamen tenis internasional.

“Dengan fasilitas ini, ke depannya olahraga Makassar akan mampu bertanding hingga ke pentas internasional, dimulai dengan menjadi tuan rumah berbagai event, salah satunya tenis,” ujar Prof JJ.

Ia menambahkan, sebagai Ketua Pelti Sulsel pada 2023 lalu mengusulkan Makassar sebagai tuan rumah ajang International Tennis Federation (ITF). Namun, kala itu fasilitas olahraga tenis Makassar belum mencapai standar internasional.

Berangkat dari hal tersebut, Pelti Sulsel kemudian melakukan pembenahan untuk membuka jalan adanya proses renovasi, hingga akhirnya dilakukan peresmian Lapangan Karebosi yang telah memenuhi standar internasional.

“Sinergi dengan pemerintah pun kita perkuat agar sepenuhnya menjadi tuan rumah. Saat ini, sudah bisa dipastikan kita siap. Insya Allah kita agendakan, kalau bukan tahun ini, awal tahun depan. Setelah proses renovasi, sebanyak tujuh lapangan kini tersedia untuk digunakan,” tandas Prof JJ.

Proses renovasi lapangan tenis ini merupakan langkah konkret dalam memajukan olahraga tenis lapangan di kota Makassar. Ini diharapkan menjadi awal dari banyak perkembangan positif lainnya.

Melalui peresmian lapangan tenis internasional Karebosi ini, Makassar semakin memperkuat posisinya sebagai kota yang peduli terhadap pengembangan olahraga. Ini juga merupakan bukti bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan organisasi olahraga dapat menghasilkan fasilitas yang bermanfaat bagi semua pihak. (*/mr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *