Mengenal Arief Rosyid Hasan: Alumni Unhas, Tokoh Pemuda Level Nasional

Berita200 Dilihat

ùKABARIKA.ID–Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Periode 2013-2015, Arief Rosyid Hasan akan membawakan Pidato Kebudayaan bertajuk Gerbong Pemuda dan Visi Indonesia Emas 2045.

Pria yang lahir di Makassar 4 September 1986 ini, bakal membawakan pidato tersebut di Gedung Mulo, Makassar, Kamis, 27 Desember 2023,

Latar belakang Arief Rosyid Hasan, pada tahun 2013 ia terpilih menjadi Ketua Umum PB HMI.

Sejak menjadi mahasiswa, Arief telah tertarik pada isu-isu kepemudaan dan mengiring langkahnya melalui kerja nyata di bidang kepemudaan.

Demisioner dari PB HMI pada tahun 2015, Arief melanjutkan jihad pemberdayaan kepemudaan.

Ia diundang oleh Presiden Joko Widodo untuk berdialog terkait kepemudaan dan meminta Presiden dihadirkannya kebijakan pengarusutamaan pemuda dalam pembangunan di Indonesia.

Pidato ini diinisiasi oleh Merial Institute, sebuah lembaga think tanks yang berfokus mengawal isu kepemudaan, yang bergerak dalam mengimplementasi Kebijakan Publik (Public Policy), Kepemudaan (Youth), dan Riset (Research).

Pada tahun 2023, Merial Institute, kembali menjadi bagian dari Pokja Kemenpora tahun 2023 setelah tahun-tahun sebelumnya konsisten berkontribusi pada pembangunan pemuda menuju Indonesia Emas 2045.

Hingga, bekerja sama dengan Dispora Makassar menyusun Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kota Makassar.

Ditunjuknya Arief Rosyid sebagai penyaji pidato melihat dedikasi dan integritas yang telah dilakukan anak muda asal Gowa dan alumni Kedokteran Gigi, UNHAS ini terhadap pemberdayaan pemuda.

Mulai dari perannya sebagai aktivis di Makassar, berlanjut di Jakarta, dan hingga kini terus melakukan kolaborasi-kolaborasu dengan dan untuk pemuda.

Arief Rosyid juga menginisiasi terbentuknya Milenial Fest sebagai salah satu inisiatif awal dalam menciptakan narasi tunggal di sektor kepemudaan dengan menjadi jembatan dialog antara generasi muda (milenial) dengan generasi lintas profesi yang berada di atasnya sebagai mentor yang mumpuni secara pengalaman.

Selain itu, ada Rabu Hijrah, Isyef, Suropati Synidicate dan sederet aksi-aksi kolaborasi yang telah dilakukan bersama mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.