Program Kerja IKA Unhas ke Mana dan untuk Siapa?

Opini581 Dilihat

IKA Unhas bukan lagi tempat belajar atau tempat kursus, melainkan forum urung rembuk, sharing, untuk mengakumulasi, memformulasi pemikiran, yang dapat disumbangkan kepada kampus Unhas, agar Unhas semakin memiliki kamampuan untuk menjalankan misinya melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi.

Oleh : Andi Ilham Paulangi
(Alumni FIB Unhas, Program Doktoral Development Studies Unhas)

Tagline IKA Unhas yaitu “Kolaborasi Unhas untuk Negeri” merupakan frasa yang sangat istimewa karena telah digunakan sejak Mubeslub dan Mubes, serta Rapat Kerja yang segera berlangsung hari in8.

Tagline tersebut menggambarkan bahwa pengurus IKA Unhas yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu tetap mengusung semangat kepedulian, kebersamaan, serta inklusivitas membangun program kerjanya. Lalu kepada siapa program-program itu diarahkan?

IKA Unhas tentunya bukan menara gading. Poros kegiatan alumni Unhas, yang nantinya dimasukkan dalam program kerja, seyogyanya terus sejalan dengan kepentingan almamater Unhas sendiri dengan targetnya untuk menjadi kampus terdepan di Indonesia.

Alumni perlu dijembatani atau difasilitasi untuk membangun kolaborasi, mendukung Unhas untuk terus menjadi kampus berkelas dunia (world class university ).

Cita-cita organisasi IKA Unhas seyogyanya diletakkan pada cita-cita Unhas sendiri, tidak terpisah satu sama lain. Bisnis IKA Unhas adalah bisnis sosial (social entrepreneuship), untuk memperkuat Kampus Merah yang menjadi tempat belajar para mahasiswa, yang mampu menciptakan alumni yang mumpuni, memiliki kapasitas yang tidak kalah oleh kampus terkemuka di Indonesia, bahkan dunia.

IKA Unhas perlu mendukung Unhas untuk mengumpulkan dana abadi, agar Unhas semakin kuat secara manajamen dan finansial. IKA Unhas sangat berpotensi memberi kontribusi pemikiran untuk almamater Unhas.

IKA Unhas bukan lagi tempat belajar atau tempat kursus, melainkan forum urung rembuk, sharing, untuk mengakumulasi, memformulasi pemikiran, yang dapat disumbangkan kepada kampus Unhas, agar Unhas semakin memiliki kamampuan untuk menjalankan misinya melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi.

Unhas akan maju dengan pemikiran, dukungan finansial, kekayaan inovasi, serta posisi stretegis alumni.

IKA Unhas dapat memberi kontribusi dalam pengembangan kurikulum, pengembangan program studi, bahkan berbagai inovasi dari alumni kepada mahasiswa dan dosen. Proses ini, sudah pasti akan mendukung Unhas untuk semakin meningkatkan mutu lulusannya, serta meningkatkan level dan daya sainganya, baik nasional maupun internasional.

IKA Unhas memiliki peluang yang besar untuk membangun organisasi yang berciri social capital , seperti dikatakan oleh Robert Putnam bahwa social capital adalah jaringan, nilai dan trust.

Social capital berbeda dengan political capital dan economic capital. Social capital setidaknya dikenal memiliki tiga fungsi, yaitu sebagai bonding (pengikat), bridge (jembatan), dan linking (penghubung).

Social capital memiliki sifat inklusif, kolaboratif, adanya kesetaraan, bukan atas relasi kuasa dan bukan transaksional.

Organisasi alumni idealnya memerankan ketiga fungsi tersebut, sebagai poros dalam menyatukan alumni yang beragam, baik dari segi etnis, agama, status ekonomi dan sosial, afiliasi politik, dan lain-lain; sebagai wadah yang merawat persahabatan, “kangen-kangenan”, tempat “ngumpul-ngumpul” bagi alumni yang pernah hidup dalam horizon yang sama di kampus.

Justru dengan fungsi tersebut, IKA Unhas akan menjadi sangat berdaya guna, dan menjadi modal atau capital yang luar biasa besarnya.

Program kerja IKA Unhas lebih pada bagaimana membentuk kegiatan untuk membangun konsolidasi, koordinasi, serta kolaborasi untuk menyatukan langkah guna mendukung Unhas agar dapat lebih kuat, baik dari sisi akademik, finansial, maupun dari sisi lobi, agar dapat mencapai level daya saing tertinggi.

Selamat raker IKA Unhas….(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *