Hari Ini, Momentum yang Tepat Memeriksa Logika Berpikir dan Berbahasa Anda

Berita, Inspirasi466 Dilihat

KABARIKA.ID, MAKASSAR – Akhir-akhir ini jagat media sosial diwarnai perbincangan seru terkait dengan situasi tahun politik menuju Pemilu 2024. Perbincangan di media sosial tidak jarang terjadi saling menohok dan bahkan saling menjatuhkan, gara-gara perbedaan pilihan dan afiliasi politik. Sering kali pula ada ungkapan yang kurang logis akibat tuturan yang di luar kendali.

Hari ini adalah momentum yang tepat untuk setiap orang, terutama yang aktif di media sosial, untuk kembali memeriksa logika dan cara berpikirnya.

Mengapa hari ini? Karena tanggal 14 Januari 2024 diperingati sebagai Hari Logika Sedunia (World Logic Day).

Kemampuan berpikir adalah salah satu ciri paling menonjol dari umat manusia. Dalam budaya yang berbeda, definisi kemanusiaan dikaitkan dengan konsep-konsep seperti kesadaran, pengetahuan, dan akal.

Dalam tradisi klasik Barat, manusia didefinisikan sebagai ‘hewan rasional’ atau ‘hewan logis’.

Gambar: smatrdraw.com

Logika, sebagai penyelidikan terhadap prinsip-prinsip penalaran, telah dipelajari oleh banyak peradaban sepanjang sejarah. Sejak awal logika telah memainkan peran penting dalam perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan.

Pada awal dekade ini disiplin logika berperang amat penting dalam perkembangan dan kemajuan perekonomian dan teknologi.

Ilmu komputer dan teknologi digital telah memberikan struktur bagi cara hidup saat ini, berakar pada penalaran logis dan algoritmik.

Sejarah Hari Logika Sedunia

Hari logika sedunia digagas oleh Logica Universalis Association (LUA) yang berbasis di Jenewa, Swiss. Tanggal 14 Januari dipilih sebagai Hari Logika Sedunia karena bertepatan dengan tanggal lahir Alfred Tarski dan tanggal kematian Kurt Gödel, keduanya adalah ahli logika paling terkemuka di abad XX.

Foto: Ist.

Konferensi Umum Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) ke-40 pada 26 November 2019, mencanangkan 14 Januari sebagai Hari Logika Sedunia.

Hari peringatan global global tersebut mendukung pengembangan logika melalui pengajaran dan penelitian, serta sosialisasi disiplin ilmu tersebut kepada publik.

Juga untuk membawa sejarah intelektual, implikasi praktis, dan signifikansi konseptual logika ke dalam kehidupan sehari-hari komunitas sains serta masyarakat umum.

Tujuan Peringatan Hari Logika Sedunia

Perayaan tahunan Hari Logika Sedunia yang dinamis dan global bertujuan untuk membina kerja sama internasional, mendorong pengembangan logika, baik dalam penelitian maupun pengajaran, mendukung kegiatan asosiasi, universitas dan lembaga lain yang terlibat dengan logika, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang logika dan implikasinya terhadap sains, teknologi, dan inovasi.

Selain itu, perayaan Hari Logika Sedunia juga dapat berkontribusi pada peningkatan budaya perdamaian, dialog dan saling pengertian berdasarkan kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Kecerdasan buatan (AI) yang kemajuannya belum pernah terjadi sebelumnya, merupakan revolusi teknologi dan bahkan antropologi, yang didasarkan pada penalaran logis.

Lini Masa Hari Logika Sedunia

Cikal bakal hari Logika Sedunia bermula dari abad ke-12 hingga tahun 2020.

Diagram: M.Ruslan/kabarika

 

Tokoh Penting (Ilmu) Logika

Setidaknya ada lima tokoh besar yang merupakan peletak dasar logika yang kemudian menjadikan logika sebagai satu disiplin ilmu.

1. Aristoteles, ia lahir pada tahun 384 SM. Aristoteles adalah salah seorang filsuf terbesar yang pemikirannya masih menjadi referensi di dunia akademik hingga saat ini.

Aristoteles. (Foto: Ist.)

2. Gottlob Frege, lahir pada tanggal 8 November 1848. Frege adalah seorang ahli logika, filsuf, dan matematikawan Jerman yang dikenal sebagai bapak filsafat analitik.

3. Bertrand Russel, lahir pada 18 Mei 1872. Russell adalah seorang ahli logika, filsuf, dan kritikus sosial terkemuka Inggris.

4. Kurt Godel, lahir pada 28 April 1906. Gödel dianggap sebagai salah satu ahli logika paling terkemuka dalam sejarah, terkenal karena kontribusinya terhadap pemikiran ilmiah dan filosofis di abad ke-20.

5. Alfred Tarski, lahir pada 14 Januari 1901. Dia adalah ahli logika dan matematikawan Polandia-Amerika yang paling dikenang karena kontribusinya pada aljabar abstrak, geometri, teori ukuran, logika matematika, teori himpunan, dan filsafat analitis.

Mengapa Hari Logika Sedunia Penting?

Ada beberapa alasan sehingga memperingati Hari Logika Sedunia itu penting.

1. Logika membantu dalam pemecahan masalah
Logika sangat penting dalam pemecahan masalah. Menerapkan pemikiran logis pada situasi sulit membantu seseorang mencapai solusi yang tepat.

2. Logika membantu pengambilan keputusan
Logika juga membantu orang dalam mengambil keputusan. Ketika dihadapkan pada pilihan sulit, logika adalah alat penting untuk memilih jalan yang benar.

3. Logika membangun keterampilan persuasif
Logika berguna dalam membentuk argumen yang persuasif dan tepat. Hal ini membantu kita mengomunikasikan ide-ide secara efektif dan memenangkan sudut pandang orang lain.

Cara Memperingati Hari Logika Sedunia

1. Berpikirlah secara logis
Amati berbagai fenomena dengan menerapkan logika dalam aktivitas Anda sehari-hari. Gunakan logika dalam mengambil keputusan dan mengambil kesimpulan yang benar.

2. Belajarlah (lagi)
Logika merupakan disiplin ilmu yang menarik, mampu meningkatkan kapasitas pikiran. Masih banyak lagi yang harus dipelajari. Tingkatkan basis pengetahuan Anda dengan mempelajari berbagai jenis logika dan pengaruhnya terhadap dunia kita.

3. Tebarkan berita baik yang benar
Ceritakan kepada orang lain tentang Hari Logika Sedunia agar mereka juga dapat berpartisipasi. Tulislah komentar di media sosial yang mencerminkan cara anda berpikir logis yang menjadi berita baik bagi orang lain yang mengandung kebenaran logis. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.